M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Saham-saham Ini Dilepas Asing dengan Net Sell Tertinggi, Apa Saja? (31/3)

Saham-saham Ini Dilepas Asing dengan Net Sell Tertinggi, Apa Saja? (31/3)
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan. Selasa kemarin (31/3), indeks berfluktuasi dan ditutup turun 0,61% di posisi 7.048,22. 

Investor asing gencar melakukan aksi jual di tengah banjirnya rilis laporan keuangan 2025 emiten. Kemarin, asing melakukan aksi jual dengan nilai jual bersih atau net foreign sell Rp 1,28 triliun di seluruh pasar. 

Sebesar Rp 1,17 triliun di antaranya dilakukan di pasar reguler, sedangkan Rp 106,49 miliar di pasar negosiasi. 

Saham BBRI, BRMS, dan BUMI ada di jajaran saham paling dilepas asing kemarin dengan net sell tertinggi. Berikut saham-saham dengan net sell tertinggi kemarin. 

1. BBRI
Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi emiten paling besar mencatatkan net sell yaitu Rp 297,54 miliar. Kemarin, sahamnya pun melandai 0,89% ke Rp 3.330. Jika mengutip BEI, dalam sebulan terakhir, net sell di BBRI mencapai Rp 3,5 triliun. 

2. BRMS
Saham produsen emas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dilepas asing dengan net sell Rp 109,98 miliar. Saham BRMS kemarin terperosok 4,58% ke Rp 730 per saham.

3. BUMI
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan net sell Rp 88,14 miliar kemarin. Tertekan aksi jual asing, sahamnya ditutup turun 4,42% ke Rp 216 per saham. 

4. BBNI 
Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terkena aksi jual asing dengan net sell Rp 74,31 miliar. Kemarin, sahamnya merosot 2,34% ke Rp 3.760 per saham. 

5. MBMA
Jika saham-saham lainnya merunduk saat dilepas asing, saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) kemarin malah melesat 7,35% ke Rp 730 per saham. Saham ini dilepas asing dengan net sell Rp 66,86 miliar kemarin. 

Nah, itu dia lima saham dengan net sell terbesar pada Selasa, 31 Maret 2026. Dari catatan tersebut, kendati asing melakukan aksi jual, belum tentu harga sahamnya turun. Namun, jika ingin mengoleksi saham-saham ini, sesuaikan keputusan investasi dengan analisa memadai, tujuan keuangan, dan profil risiko masing-masing. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​