M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Permendag 36 Direvisi, Barang Bawaan Pribadi dari Luar Negeri Tak Lagi Dibatasi

Permendag 36 Direvisi, Barang Bawaan Pribadi dari Luar Negeri Tak Lagi Dibatasi
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Anda yang gemar ke luar negeri atau pebisnis jasa titip (jastip) perlu memperhatikan aturan baru pemerintah. Soalnya, pemerintah sudah menekan revisi pembatasan impor yang sebelumnya tertera dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36 tahun 2023 (Permendag 36). Revisinya menjadi Permendag Nomor 7 tahun 2024. 

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, aturan baru pengganti Permendag 36 sudah ditandatangani. Perubahan ini dilakukan agar tidak ada hambatan dalam importasi bahan baku industri, barang kiriman dari pekerja migran Indonesia (PMI), dan barang bawaan penumpang. 

Dengan revisi ini, maka pembatasan sejumlah barang bawaan pribadi dan luar negeri tidak berlaku lagi. "Penumpang boleh membawa barang dengan jumlah yang diinginkan selama membayar bea masuk," kata Zulkifli dalam akun IG resminya.

Memang, untuk handphone dan komputer tetap dibatasi karena masalah keamanan. Tapi lainnya tidak. "Saudara mau beli sepatu dua sekarang mau tiga, silakan. Asal bayar pajak. Jadi mau beli lima, enam, hak saudara. Tapi bayar pajak," kata Zul. 

Sebelumnya, pada Permendag 36, pemerintah membatasi jumlah barang yang dibawa dari luar negeri. Tujuan pemerintah agar tidak ada barang impor ilegal alias masuk tanpa membayar pajak. Pengusaha jastip juga banyak yang mengeluhkan peraturan ini lantaran dibatasi hanya boleh membawa dua barang dari luar negeri. 

Nantinya, aturan terkait impor barang kiriman pekerja migran Indonesia dikembalikan kepada Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Kemendag tidak mengatur batasan jenis, jumlah, dan kondisi barang yang dikirim oleh pekerja migran. 

Selain itu, Permendag 7/2024 juga memberi kemudahan untuk penyediaan pasokan bahan baku untuk industri, dengan adanya pengaturan beberapa komoditas bahan baku industri yang dikembalikan ke aturan sebelumnya, Permendag 20/2021. Dengan begitu, tidak ada lagi hambatan untuk impor bahan baku industri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo HokBen dengan Bank Saqu Periode Januari 2026, Dapat Cashback 50%

HokBen hadirkan promo spesial dengan Bank Saqu selama Januari 2026. Anda bisa menikmati makanan favorit dan mendapatkan cashback sampai 50%.

Yuk Ikutan Challenge Dry January Buat yang Kecanduan Alkohol

Dry January sendiri adalah sebuah challenge atau tantangan kesehatan yang digalakkan di Amerika dan Eropa.​  

Drop‑Resistant Vivo Y19s Hadir, Ubah Standar Ponsel Kelas Menengah

Dengan sertifikasi SGS 5‑Star dan MIL‑STD‑810H, Vivo Y19s siap bertahan dari kecelakaan sehari‑hari, memberi kepercayaan bagi pengguna aktif.

Promo A&W Weekend Deals 9–11 Januari, Paket Aroma Chicken & Cheeseburger Gratis

Promo A&W Weekend Deals tawarkan paket Aroma Chicken dan gratis Cheeseburger untuk momen spesial Anda.

Privasi Terjamin, Cara Sembunyikan Notifikasi WhatsApp Web Permanen

Notifikasi WhatsApp Web yang terus muncul di layar ponsel bisa sangat mengganggu. Ikuti panduan ini untuk mengontrolnya demi kenyamanan & privasi.

Promo Weekend Hemat di Pizza Hut Beli Big Box Gratis Meat Lovers Rp 50.000

Momen santai Anda akan semakin sempurna dengan penawaran menarik dari promo Pizza Hut lo. Manfaatkan diskon ini sebelum berakhir.

Wajah Flawless Tanpa Dempul: 5 Cushion Paling Dicari Tahun Ini, Hasilnya Dewy

Temukan formula cushion inovatif yang memadukan perawatan kulit dan riasan, memberikan coverage ringan dengan manfaat SPF dan hidrasi.

Rekomendasi Tablet Murah RAM 6 GB, Huawei MatePad SE 11 Bawa Layar Luas 11 Inci

Dengan daya tahan 7700 mAh, tablet murah Huawei MatePad SE 11 bisa digunakan seharian penuh tanpa harus mencari colokan.

Jadwal Malaysia Open 2026, 5 Wakil Indonesia Berlaga ke Panggung Semifinal

Jadwal Malaysia Open 2026 Babak Perempat Final Jumat (9/1), lima wakil Indonesia turun ke gelanggang menuju laga semifinal.

Ubah Channel Jadi Mesin Cuan: Ini Cara Dapatkan Sponsor di Channel YouTube

Ingin pendapatan YouTube melonjak? Brand kini mencari kreator dengan strategi khusus. Pelajari langkahnya sekarang.