M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Reksadana Berbasis Obligasi Bisa Jadi PIlihan Investasi di 2023

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Memasuki 2023, sudah sepantasnya lebih selektif dalam berinvestasi. Apalagi, kondisi dunia yang masih penuh tantangan. Saran investasi tahun ini bisa berupa reksadana berbasis obligasi atau pendapatan tetap. 

Antony Dirga, Presiden Direktur Trimegah Asset Management, mengatakan, reksadana pendapatan tetap cenderung volatil pergerakannya. Terutama, reksadana berbasis government bonds akan volitil.

Menurutnya, untuk reksadana pendapatan tetap, yang terbaik adalah berbasis obligasi korporasi. "Tetapi, harus selektif karena ekonomi baru bangkit dari pandemi dan dunia usaha masih challenging," kata Antony. 

Dengan selektif memilih obligasi korporasi, maka reksadana pendapatan tetap pun akan menghasilkan return yang lebih baik. Apalagi, memilih obligasi korporasi dengan durasi pendek untuk menghindari sensitivitas terhadap suku bunga.

Baca Juga: Jenis Reksadana yang Cocok di 2023, Mau Pilih yang Mana?

Antony bilang, Trimegah pun menggunakan obligasi korporasi pendek untuk beberapa produk reksadana pendapatan tetap. Porsinya bisa 70%-80%.

Sebenarnya, tak hanya pendapatan tetap, kinerja reksadana pasar uang masih berpotensi naik di 2023. Apalagi, untuk produk dengan portofolio jangka pendek.

"Durasi ini cocok untuk menghadapi suku bunga yang naik," ujar Antony. 

Sementara untuk reksadana saham, Antony melihat volatilitas cukup tinggi tetapi ujungnya hedging terbaik. Proyeksinya, reksadana saham masih posiitif dan IHSG bisa menembus 7.800 tahun ini. 

"Reksadana saham sepertinya akan bullish. Tapi, kami ingatkan ke investor untuk memilih saham disesuikan dengan risikonya," pesan dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sompo Indonesia Buka Layanan Perlindungan Asuransi Pengguna Dana

Pengguna layanan BNPL Dana dapat memperoleh manfaat perlindungan asuransi kecelakaan diri.           

Cakap Hadirkan Cakap Learning Ecosystem bagi Korporasi Indonesia

Pelatihan pengembangan pekerja tidak berhenti pada sesi kelas, melainkan berlanjut hingga menjadi kapabilitas yang terpakai di tempat kerja.

Tips Memadukan Lemari Penyimpanan Fleksibel ala IKEA

Mulai dari pakaian, aksesoris hingga mainan dan barang sehari-hari membutuhkan solusi penyimpanan yang dapat beradaptasi. 

Buyback Emas Antam Anjlok Rp 47.000, Simak Ranking Harga Buyback Hari Ini

Emas Antam mencatat penurunan harga buyback paling tajam, sedangkan HRTA berada di posisi terbawah. 

Belum Bertenaga, IHSG Ditutup Turun Dekati 6.100 pada Selasa (29/9)

Asing masih catatkan net sell dalam perdagangan IHSG, Selasa (29/9). Alhasil IHSG ditutup turun 0,43%.      

Indonesia Masuk Satu dari Lima Pasar Duolingo yang Tumbuh Paling Cepat

Luis von Ahn CEO Duolingo sebut Indonesia sebagai salah satu dari lima pasar dengan pertumbuhan tercepat. 

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (30/9) Didominasi Berawan, Cek Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan tiga wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta berawan besok. Sleman cerah berawan, sedangkan Kota Yogyakarta diprediksi cerah.

Udara Kabur di Banyak Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Selatan Besok (30/9),

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatra Selatan berpotensi mengalami udara kabur besok. Suhu mencapai 36°C di Banyuasin dan Prabumulih.

Cek Cuaca Sumatra Barat Besok (30/9), Waspadai Hujan Petir dan Sedang

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Sumatra Barat hujan ringan. Hujan petir berpotensi terjadi di Padang Pariaman dan Pariaman.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (30/9) Didominasi Berawan, Cek Wilayah Hujan

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Bali berawan besok. Hujan ringan berpotensi terjadi di Tabanan dan Bangli.