M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Senin 25 September 2023, Simak Yuk

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Indeks harga saham gabungan atau IHSG diprediksi menguat,  MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang layak dibeli hari ini mulai dari AKRA hingga TLKM. 

Pada Jumat (22/9) IHSG menguat 0,4% ke 7,016 disertai dengan munculnya volume pembelian. Akan tetapi, penguatan ini tertahan oleh Upper Band.

Menurut analis MNC Sekuritas dalam risetnya Senin (25/9) kondisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave v ekstensi, sehingga pergerakannya masih berpeluang menguat untuk menguji rentang area 7.055-7. 090. Penguatan IHSG tersebut akan terjadi apabila IHSG mampu menembus 7,046.

Adapun support IHSG hari ini diproyeksi di kisaran 6.900 atau 6.823. Sementara untuk resisten di kisaran 7.053 dan 7.080. 

Baca Juga: Meski Melemah Kemarin, IHSG Jumat 22 September 2023 Berpotensi Menguat

Untuk saham yang direkomendasikan oleh MNC Sekuritas ada beberapa. Pertama, ada AKRA yang direkomendasikan beli.  AKRA menguat 1,7% ke 1. 475 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakan AKRA pun masih mampu berada di atas MA20.

Selama AKRA mampu bergerak di atas Rp 1.425 sebagai stoplossnya, maka posisi AKRA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [a].

Analis MNC Sekruitas merekomendasikan buy on weakness dengan target harga Rp 1.50 atau Rp 1.610. 

Kedua, MDKA. Analis MNC Sekuritas merekomendasikan Speculative Buy. Kondisi MDKA menguat 0,9% ke  Rp 3.240 disertai dengan munculnya volume pembelian. Namun,  penguatan MDKA masih tertahan oleh MA20.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Kasih Saran: Beli 3 Aset Investasi Ini Sekarang, Sebelum Saham Ambruk

Selama MDKA masih mampu bergerak di atas Rp 3.150 sebagai stoplossnya, maka posisi MDKA saat ini diperkirakan sedang ebrada di awal wave (iii) dari wave [i] dari wave C.

Adapun target harganya di kisaran Rp 3.480 atau Rp 3.760. 

Rekomendasi ketiga adalah PGEO yakni buy on weakness dengan target harga Rp 1.685 atau Rp 1.760. PGEO menguat 0,3% ke Rp 1.575 dan masih didominasi oleh volume pembelian.

Selama PGEO masih mampu bergerak di atas Rp 1.485 sebagai stoplossnya, maka posisi PGEO saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [v].

Baca Juga: Dibuka Melemah, IHSG Berpotensi Bergerak Menguat di Akhir Perdagangan

Keempat adalah buy on weakness saham telkom dengan target harga Rp 3.970 atau Rp 4.090. TLKM menguat 1,3% ke 3,860 disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakan TLKM pun mampu berada di atas MA60.

Saat ini, posisi TLKM diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (iii), sehingga TLKM masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.