M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Sering Disepelekan! Ini 10 Gejala Utama Asam Lambung yang Perlu Diketahui

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Apa saja gejala asam lambung yang perlu Anda ketahui? Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Penting untuk mengetahui apa saja penyebab naiknya asam lambung dan bukan berarti boleh disepelekan. 

Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi pada kesehatan.

Selain itu, seperti dilansir dari Mayo Clinic, inilah sederet gejala utama asam lambung yang perlu Anda ketahui, antara lain: 

Baca Juga: 5 Penyebab Batuk Terus Menerus dan Cara Mengobatinya, Bisa Jadi Karena Polusi Udara

1. Bau mulut

Gejala asam lambung yang pertama adalah bau mulut. 

Bukan hanya rasa asam atau pahit, gejala penyakit asam lambung naik ke dada dan mulut bisa memicu aroma tidak sedap pada mulut. 

Gejala asam lambung naik ini umumnya terjadi bersamaan dengan regurgitasi sehingga membuat mulut terasa tidak nyaman. 

2. Sensasi terbakar di dada (heartburn)

Gejala asam lambung yang kedua adalah sensasi terbakar di dada. Salah satu ciri asam lambung naik ke dada yang paling sering terjadi adalah heartburn atau nyeri ulu hati. 

Anda akan merasakan sensasi panas seperti terbakar di dada bagian tengah bila mengalami heartburn.

Sensasi terbakar biasanya berawal dari perut, lalu menyebar hingga ke leher hingga punggung.

4. Dispepsia

Gejala asam lambung yang selanjutny adalah dispepsia. Dispepsia adalah istilah medis umum untuk kondisi perut yang tidak nyaman. 

Ciri-ciri asam lambung kronis dapat ditandai dengan perut yang terasa kembung, sakit pada perut bagian atas, mual setelah makan, serta sering bersendawa. 

Baca Juga: Bisa Obati Ginjal, Ini 10 Manfaat Pohon Pisang untuk Kesehatan

5. Regurgitasi

Gejala asam lambung yang kelima dapat menyebabkan mulut terasa asam. Ciri-ciri asam lambung naik berikutnya adalah regurgitasi. 

Regurgitasi adalah rasa asam dan pahit akibat asam lambung naik yang terasa di bagian belakang mulut atau kerongkongan. 

Sederhananya, ciri asam lambung kambuh ini mirip sendawa, tapi udara yang keluar disertai sedikit muntahan.  

6. Kesulitan menelan

Gejala asam lambung yang keenam bisa menyebabkan Anda sulit menelan. Di dunia medis, masalah ini dikenal sebagai disfagia. 

Disfagia adalah kondisi yang terjadi ketika Anda membutuhkan usaha dan waktu lebih lama untuk menurunkan makanan ke lambung. 

Gejala penyakit lambung ini dapat disebabkan oleh asam lambung pada jaringan kerongkongan sehingga menyebabkan iritasi di sana.  

7. Nyeri dada

Asam lambung naik ke dada dapat menyebabkan rasa nyeri. Kondisi ini sering kali disebut dengan nyeri dada nonkardiak (NCCP). 

Dalam sebagian kasus, nyeri dada yang berasal dari asam lambung dapat mempengaruhi tubuh bagian atas.

Kondisi ini dipicu oleh kejang esofagus yang terjadi ketika asam lambung menyebabkan kerusakan di dalam kerongkongan. 

8. Batuk kronis

Gejala asam lambung yang selanjutnya adalah batuk kronis. Gejala penyakit asam lambung akut yang naik ke kerongkongan, diduga bisa terhirup ke dalam paru-paru. 

Pasalnya, batuk merupakan respons otomatis tubuh untuk mengeluarkan benda apa pun yang tidak sengaja terhirup ke dalam saluran napas. 

Respons ini membantu tubuh untuk melindungi diri. Alhasil, ciri-ciri asam lambung naik ke paru-paru ini bisa menyebabkan Anda mengalami batuk kering. 

Baca Juga: Sederet Manfaat Buah Pir untuk Penderita Asam Lambung, Wajib Dicoba Moms

9. Mual

Gejala asam lambung naik juga dapat ditandai dengan mual. Anda umumnya dapat mengalami rasa asam di mulut yang muncul bersama dengan sering bersendawa dan batuk. 

Dalam sebagian kasus, hal tersebut bisa memicu mual dan muntah. Selain itu, heartburn dapat menyebabkan mual yang mengganggu.  

10. Sendawa

Gejala asam lambung yang terakhir adalah sendawa. Asam lambung juga dapat menyebabkan Anda lebih sering sendawa. 

Orang yang mengalami asam lambung naik cenderung menelan udara lebih sering dengan jumlah banyak.

Itulah sederet gejala utama asam lambung yang perlu Anda ketahui agar bisa mengatasinya dengan tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.