M O M S M O N E Y I D
Bugar

Sedang Ramai Bullying di Sekolah, Ini lo Efek Bullying pada Kesehatan Mental

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Belakangan, isu bullying di lingkungan sekolah menjadi topik yang banyak dibicarakan. Seperti apa efek bullying pada kesehatan mental?

Fenomena ini tidak hanya meresahkan, tetapi juga memiliki dampak yang serius, terutama pada kesehatan mental korban. 

Apa itu bullying?

Bullying adalah bentuk perilaku agresif yang disengaja dan berulang, dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap individu lain yang dianggap lebih lemah atau memiliki posisi yang lebih rendah.

Bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk:

  • Bullying Fisik: Melibatkan penggunaan kekuatan fisik seperti memukul, menendang, mendorong, atau bentuk kekerasan fisik lainnya yang dapat menyebabkan cedera fisik.
  • Bullying Verbal: Melibatkan penggunaan kata-kata untuk menyakiti atau menghina, seperti ejekan, lelucon kasar, nama panggilan, penghinaan, atau ancaman.
  • Bullying Sosial atau Relasional: Bertujuan untuk merusak reputasi atau hubungan sosial korban. Ini bisa melalui penyebaran rumor, pemboikotan sosial, pengucilan, atau manipulasi hubungan sosial lainnya.
  • Cyberbullying: Dilakukan melalui teknologi digital seperti media sosial, pesan teks, dan situs web. Ini bisa berupa pesan kasar, penyebaran rumor online, gambar yang mempermalukan, atau pembuatan profil palsu.

Baca Juga: Makin Sering Terjadi, Ajarkan Anak 5 Cara Melawan Bullying di Sekolah Ini Moms

Efek bullying pada kesehatan mental

Bersumber dari WebMD, berikut ini efek bullying pada kesehatan mental korban:

1. Efek jangka pendek

Dalam jangka pendek, bullying bisa menimbulkan berbagai masalah psikologis, termasuk:

  • Kecemasan
  • Depresi
  • Rendahnya harga diri
  • Kesulitan tidur
  • Perilaku menyakiti diri sendiri atau memiliki pikiran bunuh diri

Meskipun dampak ini mungkin tampak berkurang seiring waktu, bukan berarti anak telah sepenuhnya melupakan pengalaman tersebut.

Penelitian yang berkembang menunjukkan, anak-anak yang mengalami bullying berisiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan mental saat mereka beranjak dewasa.

Baca Juga: Alami Serangan Panik? Ini 6 Cara Mengatasi Panic Attack Mendadak

2. Efek jangka panjang

Dampak dari bullying tidak hanya berakhir ketika anak tumbuh menjadi dewasa. Penelitian menemukan, orang dewasa muda yang mengalami intimidasi saat masih anak-anak cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menghadapi berbagai masalah kesehatan mental, termasuk:

  • Kecemasan umum
  • Gangguan panik
  • Agorafobia
  • Depresi
  • Perasaan kesepian
  • Menghindari sekolah

Kesimpulannya, baik efek jangka pendek maupun jangka panjang dari bullying serius dan memerlukan perhatian serta intervensi yang tepat untuk membantu mereka yang terpengaruh.

Nah, itulah penjelasan terkait efek bullying pada kesehatan mental yang perlu Anda ketahui. Mengingat efek serius dari bullying, penting bagi sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk mengambil langkah-langkah proaktif dalam mencegah dan menangani bullying.

Ini termasuk pendidikan tentang empati dan keberagaman, menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif, serta menyediakan dukungan bagi korban bullying.

Selain itu, penting untuk mengajarkan anak-anak dan remaja cara menghadapi bullying dan mencari bantuan dari orang dewasa ketika mereka mengalaminya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.

4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

Eksfoliasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar. Ini 4 mitos tentang eksfoliasi kulit yang perlu Anda ketahui.