MOMSMONEY.ID - Privasi data terancam? Firefox beri opsi matikan fitur AI. Langkah ini muncul sebagai respons terhadap meningkatnya perbedaan pendapat mengenai peran AI dalam penggunaan sehari-hari.
Mulai akhir bulan ini, Firefox akan memperkenalkan serangkaian kontrol AI.
Michael May, pengamat media sosial dari Pcmag.com, menjelaskan, langkah tersebut akan memungkinkan pengguna untuk mengelola, membatasi, dan memblokir fitur AI di seluruh peramban.
Alat AI semakin terintegrasi di seluruh web, mulai dari pencarian, penerjemahan hingga ringkasan konten. Mozilla mengatakan tidak semua pengguna menyambut perubahan tersebut.
Baca Juga: Cara Menghentikan Instagram biar Tidak Posting ke Facebook, Ikuti Tipsnya
Sebagian melihat AI sebagai pendorong produktivitas. Sementara, yang lainnya justru khawatir tentang privasi, akurasi, atau otomatisasi yang tidak diinginkan.
Pendekatan terbaru perusahaan ini berbeda dengan para pesaing yang semakin banyak menyertakan fitur AI sebagai pengaturan bawaan. Sebaliknya, Mozilla menekankan persetujuan dan konfigurasi.
Kontrol AI akan diluncurkan bersama Firefox 148 yang dijadwalkan akan dirilis pada 24 Februari. Setelah tersedia, pengguna akan menemukan bagian kontrol AI baru di dalam menu pengaturan peramban desktop.
Menurut Mozilla, fitur ini akan berfungsi sebagai pusat kontrol untuk mengelola semua fitur AI generatif yang akan datang di Firefox. Pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur individual atau menonaktifkan peningkatan AI dengan satu pengaturan.
Fitur AI apa saja yang disertakan?
Saat diluncurkan, kontrol AI akan mencakup berbagai alat opsional yang sudah ada atau yang akan diperkenalkan di Firefox. Fitur-fitur ini dirancang untuk meningkatkan fungsi, bukan untuk menggantikan fungsi penjelajahan.
Pengguna kedepannya bisa mengelola:
- Terjemahan yang membantu pengguna menjelajahi web dalam bahasa yang dipilih.
- Teks alt dalam PDF yang bisa digunakan untuk menambahkan deskripsi aksesibilitas pada gambar dalam dokumen PDF.
- Pengelompokan tab yang ditingkatkan oleh AI untuk menyarankan tab terkait dan menghasilkan nama grup.
- Pratinjau tautan yang meringkas poin-poin penting dari halaman web sebelum dibuka.
- Chatbot AI di sidebar yang memungkinkan pengguna untuk memilih dari layanan seperti Anthropic Claude, ChatGPT, Microsoft Copilot, Google Gemini, dan Le Chat Mistral.
Bagi pengguna yang lebih memilih untuk tidak berinteraksi dengan AI, Firefox akan menyertakan tombol “blokir AI". Saat diaktifkan, peramban tidak akan memunculkan pemberitahuan, pop up, dan pengingat terkait AI.
Baca Juga: Cara Menggunakan Facebook Live dengan Praktis, Ini Panduan untuk Para Streamer
Mengapa hal ini penting bagi peramban?
Langkah Mozilla ini muncul ketika peramban semakin bersaing dalam hal kemampuan AI daripada sekadar performa. Microsoft telah mengintegrasikan Copilot secara mendalam ke dalam Edge, Google memperluas Gemini ke seluruh Chrome, dan vendor lain sedang bereksperimen dengan pencarian dan ringkasan berbasis AI.
Dengan menawarkan kontrol eksplisit, Mozilla akan memperkuat identitas Firefox yang telah lama dikenal sebagai peramban yang berfokus pada kebebasan pengguna. Perusahaan tersebut membingkai pembaruan ini sebagai bagian dari filosofi yang lebih luas, bukan sebagai konsesi sementara.
Pengguna yang tertarik dapat mencobanya melalui Firefox Nightly, versi eksperimental Mozilla. Itu dia informasi yang memuat tentang Mozilla kini hadirkan fitur matikan fitur AI untuk Firefox.
Selanjutnya: IHSG Diproyeksi Belum Stabil di Pekan Ini, Begini Sentimennya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News