MOMSMONEY.ID - Melihat Poco F8 Pro, jelas bahwa Poco telah menghadirkan beberapa peningkatan yang baik. Ponsel ini sekarang memiliki kamera telefoto, layar yang setara dengan model Ultra, dan chipset yang sangat bertenaga.
Subwoofer khusus dari model Ultra telah dihilangkan, tetapi audionya masih bekerja sama dengan BOSE. Perangkat ini mencetak skor 11,8% lebih baik daripada rata-rata untuk kelas harganya yang mencakup perangkat seperti RedMagic 11 Air dan Motorola Edge.
Mariyan Slavov, pengamat gadget dari Phonearena.com menyampaikan bahwa desain Poco F8 Pro sangat mirip dengan saudaranya yang lebih besar dan lebih mahal. Tidak ada subwoofer mewah di sini dan tidak ada sentuhan denim, tetapi Poco telah menggunakan lempengan kaca 2 mm untuk membentuk bagian belakang ponsel, menciptakan desain unik.
Tonjolan kameranya hanya berupa kaca bening, sementara permukaan kaca di sekitarnya tampak buram. Hasil akhirnya adalah perangkat yang cukup bergaya, dan pilihan warna titanium silver yang semakin menekankan efeknya.
Tonjolan kameranya berbentuk persegi panjang, membentang dari sisi ke sisi seperti yang lagi tren belakangan ini. Layarnya benar-benar rata, begitu pula bingkainya dengan sedikit lengkungan ke arah kaca belakang.
Di sekeliling bingkai aluminium, Anda akan menemukan tombol-tombol standar seperti tombol daya dan tombol pengatur volume. Terdapat port USB-C di bagian bawah, tempat kartu SIM, dan lubang speaker.
Baca Juga: Oppo A6T HP Terbaru dengan AI GameBoost 2.0: Intip Spek dari Seri Lainnya Juga
Ponsel ini memiliki ketebalan 8 mm dan berat 199 gram, ukurannya pas karena tidak terlalu kecil ataupun besar.
Gunakan panel layar berteknologi hyperRGB
Panel layar di dalam Poco F8 Pro berukuran 6,59 inci dengan resolusi 2510 x 1156 piksel. Panel tersebut juga menggunakan teknologi HyperRGB yang sama seperti pada model Ultra.
Teknologi ini bertugas untuk mengoptimalkan penggunaan subpiksel merah, hijau, dan biru untuk menciptakan gambar yang lebih hidup. Selain itu, fitur tersebut turut menjaga konsumsi energi agar tetap rendah.
Layar mendukung kecepatan refresh 120 Hz dengan kecerahan mencapai 3.500 nits. Layarnya mampu menghasilkan kecerahan 3.420 nits pada 20% APL, sangat dekat dengan angka 3.500.
Poin yang lebih mengesankan adalah kecerahan minimum yang hanya 1 nit, setara dengan ponsel kelas atas Apple dan Samsung. Reproduksi warnanya juga cukup bagus sejak awal dengan rata-rata detail 1,7.
Dari segi biometrik, terdapat sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar Poco F8 Pro yang sama seperti model ultra. Terdapat juga fitur pengenalan wajah, tetapi hanya mengandalkan kamera selfie tanpa teknologi time of-flight.
Pakai lensa telefoto untuk melengkapi lensa ultrawide
Poco F8 Pro hadir dengan peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya. Terdapat kamera telefoto baru untuk melengkapi pengaturan lensa wide dan ultrawide.
Kamera utamanya menggunakan sensor gambar light fusion 800 50MP, 1/1.55" di bawah lensa dengan aperture f/1.9. Kamera telefoto baru yang disebutkan sebelumnya juga mengandalkan sensor 50MP dan memberikan hasil yang setara dengan lensa 60 mm atau 2,5X jika mengukur tingkat zoom dari kamera utama 24 mm.
Sayangnya, kamera ultrawidenya masih mempertahankan resolusi 8MP. Skor benchmark kamera F8 Pro cukup baik, kamera utamanya mendapat skor 78 dari 87.
Kamera utama mampu mengatasi kondisi pencahayaan yang suram dengan baik berkat rentang dinamis yang luas. Reproduksi warna dan keseimbangan putih juga cukup baik, meskipun dalam beberapa kasus warna terlihat sedikit lebih jenuh.
Ada juga opsi untuk zoom 5X yang bisa memangkas gambar telefoto setelah zoom optik 2,5X untuk menggandakan perbesaran. Kamera ultrawidenya kurang detail, keseimbangan warna putihnya juga terasa sedikit kurang tepat.
Beberapa foto juga terlihat kurang pencahayaan, mungkin karena rentang dinamis yang sempit. Poco F8 Pro dapat merekam video dengan resolusi hingga 8K pada 30 frame per detik berkat chipset yang mumpuni.
Bagaimana dengan performa prosesor yang ditawarkan?
Poco menggunakan chip satu generasi lebih lama. Untungnya, Qualcomm Snapdragon yang diluncurkan tahun lalu ini masih jadi yang terbaik dan benar-benar mampu mempertahankan kecepatan selama bertahun-tahun.
RAM dan penyimpanan meniru model ultra, varian dasar dilengkapi dengan RAM 12GB dan memori internal 256GB. Model kelas atasnya bahkan hadirkan RAM 16GB dan penyimpanan 512GB.
Skor Geekbench 6 single core Poco F8 Pro mencapai 2.882, sementara Poco F7 Pro hanya raih 2.163 poin. Sedangkan, untuk skor multi core Poco F8 Pro hasilkan 8.957 dan Poco F7 Pro mencapai 6.216 poin.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 ini juga dibantu oleh antarmuka HyperOS 3 yang berbasis Android 16. Sistem operasi yang sama juga digunakan pada ponsel-ponsel unggulan Xiaomi.
Baca Juga: HP Oppo 5G Terbaik: Nikmati Kecepatan 100x Lipat & Fitur Canggih Ini
HyperOS-nya cukup bersih, Poco F8 Pro juga menghadirkan Hyper AI dari Xiaomi yang menawarkan sejumlah fitur bermanfaat. Mulai dari pengenalan suara, terjemahan langsung, bantuan penulisan, dan subtitle.
Anda juga dapat membuat dan mengedit dengan bantuan Eraser Pro, AI Frame, dan Gemini yang memudahkan berbagai produktivitas. Empat pembaruan OS utama dan enam tahun perbaikan keamanan akan hadir di Poco F8 Pro.
Poco F8 Pro meningkatkan kapasitas baterai menjadi 6.210 mAh, naik dari 6.000 mAh pada model sebelumnya. Subwoofer Poco F8 Pro banyak mengambil fitur dari Ultra, sementara ketiadaan fitur tersebut pada model Pro secara signifikan meningkatkan daya tahan baterai dalam pengujian YouTube dan gaming.
Inilah detail informasi yang mengulik tentang spesifikasi Poco F8 Pro, si flagship killer.
Selanjutnya: Bukan Hanya Usia, Ternyata Ini Penyebab Payudara Wanita Bisa Mengecil Drastis
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News