MOMSMONEY.ID - Samsung Galaxy S26 Ultra hadir membawa banyak pembaruan di Seri S.
Sebelumnya, Galaxy S22 Ultra membawa kembali DNA Galaxy Note ke seri S dengan memperkenalkan S Pen terintegras, dan meningkatkan kualitas perangkat keras kamera dengan zoom periskop jarak jauh.
Bahkan hingga saat ini, ponsel ini tetap mumpuni berkat perangkat kerasnya yang bagus. Namun, masa dukungan perangkat lunaknya juga hampir berakhir.
Sehingga, banyak pengguna yang mulai mengincar Galaxy S26 Ultra yang akan datang sebagai peningkatan potensial.
Aleksandar Anastasov, pengamat gadget dari Phonearena.com, menjelaskan, Galaxy S26 Ultra jauh lebih baik di setiap aspek.
Baca Juga: Ponsel Samsung Anda Punya Perekam Layar Canggih, Manfaatkan Segera
Layarnya lebih terang, performanya berada pada level yang berbeda dan daya tahan baterai yang telah meningkat secara signifikan.
Jajaran Galaxy S26 diperkirakan akan diluncurkan pada acara Galaxy Unpacked pada 25 Februari 2026.
Ukuran besar yang terinspirasi dari seri note
Gadget ini terinspirasi dari ukuran besar yang terinspirasi Note hingga Ultra yang lebih ramping dan halus. Galaxy S22 Ultra memang besar dan berbentuk kotak.
Sudut-sudutnya yang tajam, bingkai yang tebal, dan layar lengkung menjadikannya salah satu ponsel terberat dan paling bersudut yang pernah dibuat Samsung. Samsung juga melakukan perubahan penting pada material bingkai dengan S26 Ultra.
Sementara model Ultra selanjutnya bereksperimen dengan titanium, Galaxy S26 Ultra diperkirakan akan kembali menggunakan aluminium. Lebih spesifiknya, Armor Aluminum 2.0. Ini tampaknya merupakan langkah yang disengaja untuk mengurangi berat, meningkatkan termal, dan hemat biaya.
Galaxy S26 Ultra akan memiliki desain yang mirip dengan S25 Ultra, hadir dengan bodi yang jauh lebih tipis dan ringan. Bocoran menunjukkan ketebalan sasis 7.9 mm, turun dari 8.9 mm pada S22 Ultra.
Sementara, beratnya turun sekitar 10 gram. Mungkin perbedaan itu tidak terdengar besar jika dibandingkan angkanya, tetapi saat digenggam S26 Ultra jauh lebih ringan.
Samsung secara bertahap melunakkan desain Ultra selama beberapa generasi terakhir. Dibandingkan dengan tepi tajam dan lekukan agresif S22 Ultra, S26 Ultra akan memiliki sudut membulat sambil mempertahankan sisi yang rata.
Kembalinya modul kamera terpadu juga akan menandai pergeseran yang jelas dari tampilan lensa mengambang yang lebih lama. Fitur yang tak kalah penting bagi penggemar Galaxy Note lama adalah kehadiran S Pen.
Samsung dikabarkan telah mendesain ulang S Pen agar dapat bekerja sama dengan magnet Qi2. Hal ini memungkinkan pengisian daya nirkabel magnetik tanpa mengorbankan dukungan stylus.
Baca Juga: Pilihan HP Murah Spek Dewa dari Samsung, Seri A Jadi Andalan Banyak Pengguna
Perbedaan layar yang cukup terlihat
Galaxy S22 Ultra sudah memiliki salah satu layar terbaik pada masanya yakni panel OLED QHD+ 6,8 inci dengan refresh rate adaptif 1-120 Hz. Kecerahan puncak yang mmengesankan mencapai 1.750 nits.
Samsung meningkatkan kecerahan pada Galaxy S24 Ultra menjadi 2600 nits, bahkan menambahkan fitur anti reflektif melalui kaca Gorilla Armor pada S25 Ultra. Galaxy S26 Ultra diharapkan akan meningkatkan bagian ini lebih jauh lagi dengan beralih ke panel OLED M14 baru dengan teknologi CoE (color-on-encapsulation).
