M O M S M O N E Y I D
Bugar

Pria Tanpa Sperma, Apakah Ada Harapan untuk Memiliki Anak?

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Bagi banyak pasangan, memiliki anak adalah impian yang ingin diwujudkan. Namun, bagi sebagian pria, kondisi medis seperti azoospermia atau tidak ada sperma dalam cairan ejakulasi bisa menjadi salah satu penyebab utama infertilitas pada pria.

Sekadar informasi saja, Azoospermia adalah kondisi di mana tidak ada sperma yang terdeteksi dalam cairan ejakulasi pada pria.

Ini bukan berarti pria sama sekali tidak bisa memiliki anak, tetapi sperma yang dibutuhkan mungkin terhambat atau tidak diproduksi dalam jumlah yang cukup. Kondisi ini dapat disebabkan oleh dua faktor utama:

1. Azoospermia obstruktif

Disebabkan oleh sumbatan pada saluran reproduksi, seperti di epididimis atau vas deferens, yang menghalangi sperma keluar.

Testis biasanya masih memproduksi sperma normal, dan penanganannya bisa melalui pembedahan atau pengambilan sperma langsung dari testis untuk program bayi tabung (IVF/ICSI).

2. Azoospermia non-obstruktif

Terjadi karena gangguan produksi sperma di testis, bisa akibat kelainan genetik, hormonal, atau masalah testis seperti varikokel. Penanganannya lebih kompleks dan sering memerlukan terapi hormonal.

Faktor penyebabnya beragam. Mulai dari kelainan genetik, gangguan hormonal, infeksi atau peradangan di organ reproduksi, efek samping pengobatan, hingga efek samping dari prosedur medis tertentu seperti kemoterapi atau operasi di daerah testis.

Baca Juga: 6 Makanan Sehat untuk Menghasilkan Sperma Berkualitas, Coba Konsumsi yuk

Azoospermia seringkali tidak menunjukkan gejala khusus pada seseorang, dan baru akan muncul pada saat pasangan mengalami kesulitan untuk memiliki anak. Untuk mendiagnosis azoospermia, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti :

  • Analisis sperma, pemeriksaan laboratorium untuk melihat apakah ada sperma saat ejakulasi.
  • Tes hormon, untuk mengevaluasi apakah masalah disebabkan oleh gangguan hormon.
  • USG skrotum, untuk melihat apakah ada sumbatan di saluran sperma atau kelainan lainnya.
  • Biopsi testis, prosedur untuk mengambil sampel jaringan testis dan melihat apakah masih ada produksi sperma.

Menurut dr. Widya Juwita, M.Biomed, Sp.And, dokter spesialis andrologi di Bethsaida Hospital, Azoospermia bukan berarti pria tidak bisa memiliki anak.

"Dengan pemeriksaan yang tepat, kita bisa menentukan penyebabnya dan memberikan solusi yang sesuai, baik melalui terapi hormon, pembedahan, atau teknik reproduksi berbantu seperti IVF (in Vitro Fertilization)," ujar dr. Widya dalam keterangan resmi, Selasa (25/3).

Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Gairah Seksual Setelah Melahirkan, Jogging Bisa Membantu!

Apakah pria tanpa sperma masih bisa memiliki anak?

Jawabannya, ya. Meskipun sperma tidak ditemukan dalam air mani, bukan berarti pria tersebut tidak bisa memiliki anak. Beberapa metode yang dapat membantu antara lain:

1. Pembedahan untuk mengatasi penyumbatan.

Jika azoospermia disebabkan oleh sumbatan di saluran sperma, prosedur operasi dapat membantu membuka kembali jalur sperma.

2. Aspirasi sperma (TESA/PESA).

Jika sperma tidak bisa keluar secara alami, dokter dapat mengambil sperma langsung dari testis atau epididimis melalui prosedur medis khusus.

3. Terapi hormon. 

Jika penyebabnya adalah gangguan hormon, terapi hormon bisa membantu meningkatkan produksi sperma.

4. Teknik bayi tabung (IVF + ICSI). 

Jika hanya sedikit sperma yang ditemukan, teknik In Vitro Fertilization (IVF) dengan Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI) bisa membantu pembuahan secara langsung di laboratorium.

Dr. Luxandre, General Manager Medis Bethsaida Hospital, menyampaikan, Bethsaida Hospital mengembangkan fasilitas Klinik Andrologi dengan dokter spesialis yang berpengalaman dalam menangani berbagai masalah kesehatan hormonal dan reproduksi pria, termasuk azoospermia.

"Kami menawarkan layanan diagnostik terkini, terapi hormonal, hingga prosedur bedah dan teknik reproduksi berbantu untuk membantu pasangan mewujudkan impian memiliki buah hati," ungkap dr. Luxandre.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil China Open 2026: ke Semifinal, Fajar/Fikri di Jalur Mempertahankan Gelar Juara

Hasil China Open 2026 babak perempat final, hanya ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang maju ke semifinal.

10 Kunci Rumah Nyaman dan Fungsional untuk Kegiatan Harian

10 kunci rumah nyaman dan fungsional agar ruang lebih rapi, praktis, dan sesuai kebutuhan keluarga Moms di Indonesia.

10 Cara Menyegarkan Kamar Mandi Tanpa Renovasi Besar

Cara menyegarkan kamar mandi tanpa renovasi besar dengan trik sederhana agar ruang lebih rapi, nyaman, bersih, dan terlihat modern.

5 Benda di Ruang Tamu yang Membuat Rumah Terlihat Ketinggalan Zaman

Ruang tamu lebih nyaman dan modern dengan mengurangi 5 benda yang membuat tampilan rumah terlihat penuh dan kurang menarik.

Strategi Menyiapkan Dana Pensiun Sejak Usia 30-an biar Keuangan Stabil

Cara menyiapkan dana pensiun sejak usia 30-an dengan investasi, tabungan, dan strategi keuangan keluarga yang lebih terarah.

Belanja Karena TikTok? Ini Cara Mengurangi Kebiasaan Impulsif Moms

Cara mengurangi kebiasaan belanja impulsif akibat TikTok dengan cara mudah biar pengeluaran tetap terkontrol dan tidak boros.​

Cara Memilih Laptop Kerja Remote yang Sesuai Kebutuhan untuk Bantu Pekerjaanmu

Tips memilih laptop kerja jarak jauh dengan spesifikasi tepat agar nyaman, cepat, dan efisien untuk aktivitas kerja harian.

Lewat PLN Electric Run 2026, PLN Melakukan Pemberdayaan ke Perempuan Pekerja

PT PLN bakal menggelar PLN Electric Run 2026. Lewat event lari ini, PLN akan memberikan bantuan dan pemberdayaan kepada perempuan pekerja.

Bisa Bakar Kalori! Ini 5 Rahasia Berhubungan Intim untuk Menurunkan Berat Badan

Aktivitas intim ampuh membakar kalori. Pelajari 5 trik berhubungan intim bersama pasangan yang dapat memaksimalkan usaha menurunkan berat badan.

5 Pilihan Olahraga Aman untuk Penderita Nyeri Lutut biar Tetap Aktif Tanpa Sakit

Ingin aktif meski sendi sering ngilu? Simak 5 rekomendasi olahraga yang aman dan efektif untuk penderita nyeri lutut tanpa memperparah kondisi.