MOMSMONEY.ID - Google menyebutkan, Project Genie bukan untuk mengantikan Developer Game. Project Genie memang mengesankan, tetapi tidak akan menggantikan mesin game video.
Menurut Timothy, pengamat media sosial, dari Aol.com, saham pengembang game video, Unity Software mengalami penurunan tajam selama dua minggu terakhir.
Pada akhir Januari, saham tersebut anjlok setelah Alphabet meluncurkan Project Genie, sebuah demo teknologi bertenaga AI yang memungkinkan pengguna membuat dunia virtual dari perintah teks.
Kemudian awal pekan ini, saham Unity kembali anjlok setelah prospek perusahaan tidak mencapai harapan. Project Genie sangat mengesankan, dan saham Unity mengalami penurunan tajam sebagian karena investor khawatir bahwa generator dunia berbasis AI dapat membuat mesin gim video menjadi usang.
Baca Juga: Cara Cek Unfollowers Instagram Web & Facebook, Ini Tips yang Sangat Membantu
Meski AI dapat mengganggu banyak industri, kekhawatiran ini tampaknya keliru.
Apakah AI jadi ancaman bagi berbagai model bisnis?
Project Genie dapat mengambil perintah teks atau gambar dan menghasilkan konten yang dapat dinavigasi pengguna hingga 60 detik. Tetapi ada keterbatasan, resolusi dan kecepatan bingkainya terbatas dan hasil yang tidak konsisten bisa menjadi masalah.
"Kami percaya AI bisa menjadi sumber inspirasi dan aset bagi para kreator. Tetapi model tersebut sama sekali tidak akan menggantikan mesin game. Model tersebut saling melengkapi,” kata CEO Unity Matthew Bromberg.
AI hampir pasti akan memainkan peran utama dalam pembuatan video game, tetapi bukan dengan cara yang mengancam industri mesin video game. Project Genie dan alat AI lainnya dapat menghasilkan aset dan menulis kode yang menggerakkan sistem video game.
Tetapi pada akhirnya, Unity Engine diperlukan untuk menyatukan semuanya. AI adalah akselerator untuk pengembangan video game, bukan pengganti Unity.
Baca Juga: Cara Menggunakan Facebook Live dengan Praktis, Ini Panduan untuk Para Streamer
Menghilangkan hambatan bagi pelanggannya
Unity tidak tinggal diam seiring dengan semakin canggihnya perangkat AI. Perusahaan ini telah meluncurkan versi beta dari Unity Studio, editor berbasis browser barunya yang menghadirkan kekuatan Unity Engine ke web.
Unity Studio mencapai beberapa hal. Pertama, ia berupaya menghilangkan sekat antara pengembang, seniman, dan pihak lain yang bekerja pada proyek video game dengan memungkinkan berbagi aplikasi 3D interaktif dengan mudah. Kedua, ia tidak mengharuskan pengguna untuk menulis kode untuk membuat aset 3D.
Bromberg melihat kombinasi cara baru menggunakan Unity Engine dengan AI yang terintegrasi dalam perangkat lunak sebagai peluang besar. AI di dalam Unity akan menurunkan hambatan masuk, meningkatkan produktivitas bagi pengguna yang sudah ada, dan memudahkan pengembangan game bagi non-programmer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News