M O M S M O N E Y I D
Santai

Rekomendasi Kafe di Jogja, Cocok untuk Nongkrong Bersama Teman

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Simak rekomendasi kafe dengan beragam konsep di Jogja bisa untuk nongkrong barang teman.

Bagi Anda yang berencana berlibur di Jogja dan ingin nongkrong, ini beberapa rekomendasi kafe yang cocok untuk kumpul ramai-ramai. 

Hadir dengan konsep unik, makanan dan minuman beragam, kafe berikut ini cocok untuk merehatkan diri sejenak dari rutinitas harian. 

Baca Juga: Daftar Bunga yang Melambangkan Kesembuhan, Cocok Jadi Hadiah Teman dan Keluarga

Rekomendasi kafe di Jogja

Tiga Roepa Coffee & Gallery

Rekomendasi kafe di Jogja yang pertama adalah Tiga Roepa. Kafe yang satu ini mengusung konsep rumah tahun 80-90 an lengkap dengan aksesoris dan perabotan zaman dulu di halaman depan rumah. 

Lokasi: Pandega Marta no 43 Yogya
Operasional: 10.00 - 22.00 WIB

Mahliga Coffee

Rekomendasi kafe selanjutnya memiliki konsep modern dengan menu makanan dan minuman kekinian. Cocok untuk nongkrong semalaman hingga subuh atau sekedar mengerjakan skripsi. 

Lokasi: Umbulmartani, Ngemplak, Sleman
Operasional: 24 jam
Baca Juga: Bisa Dikunjungi Tiap Saat, Ini 6 Rekomendasi Cafe 24 Jam di Kota Malang

Gimbo Coffee

Bagi Anda yang ingin nongkrong sambil menikmati sajian manual brew, tak suka dengan tempat yang terlalu besar dan ramai maka ini pilihannya.

Gimbo Coffee adalah coffee shop dengan konsep slow bar di pinggiran sawah. Cocok untuk diskusi berat bareng sahabat

Lokasi: Jl Pesanggrahan Timur, Talangrejo No 2, Malangrejo, Wedomartani
Operasional: Selasa-Minggu 07.00-10.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB

Arkana Roastery

Mirip dengan Gimbo, Moms bisa pergi ke pinggiran kota untuk menyantap kopi manual brew di Arkana Roastery. Mengusung konsep rumahan yang masuk ke dalam hutan, ini memberikan kesan lebih private. 

Lokasi: Komplek Banguntapan Permai, Gang Kresna 2 No 08, Baturetno, Banguntapan, Bantul
Operasional: Senin-Sabtu 16.00-21.00 WIB & Minggu 07.30-12.00 WIB

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.