M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Perusahaan RI Didorong Patuhi Standar Global, Kunci Ekonomi Berkelanjutan

Perusahaan RI Didorong Patuhi Standar Global, Kunci Ekonomi Berkelanjutan
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Perusahaan-perusahaan di Indonesia kini didorong untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi global demi menjaga keberlanjutan ekonomi nasional.

Tekanan dari pasar internasional menuntut adanya sistem tata kelola yang kuat dan transparan agar perusahaan Indonesia tetap dipercaya dan berdaya saing di kancah global.

Memenuhi standar global bukan hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah keharusan. 

"Kepatuhan terhadap hukum internasional bukan pilihan, ini adalah keharusan jika ingin tetap bersaing di pasar global," kata Wendy Wysong, Partner di Steptoe | Hong Kong, dalam siaran pers Senin (28/4).

Regulasi global seperti aturan anti-korupsi, pengendalian ekspor, hingga sanksi ekonomi kini memiliki jangkauan yang luas, bahkan menyentuh perusahaan Indonesia yang terlibat dalam perdagangan lintas negara. Oleh karena itu, adaptasi terhadap standar internasional menjadi krusial.

Baca Juga: SCG Dorong Green Growth, Integrasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keberlanjutan Lingkungan

Lebih dari sekadar dokumen, kepatuhan harus menjadi budaya perusahaan yang mengedepankan etika, transparansi, dan akuntabilitas.

Ahmad Hidayat, MBA, Direktur Manajemen Audit Internal di Danantara, menambahkan, kepatuhan bukan sekedar kewajiban tapi merupakan strategi untuk menjaga keberlanjutan bisnis.

Untuk menghadapi kompleksitas regulasi global yang terus berkembang, perusahaan Indonesia membutuhkan panduan dan dukungan konkret.

Forum berbagi pengetahuan, seperti workshop Penguatan Kepatuhan dan Manajemen Risiko di Indonesia yang diadakan oleh Moores Rowland Indonesia dan Steptoe, menjadi sarana penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan perusahaan.

Marzuki Darusman, Penasihat Senior di Moores Rowland Indonesia, dalam pembukaan workshop tersebut, menekankan urgensi bagi Indonesia untuk segera menetapkan definisi konflik kepentingan.

"Kompleksitas regulasi internasional semakin meningkat. Perusahaan tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan reaktif; mereka harus secara proaktif membangun sistem kepatuhan," ujar Marzuki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Menu Diet untuk Sarapan agar Berat Badan Turun

Ada beberapa rekomendasi menu diet untuk sarapan agar berat badan turun. Yuk, intip selengkapnya di sini!  

ROMAN Luncurkan 11 Koleksi Granit Premium Xtra 100x100 cm, Ada Tiga Special Effect

​ROMAN meluncurkan 11 koleksi granit premium terbaru seri Xtra berukuran 100x100 cm, ada tiga spesial effect

Ada Diskon 20% hingga Rp1 Juta, Ini Promo Indodana di Planet Sports Run

Indodana PayLater menghadirkan sejumlah promo untuk peserta Planet Sports Run 2026, mulai dari cicilan 0% hingga diskon hingga Rp1 juta.​  

10 Cara Bikin Berat Badan Bertambah yang Efektif dalam Seminggu

Ternyata begini, lho, cara bikin berat badan bertambah yang efektif dalam seminggu. Mau coba?             

Bukan Nggak Ngemil! Ini 10 Snack untuk Diet yang Rendah Kalori Wajib Coba

Ada beberapa rekomendasi snack untuk diet yang rendah kalori, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!   

7 Tips Diet agar Berat Badan Turun Cepat secara Alami

Yuk, ketahui beberapa tips diet agar berat badan turun cepat secara alami berikut ini! Apa saja ya?   

5 Fitur Aplikasi Lark Untuk Efisiensikan Kinerja Perusahaan

5 cara aplikasi Lark mendorong kinerja perusahaan lebih cerdas dan produktif di era digital, tidak lagi pindah-pindah aplikasi. 

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?