M O M S M O N E Y I D
Santai

Rape Culture Bukan Fenomena Kekerasan Seksual Biasa lo

Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Yuk, kenali apa itu rape culture lebih jauh melalui artikel ini.

Banyaknya kasus seperti pelecehan seksual dan pemerkosaan yang menimpa perempuan dan membuat banyak aktivis menyuarakan akan pentingnya menghentikan rape culture.

Istilah rape culture sendiri adalah istilah sosiologi yang digunakan untuk menjelaskan suatu kultur atau budaya yang di mana pemerkosaan dan pelecehan seksual dinormalisasi dan dianggap seperti hal biasa.

Baca Juga: 6 Ide Self Care buat Orang-Orang Sibuk, Tak Perlu Keluar Biaya Juga lo

Menurut Wikipedia, sikap yang biasa dikaitkan dengan rape culture termasuk seperti menyalahkan korban, mempermalukan pekerja seks, meremehkan kasus pemerkosaan, dan menolak untuk mengakui sisi buruk dari pelecehan seksual.

Istilah rape culture ini sendiri mulai digunakan sejak tahun 1970an yang muncul di buku berjudul Rape: The First Sourcebook for Women. Yang kemudian digali lebih dalam melalui film rape culture di tahun 1975an.

Rape culture sendiri juga digunakan untuk menjelaskan sebuah kondisi dalam kelompok sosial yang melakukan pelecehan seksual.

Termasuk di dalamnya pemerkosaan di penjara dan situasi perang yang memudahkan akses terjadi pelecehan seksual terhadap perempuan.

Bagi korban yang merasakan efek dari rape culture ini sendiri tentunya akan merasakan beberapa perasaan yang menderita dan terpuruk.

Baca Juga: 5 Film Tentang Perjuangan di Quarter Life Crisis, Peralihan Usia Remaja ke Dewasa

Seperti depresi dan stres karena trauma yang dialami karena rasa cemas dan takut akan kejadian yang mungkin menimpanya kembali.

Gangguan tidur dan makan pun juga bisa saja terjadi karena ketakutan dan kecemasan yang dialami korbannya. Apalagi jika korban mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari lingkungan sekitarnya.

Tak jarang bahkan korban akan memiliki tendensi untuk melakukan hal hal buruk seperti mengonsumsi obat-obatan terlarang hingga memiliki pikiran untuk mengakhiri hidupnya.

Untuk mencegah terjadi dan berkembangnya rape culture, maka diperlukan untuk membangun lingkungan yang memiliki konsen terhadap korban.

Baca Juga: Ternyata, Ini 5 Faktor yang Memengaruhi Besar Kecilnya Payudara Perempuan

Dilansir dari laman UN Women, pentingnya untuk menghentikan victim blaming atau menyalahkan korban atas terjadinya perilaku pelecehan seksual juga harus dilakukan untuk mencegah berkembangnya rape culture.

Selain itu memiliki zero tolerance atau nol toleransi pada siapa pun yang melakukan tindakan pelecehan seksual juga harus mulai ditegaskan. Baik dari kalangan masyarakat atau pemimpinnya.

Edukasi mengenai rape culture juga harus mulai diberikan agar semua kalangan bisa memahami kondisi yang terjadi terkait rape culture dan bagaimana cara untuk menghentikan perkembangannya.

Nah, itulah tadi penjelasan singkat tentang apa itu istilah rape culture yang penting untuk dipahami agar tidak dinormalisasi lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Rekomendasi Film Horor Komedi Cocok untuk Para Penakut

Dari Indonesia hingga Korea, film horor komedi ini menawarkan tawa dan ketegangan yang pas. Jangan lewatkan rekomendasi terbaiknya.

Re-Apply Sunscreen Jadi Mudah, Ini 4 Kelebihan Sunscreen Spray

Membeli sunscreen spray ternyata bisa jadi investasi terbaik untuk kulit. Ini 4 kelebihan sunscreen spray yang perlu Anda tahu.

Promo HokBen: Diskon 50% Menanti Pakai Yup dan BSI, Cek Cara Dapatkan Diskon!

Makan enak di HokBen bulan Juni ini bisa diskon hingga 50%. Ada promo spesial Yup dan BSI yang perlu Anda tahu sebelum kehabisan.

7 Cara Membersihkan Dinding Vinyl biar Rumah Kembali Cerah dan Bersih

Dinding vinyl rumah mulai kusam dan berjamur? Coba 7 cara praktis membersihkannya agar rumah kembali bersih dan terlihat seperti baru.

Tas Charles & Keith Asli vs Palsu, Kenali 5 Ciri-Cirinya Sebelum Beli

Membedakan tas Charles & Keith asli dengan palsu ternyata mudah. Kenali 5 ciri-cirinya berikut ini, Moms.

7 Manfaat Jagung Rebus, Dapatkan Energi Optimal & Pencernaan Sehat Setiap Hari

Manfaat jagung rebus bukan cuma camilan! Ternyata sumber karbohidrat ini mampu tingkatkan energi dan lancarkan pencernaan.

Impian Jadi Nyata, Lakukan 5 Cara Manifestasi Viral Ini

Ingin keinginan jadi kenyataan? Jurnal, visual, hingga metode 369 bisa dicoba. Cari tahu cara manifestasi viral paling pas untuk Anda di sini!

Emas Putih atau Kuning Mana yang Lebih Mahal? Cek Fakta Berikut Ini

Bingung memilih emas putih atau emas kuning? Ketahui perbedaan harga, kualitas, dan pilihan terbaik sebelum membeli.

Punya Anak Gen Alpha? Ini 4 Tips Parenting yang Wajib Anda Terapkan

Berikut adalah 4 tips parenting anak Gen Alpha untuk membantu mereka tumbuh seimbang di era digital.

CapCut Jadi Kunci! Video TikTok Makin Viral, Ini Caranya

Membikin video FYP TikTok tak lagi sulit. CapCut tawarkan fitur canggih untuk mengubah konten biasa jadi luar biasa. Pelajari langkah-langkahnya!