Fitur tersebut mengintegrasikan filter warna langsung ke dalam panel. Hal ini dikatakan dapat meningkatkan transmisi cahaya, mengurangi pantulan internal, dan menurunkan konsumsi daya .
Kecerahan puncak yang baru dikabarkan mencapai sekitar 3.000 nits, membuat S26 Ultra jauh lebih mudah digunakan di luar ruangan daripada S22 Ultra. Samsung pun akan segera memperkenalkan fitur baru "Privacy Display" yang disebut sebagai Flex Magic Pixel.
Fitur ini dirancang untuk membatasi visibilitas dari sudut samping sambil menjaga layar tetap jernih saat dilihat dari depan, bahkan di lingkungan yang terang. Kabar baiknya, fitur Privacy Display diharapkan akan hadir di seluruh jajaran Galaxy S26.
Langkah ini akan menjadi peningkatan yang signifikan dibandingkan layar Galaxy S22 Ultra, terutama jika Samsung mengizinkan kustomisasi per aplikasi.
Baca Juga: HP Samsung Terbaik yang Recomended buat Ngevlog, Bantu Hasilkan Uang di YouTube
Diperkirakan akan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5
Galaxy S22 Ultra diluncurkan dengan Snapdragon 8 Gen 1 atau Exynos 2200 di luar Amerika Serikat, keduanya dibangun di atas proses 4 nm awal. Prosesor ini dikenal karena masalah throttling di bawah beban berat yang berkelanjutan.
Meskipun cepat pada saat itu, chip tersebut mengalami masalah efisiensi. Galaxy S26 Ultra diperkirakan akan menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 di semua wilayah yang dibangun di atas proses 3 nm yang disempurnakan oleh TSMC.
Dibandingkan dengan S22 Ultra, pengguna mengharapkan peningkatan CPU dan GPU yang besar, efisiensi yang jauh lebih baik dan dukungan AI modern. Samsung juga dikabarkan akan menggunakan varian memori LPDDR5X baru yang mencapai hingga 10,7 Gbps yang secara signifikan meningkatkan kinerja AI.
Dipasangkan dengan penyimpanan UFS 4.0 yang lebih cepat dan efisien daripada UFS 3.1, aplikasi dan file besar akan dimuat jauh lebih cepat. Daftar sertifikasi di Tiongkok juga mengkonfirmasi dukungan pengiriman pesan satelit darurat yang akan hadir dengan Galaxy S26 Ultra.
Meskipun ketersediaan global masih belum jelas, ini akan menjadi langkah maju dibandingkan dengan S22 Ultra yang tidak memiliki konektivitas satelit. Masih ada beberapa perbincangan tentang Exynos 2600 di beberapa wilayah, tetapi pengajuan FCC saat ini menunjukkan bahwa S26 Ultra akan ditenagai Snapdragon di seluruh dunia.
Terlepas dari konfigurasi chipset final, kinerja dan efisiensinya seharusnya di kelas yang berbeda dibandingkan dengan Galaxy S22 Ultra. Akan ada juga perbedaan besar dalam umur pakai ponsel.
Galaxy S22 Ultra diluncurkan dengan janji pembaruan OS selama empat tahun dengan lima tahun patch keamanan. Di sisi lain, gadget inin akan dikirimkan dengan Android 16 dan One UI 8 dan menerima pembaruan selama tujuh tahun.
Samsung juga akan mengubah cara peluncuran fitur AI baru. Laporan menunjukkan bahwa beberapa alat AI Galaxy akan diluncurkan pertama kali di Galaxy S26 Ultra.
