M O M S M O N E Y I D
Bugar

Sigi Menawarkan Aneka Kuliner Otentik yang Sangat Menarik, Penasaran?

Sigi Menawarkan Aneka Kuliner Otentik yang Sangat Menarik, Penasaran?
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Bicara kuliner lokal Indonesia, memang tidak akan pernah ada habisnya. Selalu ada saja yang menarik untuk dicicip dan dieksplorasi, tak terkecuali kuliner Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Sigi menyimpan kekayaan kuliner sangat menarik.

Sakina Ta’ruf, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi, bercerita, Sigi memiliki potensi kuliner yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Ada lima masakan yang potensial untuk diangkat, karena cita rasanya yang lezat, meski cara memasaknya sangat sederhana.

Lima masakan itu adalah ayam bambu (ayam bakar dalam bambu), ayam biromaru (ayam panggang bumbu santan merah), uta dada (ayam kampung panggang kuah santan), kaledo (sup tulang kaki asam pedas), dan uta kelo (sayur kelor santan).

Berbeda dari masakan khas Sumatra yang kaya rempah, masakan Sigi justru sangat minim bumbu. Tapi, rasanya tak kalah sedap, karena menonjolkan keaslian cita rasa bahan utamanya.

Menariknya, bumbu andalan warga Sigi hanya dua, yaitu rica (cabai) dan garam. Terkadang ditambahkan asam jawa dan daun lemon. Itu saja sudah cukup membuat hidangan jadi begitu menggugah selera.

Baca Juga: Resep Ayam Panggang Biromaru, Lezatnya Kuliner Khas Kabupaten Sigi yang Minim Bumbu

"Kalau masak ikan, tak perlu pakai bawang. Masakan malah jadi kurang sedap. Cukup rica (cabai) dan garam. Kalau mau, bisa ditambahkan daun lemon. Sudah, itu saja," kata Endan, seorang ibu rumah tangga yang setiap hari memasak masakan khas Sigi. 

Sambal khas Sigi pun sangat menggugah selera. Untuk menemani ikan bakar, misalnya, Endan akan membuat sambal dari tomat cherry yang dibakar, lalu ditumbuk dengan rica dan lokio. Segar dan dijamin menghabiskan nasi.

Mau masak? Tinggal petik saja di kebun

Kabupaten Sigi memiliki pasar yang unik, tidak buka setiap hari. Pasar di setiap daerah berbeda hari buka dan dalam seminggu buka hanya satu atau dua hari saja.

Namun, hari pasar ini hanya berlaku di Kabupaten Sigi wilayah lembah tidak dengan di daerah pegunungan karena tidak terdapat pasar. Jadi, bagaimana ibu-ibu bisa mendapatkan bahan untuk memasak?

Mudah, tinggal buka pintu rumah, lalu petik saja daun yang ingin dimasak. Anda yang tinggal di perkotaan mungkin sulit mencari daun kelor sarat gizi yang sedang naik daun. Kalau ada pun biasanya daun yang sudah dikeringkan dijual di supermarket.

Baca Juga: 2 Resep Pecak Ikan Nila Berkuah Pedas Asam, Nikmat Disantap Saat Masih Panas

Di Sigi, hampir di semua halaman rumah terdapat tanaman kelor. Masaknya mudah, hanya dibuat sayur bening atau dimasak santan. Daun-daun lain pun banyak terdapat di kebun, seperti daun singkong, daun pakis, daun labu, dan kangkung.

Begitu juga dengan bumbu yang biasa dipakai, seperti daun bawang atau lokio, rica, dan lemon.

"Kami tanam juga labu kuning dan labu siam. Kalau bisa tanam sendiri, kami tidak beli. Banyak rumah yang juga menanam kecombrang, atau kami ambil saja di hutan yang tidak jauh dari rumah dan bisa dijangkau dengan berjalan kaki," kata Endan.

Untuk mendapatkan protein hewani, penduduk Sigi juga tidak pergi ke pasar yang terdapat di kota. Seandainya ingin memasak ikan, tinggal pancing ikan mujair dari Danau Lindu saja.

Daging ikan mujair dari danau ini terkenal manis dan gurih, berbeda dari yang biasa diambil dari empang atau danau lain. Sementara kalau ingin masak ayam, tinggal ambil dari kandang atau beli di tetangga yang banyak beternak ayam kampung.

Warga Kabupaten Sigi hanya turun ke kota, kalau perlu membeli bumbu, seperti bawang merah, bawang putih, dan bumbu penyedap. Itu pun jarang sekali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Bitcoin Bergerak Liar, Investor Disarankan Berhati-hati

Volatilitas tinggi menandakan pasar belum sepenuhnya tenang setelah gelombang jual atau likuidasi besar. 

Aset Kripto Ini Bertahan di Puncak Kripto Top Gainers saat Pasar Rontok

Kripto Canton, salah satu yang bertahan naik dan menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir.       

Harga Emas Pekan Ini Ditutup Ambles di bawah US$ 5.000, Ini Penyebabnya!

Pada perdagangan intraday Jumat, emas sempat ambles 12%, penurunan terbesar dalam empat dekade atawa awal 1980-an.

Musikal Perahu Kertas Resmi Berlayar, Tampil hingga 15 Februari di Ciputra Artpreneur

Musikal Perahu Kertas resmi berlayar, tampil hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur Jakarta dengan total 21 pertunjukan.​

Samsung Galaxy A55: Desain Mewah Mirip S24, Performa Ngebut di Kelas Menengah

Samsung Galaxy A55 hadir dengan desain bingkai logam dan layar OLED adaptif 120Hz, sangat mirip S24+.  

7 Khasiat Konsumsi Buah Melon untuk Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa

Ternyata ini, lho, khasiat konsumsi buah melon untuk kesehatan tubuh yang luar biasa. Apa saja?        

Rekomendasi HP Kamera 200 MP: Pilihan Terbaik Januari 2026, Foto Sejernih DSLR

HP kamera 200 MP menjanjikan lompatan kualitas foto. Ketahui bagaimana teknologi ini akan mengubah pengalaman fotografi Anda.

Harga Emas Antam Sabtu 31 Januari 2026 Turun

Harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.860.000 Sabtu (31/1/2026), turun Rp 260.000 dibanding harga Jumat (30/1/2026).

Anjlok Parah Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Sabtu (31/1/2026)

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Sabtu (31/1/2026) kompak turun. Emas Galeri 24 1 gram jadi Rp 3.171.000, emas UBS Rp 3.186.000

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Sabtu 31 Januari 2026, Waktunya Refleksi

Simak ramalan keuangan dan karier 12 zodiak hari ini Sabtu 31 Januari 2026, lengkap dengan peluang kerja, kolaborasi, dan strategi profesional.