M O M S M O N E Y I D
Santai

Peserta Aksi Damai Kawal Seleksi Dewan Energi Nasional, Serukan 5 Tuntutan

Penulis: Chelsea Anastasia  |  Editor: Chelsea Anastasia


MOMSMONEY.ID - Peserta aksi dari masyarakat sipil dan komunitas menggelar aksi simbolik dalam mengawal proses seleksi anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 22 Juni 2025.

Baca Juga: Peran Batubara dalam RPP Kebijakan Energi Nasional Masih Ada, Tapi Ada Syaratnya

Juru bicara aksi sekaligus Kepala Divisi Riset dan Advokasi Publish What You Pay (PWYP) Indonesia, Mouna Wasef mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari kampanye masyarakat sipil untuk memastikan seleksi DEN berjalan transparan dan inklusif.

“Kami ingin anggota DEN yang terpilih mampu menjawab tantangan transisi energi berkeadilan dan mendukung kebijakan yang selaras dengan arah global menuju energi berkelanjutan,” ujar Mouna, Minggu (22/6).

Aksi damai ini dilakukan dengan membawa dengan lima tuntutan, antara lain sebagai berikut.

Pertama, kandidat anggota pemangku kepentingan (APK) DEN harus memastikan transisi energi berkeadilan, bukan kandidat yang bergantung pada bahan bakar fosil.

Hal ini penting, menurut Mouna, guna menyelaraskan kebijakan energi nasional dengan target global, seperti net zero emissions (NZE) pada tahun 2060 sekaligus memastikan transisi energi berkeadilan.

Baca Juga: Bahlil Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional

“Kandidat DEN yang mendukung transisi ini harus memprioritaskan akses energi bersih bagi komunitas terpencil dan kelompok rentan, mendorong inovasi teknologi rendah karbon, serta memastikan dampak sosial-ekonomi. Seperti relokasi pekerja industri fosil, ditangani secara inklusif,” tegas Mouna.

Kedua, proses seleksi yang bebas konflik kepentingan. Proses seleksi harus bebas dari afiliasi politik atau kepentingan korporasi. Dengan begitu, Mouna melanjutkan, anggota DEN dapat mengambil keputusan yang independen.

Ketiga, visi progresif untuk transisi energi. Mouna menjelaskan, anggota DEN harus memiliki komitmen kuat menjawab persoalan tantangan yang kompleks. Khususnya, dalam konteks pencapaian transisi energi berkeadilan dan perubahan iklim. Terutama, di tengah kondisi Indonesia yang masih bergantung pada energi fosil.

Mouna memaparkan, bauran energi terbarukan di Indonesia masih sebesar 14,1%  pada tahun 2024. “Ini jauh dari pencapaian target 23% pada 2025 ini, yang kini malah direvisi menjadi 17-19% saja,” tuturnya.

Oleh karena itu, Mouna bilang, figur-figur anggota DEN yang memiliki visi progresif diperlukan untuk mempercepat transisi energi berkeadilan.

Keempat, representasi perempuan. Seluruh elemen yang terlibat aksi ini, menghendaki agar proses seleksi mengedepankan prinsip inklusivitas.

Pemilihan anggota DEN harus memastikan kepentingan perempuan dan kelompok rentan diakomodasi. Oleh karena itu, penting untuk mendorong afirmasi kuota 30 persen perempuan di jajaran anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan, yaitu minimal 3 dari 8 APK.

Kelima, transparansi dan partisipasi publik. Mouna menyebut, proses seleksi anggota DEN harus transparan, akuntabel, dan melibatkan masukan masyarakat.

Baca Juga: Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional

“Tak kalah penting, Tim Seleksi maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), harus menjamin proses seleksi yang transparan. Serta menjamin proses seleksi melibatkan masukan atau partisipasi masyarakat,” katanya.

Sebagai informasi, DEN merupakan lembaga yang bertugas merancang dan merumuskan Kebijakan Energi Nasional (KEN), menetapkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), menetapkan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis dan darurat energi serta mengawasi pelaksanaan kebijakan di bidang energi yang bersifat lintas sektoral.

Seleksi anggota DEN dari kalangan pemangku kepentingan periode 2026-2030, berjumlah delapan orang yang terdiri dari kalangan akademisi, kalangan industri, kalangan teknologi, kalangan lingkungan hidup, dan kalangan konsumen. Berdasarkan pasal 13 UU Energi, anggota DEN dari pemangku kepentingan ini, nantinya akan dipilih oleh DPR.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Putri dan Raymond/Joaquin juga Melangkah ke 8 Besar

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga ke perempatfinal.

Hasil French Open 2026: 2 Tunggal dan 1 Ganda Campuran Indonesia ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10), dua tunggal dan satu ganda campuran Indonesia melaju ke perempatfinal.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat (23/10), Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Jumat (23/10) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore hari.

Aromanya Unik Khasiatnya Ciamik! Ini 7 Manfaat Natto, Bagus buat Bantu Turunkan BB

Manfaat natto bagi tubuh ternyata sangat luar biasa. Simak rahasia superfood Jepang ini dalam menjaga pencernaan, imun, hingga kesehatan jantung.

Jaga Keamanan Siber saat Melamar Kerja, Simak Berberapa Tips Berikut

Pencari kerja juga harus memahami informasi apa saja yang aman untuk dibagikan dan bagaimana cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Ingin Tampak Bugar & Segar? Ini 7 Rahasia Cara Hidup Sehat dan Awet Muda secara Alami

Penuaan dini bisa Anda cegah dengan gaya hidup yang tepat. Simak panduan cara hidup sehat dan awet muda secara alami di sini.

Praktis & Sehat! Ini Manfaat Protein Bar untuk Diet serta Tips Memilihnya yang Tepat

Protein bar adalah camilan sehat dan praktis yang bisa menjaga energi serta memberi rasa kenyang. Simak manfaat dan cara tepat memilihnya.

Daun Cincau Ternyata Punya Potensi Ekspor Yang Menyegarkan

Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Tiongkok. 

Sadar Lemari Dorong Tanggung Jawab Masyarakat atas Limbah Pakaian

Founder Sadar Lemari Sarah Ratu Satriavi mengatakan, pakaian berbahan sintetis jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan zat berbahaya.

11 Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 23 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.