MOMSMONEY.ID - Makan sebelum tidur bisa picu kenaikan gula darah tinggi. Makan larut malam dapat meningkatkan kadar gula darah semalaman dan meningkatkan risiko kondisi kesehatan tertentu.
Saat tidur, tubuh kurang efisien dalam memecah karbohidrat dan menjadi kurang responsif terhadap insulin.
Jillian Kubala, dokter ahli gizi dari Health.com, menyebutkan, konsumsi makanan tertentu sebelum tidur tidak hanya dapat menyebabkan fluktuasi gula darah, tetapi juga mengurangi kualitas tidur.
Mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat sesaat sebelum tidur dikaitkan dengan kadar glukosa darah nokturnal yang lebih tinggi. Karbohidrat memiliki dampak terbesar pada kadar gula darah dan karbohidrat olahan rendah nutrisi yang memperlambat penyerapan gula darah.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih Pisang, Efek Fatal bagi Penderita Gula Darah Tinggi
Sebagai contoh, mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula tambahan dan rendah serat serta protein dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam dan berpotensi menyebabkan fluktuasi yang signifikan saat tidur.
Makanan yang kaya protein dan serat merupakan pilihan yang lebih baik untuk mengontrol kadar gula darah.
Nutrisi ini dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan glukosa ke dalam aliran darah. Sehingga, menghasilkan respons gula darah yang lebih terkontrol dan berpotensi kadar gula darah malam hari yang lebih stabil.
Hal-hal yang memengaruhi kadar gula darah
Ukuran porsi juga dapat memengaruhi kadar gula darah. Makanan yang lebih besar dan berkalori tinggi dapat berdampak lebih besar pada kadar gula darah daripada makanan yang lebih kecil.
Jika lapar di malam hari, makanan atau camilan kecil yang kaya protein dan serat jadi pilihan yang lebih baik seperti sayuran non-pati, irisan apel dengan keju, atau greek yogurt dengan beri.
Interval waktu makan malam hingga tidur kurang dari tiga jam dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Makan malam larut juga telah dikaitkan dengan kontrol glikemik yang buruk pada penderita gula darah tinggi.
Makan malamlah lebih awal, misalnya pukul 6 sore hingga pukul 9 malam dapat meningkatkan kontrol gula darah dan sensitivitas insulin pada penderita gula darah tinggi.
Cara membuat camilan larut malam yang ramah gula darah
Berikut beberapa cara untuk membuat camilan malam hari lebih ramah bagi penderita gula darah tinggi:
- Pilihlah makanan dan camilan yang rendah karbohidrat dan tinggi protein serta serat.
- Pilihlah camilan kecil daripada makanan besar.
- Cobalah untuk mengonsumsi camilan malam lebih awal agar kadar gula darah di malam hari lebih stabil.
- Hindari makanan dan minuman mani, seperti es krim, kue, dan soda.
Selain memilih makanan yang lebih sehat di malam hari, fokuslah pada pola makan bergizi, aktivitas fisik yang konsisten, dan tidur yang cukup setiap malam untuk mendukung pengendalian gula darah yang optimal.
Baca Juga: Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan, Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah
Kapan sebaiknya berhenti makan sebelum tidur?
Sebaiknya tidak mengonsumsi karbohidrat dalam 2-3 jam sebelum tidur untuk menghindari kesulitan tidur. Makan menjelang waktu tidur dapat menambah kalori yang tidak perlu, menyebabkan kenaikan berat badan, lonjakan gula darah, dan penurunan kualitas tidur.
Mengonsumsi karbohidrat berat seperti pasta atau roti sebaiknya 2-3 jam sebelum tidur. Makanan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan kurang tidur.
Mengonsumsi sedikit protein sebelum tidur tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Usahakan untuk mengonsumsi asupan protein utama di awal hari.
Selain itu, hindari makanan manis sebelum tidur. Makanan manis dapat meningkatkan kadar gula darah, menyebabkan penurunan drastis di kemudian hari, dan dapat mengganggu kemampuan untuk tertidur.
Usahakan untuk memuaskan keinginan akan makanan manis di awal hari dengan buah-buahan atau camilan manis alami. Camilan dan minuman manis adalah yang terburuk dalam memicu pertumbuhan bakteri dan produksi asam yang menyebabkan erosi enamel.
Sekian informasi penting mengenai makan sebelum tidur bisa picu kenaikan gula darah tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News