M O M S M O N E Y I D
Bugar

Polusi Udara Memburuk, Olahraga Dalam Ruangan Ini Saja yuk

Polusi Udara Memburuk, Olahraga Dalam Ruangan Ini Saja yuk
Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Polusi udara makin memburuk di kota-kota besar di Indonesia. Olahraga dalam ruangan berikut ini saja, yuk.

Dengan tingkat polusi udara yang tinggi, mencari cara agar tetap bugar dan sehat di dalam ruangan menjadi semakin penting. 

Polusi udara bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, antara lain infeksi saluran pernapasan, penyakit jantung, stroke, dan kanker. 

Hal ini juga bisa memperburuk gejala asma dan kondisi paru-paru lainnya. 

Faktanya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, polusi udara menyebabkan sekitar 7 juta kematian setiap tahun.

Baca Juga: Cegah Dampak Polusi Udara, Kemenkes Ajak Masyarakat Terapkan 6M dan 1S

Mengutip siaran pers Garmin, Rabu (30/8), olahraga penting untuk kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan, dan bisa membantu mengurangi risiko penyakit kronis, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan tingkat energi. 

Tetap bugar dan sehat di dalam ruangan juga bisa membantu mengurangi paparan polusi udara.

Ada banyak aktivitas dalam ruangan yang bisa orang lakoni, seperti yoga, pilates, latihan kekuatan, aerobik, dan menari. 

Banyak juga olahraga dalam ruangan yang bisa orang lakukan, seperti bulu tangkis, tenis meja, dan bola basket.

Baca Juga: Waspadai ISPA Akibat Polusi Udara, Gejalanya Batuk Tak Kunjung Sembuh

Saat memilih ruang olahraga dalam ruangan, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor berikut: 

  • kualitas udara
  • tingkat kebisingan
  • suhu
  • ketersediaan peralatan

Penting juga untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum memulai program olahraga, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan kronis.

Salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari polusi udara adalah dengan menghindari berolahraga di luar ruangan saat kualitas udara buruk. 

Anda bisa memeriksa indeks kualitas udara (AQI) untuk melihat seberapa tercemarnya udara. Jika AQI tinggi, sebaiknya berolahraga di dalam ruangan.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Polusi Udara yang Bisa Anda Lakukan

Ada banyak pilihan olahraga dalam ruangan untuk menjaga kebugaran masyarakat, mengutip siaran pers Garmin, seperti:

Kardio

Latihan kardio sangat bagus untuk meningkatkan detak jantung dan membakar kalori. Cobalah berlari, bersepeda, lompat tali, atau menari

Latihan kekuatan

Latihan kekuatan membantu membangun otot dan kekuatan. Cobalah angkat beban, lakukan latihan beban tubuh, atau gunakan resistance band.

Yoga

Yoga adalah cara terbaik untuk meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, dan keseimbangan. Ada banyak jenis yoga, jadi temukan satu yang Anda sukai.

Pilates 

Pilates adalah latihan berdampak rendah yang berfokus pada kekuatan inti. Ini cara yang bagus untuk memperbaiki postur dan fleksibilitas Anda.

HIIT

HIIT adalah latihan interval intensitas tinggi yang melibatkan latihan intens singkat yang diikuti dengan istirahat singkat. Ini cara yang bagus untuk membakar kalori dan meningkatkan kebugaran kardiovaskular Anda.

Tabata

Tabata adalah jenis latihan HIIT yang melibatkan latihan intensif selama 20 detik diikuti istirahat 10 detik, diulang sebanyak 8 kali. Ini adalah latihan yang sangat menantang, tetapi juga sangat efektif.

Baca Juga: Polusi Udara Memburuk, Begini Tips Menjaga Kualitas Udara di Rumah

Latihan di dalam ruangan sama efektifnya dengan latihan di luar ruangan dan juga lebih nyaman. 

Anda bisa mengontrol suhu dan kelembaban di ruang olahraga, yang dapat memberikan perbedaan besar jika Anda memiliki alergi atau asma. 

Anda juga bisa mengenakan pakaian apa pun yang Anda rasa nyaman, tanpa harus khawatir dengan cuaca.

Namun, penting untuk dicatat, olahraga di dalam ruangan pun bisa memiliki beberapa kelemahan. 