Baca Juga: Daftar HP Samsung Turun Harga Januari 2026: Galaxy S, A, dan Z Diskon Besar
Pengaturan zoom yang lebih modern
Sistem kamera Galaxy S22 Ultra sangat ambisius pada zamannya, terutama dengan zoom periskop 10x-nya. Namun, saat ini kamera tersebut terlihat ketinggalan zaman dalam kondisi cahaya rendah dan dengan pemrosesan gambar Samsung yang lebih kuno dan lebih agresif.
Galaxy S26 Ultra diperkirakan tidak akan hadir dengan perubahan besar pada perangkat keras kamera. Tetapi, akan hadirkan kualitas gambar yang lebih halus, menggunakan aperture yang lebih lebar dan pemrosesan pasca gambar yang tampak lebih alami.
Galaxy S26 Ultra juga membawa perubahan besar pada kamera utama. Samsung dikabarkan akan mengadopsi sensor Sony 200 MP 1/1.1 inci yang lebih besar.
Selain itu, terdengar rumor bahwa perusahaan akan mempertahankan sensor HP2 dan menggabungkannya dengan aperture f/1.4 yang jauh lebih lebar. Kedua pendekatan tersebut akan secara dramatis meningkatkan penyerapan cahaya, rentang dinamis, dan kualitas gambar.
Galaxy S26 Ultra juga dikabarkan akan menandai pergeseran pada kamera telefoto. Alih-alih berfokus pada zoom 10x ekstrem yang agak terbatas untuk penggunaan sehari-hari, Samsung akan memprioritaskan panjang fokus yang lebih praktis.
Kamera telefoto sekunder akan beralih ke zoom 5x dengan potensi kualitas gambar lebih baik dan rentang zoom yang lebih mudah digunakan. Pergeseran ini seharusnya membuat kamera telefoto lebih berguna untuk fotografi karena tingkat zoom moderat lebih sering digunakan daripada bidikan zoom jarak jauh ekstrem.
One UI 8.5 juga mengungkapkan kontrol video baru, termasuk kecepatan transisi autofokus yang dapat disesuaikan dan penyetelan kelembutan video. Penambahan ini akan membuat pengguna bisa mengontrol pengambilan video sinematik.
Baca Juga: GPU Samsung A57 Melonjak 2 Kali Lipat, Gaming Jadi Jauh Lebih Ngebut
Ukuran baterai sama, tetapi pengalaman yang sangat berbeda
Galaxy S26 Ultra dikatakan hadir dengan kapasitas baterai yang sama dengan S22 Ultra, bahkan ketika OnePlus menawarkan ponsel dengan baterai yang jauh lebih besar. Tetapi, daya tahan baterai bergantung pada banyak faktor.
Sebagai perbandingan, Samsung S25 Ultra bisa bertahan selama 8 jam. Jika Anda adalah pemilik Galaxy S22 Ultra dan melakukan upgrade ke S26 Ultra, daya tahan baterai mungkin akan menjadi salah satu area utama yang akan Anda rasakan perbedaannya.
Akan hadir pengisi daya PD 3.1 60W yang terdaftar oleh Samsung, mengindikasikan peningkatan pengisian daya kabel yang signifikan untuk Galaxy S26 Ultra. Bocoran pengujian internal baru-baru ini mengisyaratkan bahwa meskipun kecepatan pengisian daya akan meningkat, pengurangan waktu pengisian dayanya hanya sedikit.
Galaxy S26 Ultra dapat mencapai sekitar 75% dalam 30 menit, naik dari 68% pada S25 Ultra meski daya yang digunakan jauh lebih tinggi. Samsung S26 Ultra juga diharapkan akhirnya memperkenalkan pengisian daya nirkabel magnetik Qi2 penuh, berpotensi hingga 25W yang langsung membawanya ke era baru fitur pengisian daya di pasar Android.
Peningkatan dari Galaxy S22 Ultra ke Galaxy S26 Ultra akan terasa seperti langkah yang besar. Jika Anda pemilik S22 Ultra, Galaxy S26 Ultra adalah pilihan ideal jika ingin upgrade ponsel.
Selanjutnya: Cari Tambahan Modal, Emiten Menggelar Rights Issue
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News