MOMSMONEY.ID - OCD atau Obsessive-Compulsive Disorder adalah salah satu gangguan yang masih banyak diperbincangkan dalam media sosial. Kenali gejala OCD yuk.
OCD, menurut Mayo Clinic, merupakan sebuah gangguan di mana terciptanya pola dari pikiran yang tidak diinginkan dan ketakutan. Yang kemudian memicu seseorang untuk melakukan beberapa sikap berulang atau repetitive.
Gejala yang muncul dari gangguan OCD adalah ketakutan berlebih akan hal yang belum terjadi sehingga akhirnya membuat seseorang melakukan aktivitas berulang sebagai tindakan pencegahan.
Namun pada dasarnya ada dua gejala yang dirasakan oleh penderitanya, yaitu gejala dari obsession dan juga compulsion.
Baca Juga: Psikis Terguncang, Kenali 4 Bahaya Ghosting untuk Kesehatan Mental
Gejala obsession yang dijelaskan dari laman Healthline meliputi ketakutan yang ada di pikiran dan datang secara terus-menerus walaupun sudah dihiraukan.
Karena pikiran ini termasuk pikiran yang susah dihilangkan, pikiran ini bisa terasa nyata dan benar terjadi bagi orang-orang yang menderita gangguan OCD jika tidak dicegah.
Contoh beberapa gejala obsession adalah takut akan kuman, bakteri, virus, atau beberapa penyakit berlebih, ketakutan akan menyakiti perasaan orang lain, dan juga merasa butuh untuk menjaga segala sesuatu sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
Dari ketakutan dan gejala pada obesesion tersebut akan muncul gejala compulsion yang dilakukan oleh penderita OCD sebagai salah satu cara untuk mencegah hal buruk terjadi.
Baca Juga: Kepercayaan Tak Datang Instan, Ini 4 Kunci Bangun Fondasi Hubungan Aman
Beberapa contoh dari gejala compulsion adanya keinginan untuk mencuci tangan agar terhindar dari bakteri dan penyakit, menata segala sesuatu dengan rapi dan sesuai urutan, mengecek segala sesuatu secara berulang, dan mencari kepastian dari orang lain secara terus-menerus.
Penderita OCD merasa perlu untuk melakukan tindakan preventif atau compulsion ketika muncul pikiran-pikiran obsession untuk membuat mereka merasa rileks dan terhindar dari kecemasan.
Melakukan tindakan secara berulang juga akan dilakukan terus-menerus oleh penderita OCD hingga mereka cukup dan benar.
Terkadang mereka juga merupakan orang-orang yang perfeksionis sehingga perlu melakukan segala sesuatu dengan sempurna dan sesuai dengan yang sudah ditetapkan.
Nah, itulah tadi penjelasan tentang OCD dan gejala-gejalanya yang bisa diperhatikan. Pastikan untuk berkonsultasi ke ahli jika gejala mulai parah, ya.
Selanjutnya: Waspada! 3 Gaya Kabinet Dapur Ini Bakal Bikin Rumah Anda Terlihat Kuno
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News