Misalnya, Anda mungkin tidak mendapatkan udara segar sebanyak jika Anda berolahraga di luar ruangan. 

Anda mungkin juga akan lebih bosan dengan olahraga di dalam ruangan, karena variasi aktivitas yang bisa Anda pilih lebih sedikit. 

Secara keseluruhan, manfaat olahraga di dalam ruangan lebih besar dibanding kerugiannya.

Jika Anda mencari cara berolahraga yang nyaman, menyenangkan, dan menantang, maka olahraga di dalam ruangan adalah pilihan yang bagus. 

Baca Juga: Kemenkes Paparkan Upaya Tangani Polusi Udara

Berikut beberapa tips menjaga kebugaran dengan melakukan olahraga di dalam ruangan dari Garmin:

Tetapkan tujuan yang realistis

Saat pertama kali memulai, penting untuk menetapkan tujuan yang realistis untuk diri Anda sendiri. 

Jangan mencoba melakukan terlalu banyak hal dalam waktu yang terlalu cepat, karena jika tidak, Anda berisiko putus asa dan menyerah. 

Mulailah dengan beberapa latihan singkat setiap minggu dan secara bertahap tingkatkan durasi dan intensitas latihan Anda seiring dengan bertambahnya kebugaran Anda.

Variasi adalah kuncinya

Penting untuk memadukan latihan Anda agar tubuh Anda tetap tertantang dan mencegah kebosanan. 

Cobalah berbagai jenis latihan, seperti kardio, latihan kekuatan, dan yoga. Anda juga dapat mencoba rutinitas latihan yang berbeda, seperti HIIT (latihan interval intensitas tinggi) atau tabata.

Baca Juga: 5 Makanan untuk Melindungi Kulit dari Efek Buruk Polusi Udara. Yuk, Konsumsi Rutin!

Lacak kemajuan Anda

Melacak kemajuan Anda dapat membantu Anda tetap termotivasi dan melihat kemajuan Anda seiring waktu. 

Anda bisa menggunakan pelacak kebugaran, jurnal, atau spreadsheet sederhana untuk melacak latihan, berat badan, dan sasaran kebugaran Anda.

Jangan takut untuk istirahat

Jika Anda merasa lelah atau pegal, ambillah cuti sehari dari berolahraga. Mendorong diri sendiri terlalu keras dapat menyebabkan cedera. 

Dengarkan tubuh Anda dan istirahatlah saat Anda membutuhkannya.

Untuk melacak kemajuan Anda, Anda memerlukan pendamping yang baik. Jam tangan pintar Garmin menawarkan beragam fitur yang dapat membantu Anda melacak kebugaran dan kesehatan Anda, bahkan saat Anda berolahraga di dalam ruangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?

8 Makanan dan Minuman Sehari-Hari yang Terpapar Mikroplastik Paling Banyak

Ini dia beberapa makanan dan minuman sehari-hari yang terpapar mikroplastik paling banyak. Apa saja?  

Pasar Kripto Rebound, Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir!

Di pasar yang rebound, Humanity Protocol salah satu yang menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir. 

Begini Cara Mendorong Perempuan Muda Berani Masuk Dunia Teknologi

​Melalui Amazon Girls’ Tech Day, para siswi mendapat pengalaman belajar langsung di bidang AI dan teknologi digital.    

Dari Rumah ke Waste Station, Kampanye Ini Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik

​SoSoft bersama Rekosistem menghadirkan waste station di Padalarang untuk mendorong warga memilah dan menyetor sampah plastik dari rumah  

Ada Tengah Bulan Cuan Blibli, Ini Berbagai Kebutuhan yang Bisa Dibeli Sambut Ramadan

Blibli menghadirkan Tengah Bulan Cuan yang berlangsung pada 15-16 Februari 2026. Ada produk Buy 1 Get 1 hingga diskon sampai Rp 500.000.

Harga Emas Global Rebound Setelah Tumbang 3% Kemarin, Ini Penyebabnya!

Meskipun bergejolak, harga emas diperkirakan akan menutup minggu ini dengan kinerja relatif stabil. 

Nutella Siapkan THR Gift Set dan Donasi Takjil di Ramadan

​Setiap unggahan resep Nutella selama periode Ramadan akan disalurkan dalam bentuk menu berbuka untuk anak-anak yang membutuhkan.