M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Raena Kembangkan Bisnis, dari Reseller hingga Exclusive Labels

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Bisnis kecantikan kian berkembang pesat. Raena, platform yang membantu reseller, dropshipper, dan brand untuk memulai serta mengembangkan bisnis kecantikan, melihat potensi yang sangat cantik dari industri kosmetik Indonesia.

Romi Yandika, Head of Marketing Raena, menjelaskan, bisnis Raena adalah bermitra dengan pemilik merek dan membantu mereka menjangkau pelanggan melalui jaringan reseller Raena.

"Kami membantu mereka memahami cara memasuki pasar Indonesia yang memiliki nuansa tersendiri," ujar Romi, Kamis (17/11).

Menurut Romi, hingga kini Raena sudah memiliki 300.000 lebih reseller di Indonesia serta menaungi lebih dari 250 brand kecantikan dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Raena Kenalkan Beausta, Skincare Bentuk Pouch Harga Ekonomis

Reseller yang bergabung di Raena pun tak sembarangan. "Kami memilih kualitas mereka dalam usaha. Setidaknya transaksinya minimal Rp 10 juta per bulan," ungkapnya.

Tak hanya itu, sebagai platform yang memasarkan produk kecantikan, Romi mengatakan, Raena selalu mengkurasi brand untuk menjadi bagian dari jajaran exclusive labels dan mendistribusikannya secara tunggal. Beausta adalah salah satu dari exclusive labels di Raena.

Romi menambahkan, Raena memiliki beberapa pertimbangan dalam memilih exclusive labels. Misalnya, kualitas produk yang baik, harga, dan kemampuannya dalam mengisi kesenjangan pasar.

Baca Juga: Pahami 5 Cara Mengatasi Kulit Kombinasi dengan Pemakaian Produk Skincare

"Dalam hal ini, Beausta dapat mengisi celah bagi kategori konsumen yang memiliki kesadaran merawat kulit dan menggunakan skincare, namun mementingkan faktor ekonomis dan kepraktisan," ujar dia.

Exclusive labels berperan penting dalam memperkuat bisnis Raena. Brand yang didistribusikan secara eksklusif dapat membantu Raena memberikan margin yang lebih baik bagi reseller dan mencapai visinya untuk menyediakan beragam produk berkualitas kepada konsumen di Indonesia.

Ke depan, Raena akan terus mengkurasi dan menggandeng lebih banyak lagi reseller. Romi bilang, rencananya Raena juga akan memperkenalkan brand- brand terbaik dari jajaran exclusive labels-nya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Wellness dan Longevity Dorong Bisnis Pariwisata Kesehatan

Perubahan pola konsumsi kesehatan memperluas peluang bisnis dari layanan medis hingga kebugaran dan pemulihan.

Sumbang Emas ke-3, Leo/Daniel Tekuk China di Final Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel mengalahkan pasangan ganda putra China, Liang Wei Keng dan Wang Chan dalam pertandingan sengit 3 gim.

Saat Anak Memasuki Pubertas, Ini Pentingnya Mengajarkan Personal Hygiene

​Lewat Nuvo Family DeoCare, Nuvo Family mengangkat pentingnya kebiasaan merawat tubuh bagi anak yang mulai memasuki masa pubertas.

Tayang 22 Oktober, Siti Si Vampir Tampilkan Vampir Lokal & Perbedaan Kelas Sosial

Viddsee, Bahagia Tanpa Drama, bekerja sama dengan Z Films, Spectrum Film, dan PK Films, merilis official trailer dan poster film Siti Si Vampir.

Sompo Indonesia Buka Layanan Perlindungan Asuransi Pengguna Dana

Pengguna layanan BNPL Dana dapat memperoleh manfaat perlindungan asuransi kecelakaan diri.           

Cakap Hadirkan Cakap Learning Ecosystem bagi Korporasi Indonesia

Pelatihan pengembangan pekerja tidak berhenti pada sesi kelas, melainkan berlanjut hingga menjadi kapabilitas yang terpakai di tempat kerja.

Tips Memadukan Lemari Penyimpanan Fleksibel ala IKEA

Mulai dari pakaian, aksesoris hingga mainan dan barang sehari-hari membutuhkan solusi penyimpanan yang dapat beradaptasi. 

Buyback Emas Antam Anjlok Rp 47.000, Simak Ranking Harga Buyback Hari Ini

Emas Antam mencatat penurunan harga buyback paling tajam, sedangkan HRTA berada di posisi terbawah. 

Belum Bertenaga, IHSG Ditutup Turun Dekati 6.100 pada Selasa (29/9)

Asing masih catatkan net sell dalam perdagangan IHSG, Selasa (29/9). Alhasil IHSG ditutup turun 0,43%.      

Indonesia Masuk Satu dari Lima Pasar Duolingo yang Tumbuh Paling Cepat

Luis von Ahn CEO Duolingo sebut Indonesia sebagai salah satu dari lima pasar dengan pertumbuhan tercepat.