M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Penyebab pH Tinggi dalam Air Akuarium

Penyebab pH Tinggi dalam Air Akuarium
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Terkadang, Anda perlu mempelajari beberapa hal dalam merawat ikan. Tujuannya untuk membantu Anda mengatasi masalah-masalah yang berkaitan hal-hal di dalam akuarium Anda. Salah satunya mengenai pH air.

PH adalah ukuran ion hidrogen dalam larutan. Larutan netral memunyai pH 7, asam lebih rendah dari 7, dan basa lebih besar dari 7. Jika pH air ini tidak seimbang, ikan Anda mungkin tidak akan berkembang dan mati begitu saja. Oleh karena itu, mempelajari pH air akuarium sangat disarankan.  

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Ikan Naik ke Permukaan Air dan Megap-Megap

Pentingnya pH Air dalam Akuarium

Sama seperti makhluk hidup pada umumnya, pH air bagi ikan sangat penting untuk menentukan keberlangsungan hidupnya. Misalnya, manusia yang membutuhkan pH air 6-7 untuk minum sehari-hari, ikan umumnya juga membutuhkan pH air tawar antara 5,5 dan 7,5 untuk hidup.

Jumlah pH dalam air menentukan kadar oksigen yang terlarut di dalamnya. Semakin rendah pH air, maka semakin banyak oksigen yang tersedia. Sementara pH yang lebih tinggi berarti lebh sedikit oksigen di dalamnya. Padahal, ikan sangat membutuhkan oksigen di dalam air, meski ada beberapa ikan yang dapat bertahan di pH air tinggi.

Dilansir dari Fish Keeping Wisdom, tingkat pH yang tinggi dalam akuarium dapat membuat airnya basa dan menimbulkan ancaman serius bagi ikan Anda serta lingkungannya. Tingkat pH yang tinggi dapat menyebabkan ikan Anda kehabisan energi dan menyebabkan beberapa penyakit. Oleh karena itu, permasalah ini perlu segera diatasi untuk mencegah kematian ikan.

Penyebab pH Tinggi

Setelah Anda melakukan pengujian pH dan mendapati pH air melampaui batas normal, Anda perlu mengetahui penyebab-penyebabnya agar bisa mengatasinya. Ada beberapa hal yang menyebabkan pH akuarium naik.

Dilansir dari The Spruce Pets, penyebab paling utama adalah pH tinggi berasal dari sumber air Anda. Sebab, semua wilayah perairan memiliki pH yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetes kondisi air sebelum menggunakannya untuk akuarium.

Penyebab kedua paling umum adalah banyak tanaman atau aktivitas alga di dalam akuarium. Tumbuhan dan ganggang bertahan hidup dengan cara fotosintesis dan respirasi. Respirasi menggunakan oksigen untuk menciptakan energi, karbon dioksida, dan air. Sementara fotosintesis menggunakan energy cahaya untuk mengambil karbon dioksida dan air untuk membuat oksigen. Dengan menghilangkan karbon dioksida dari lingkungan dan tidak mengubah alkalinitas karbonat, pH air akan naik secara perlahan yang akan semakin cepat bergantung total kehidupan tanaman di kolam akuarium Anda.

Penyebab lainnya adalah berasal dari substrat yang melepas kation ke dalam air Anda dan menaikkan pH air. Batu apung adalah salah satu yang dapat meningkatkan kadar pH air. Selain itu, tidak menggunakan filterasi dan penggunaan bahan kimia untuk memurnikan air juga dapat memengaruhi pH air.

Baca Juga: Akuarium Anda Cepat Keruh? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya

Cara Mengatasi

Tinggi pH air tentu saja dapat diatasi dengan beberapa hal juga. Namun, Anda perlu mengetes tingkat pH air sebelum mengatasinya. Sebab, jika sembarangan dan membuat pH terlalu turun, ini akan membuat ikan muda kesulitan hidup. Apalagi ada banyak spesies ikan yang tidak bisa hidup dalam kisaran pH air rendah.

Cara menangani pH air yang tidak stabil adalah dengan melakukan pergantian air secara rutin paling tidak 2-3 minggu sekali. Lakukan pergantian air cukup sekitar 20% dari seluruh volume air akuarium. Mengganti air sedikit demi sedikit secara rutin jauh lebih baik daripada mengganti dalam jumlah besar tetapi jarang-jarang. Selain itu, membersihkan sisa-sisa makanan juga akan membantu menstabilkan pH air

Kedua, Anda dapat meletakkan kayu apung atau lumut gambut di bagian bawah akuarium untuk menetralisir pH air.  Terutama di letakkan di atas substrat yang menghiasi akuarium Anda. Cara terakhir untuk menurunkan pH adaah dengan menambahkan cuka. Zat ini sebenarnya sangat baik juga untuk membersihkan kaca interior akuarium Anda. Namun, jangan sampai berlebihan ya, Mom. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil BATC 2026: Kalah dari Jepang, Tim Putra Indonesia Raih Medali Perunggu

Tim putra Indonesia hanya mampu meraih medali perunggu dalam BATC usai kalah 1-3 dari tim putra Jepang.

6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui

Ini, lho, beberapa alasan tidur bisa bikin berat badan turun yang jarang diketahui. Apa saja, ya?          

7 Manfaat Buah Kersen: Sejumlah Penyakit Kronis Ini Bisa Anda Hindari

Buah kersen yang sering dipandang sebelah mata ternyata kaya vitamin C. Lindungi tubuh dari infeksi paru-paru dan serangan jantung!

7 Manfaat Sukun yang Tersembunyi untuk Pencernaan hingga Kekebalan Tubuh

Sukun ternyata bukan cuma bikin kenyang, tapi juga perbaiki pencernaan dan kekebalan tubuh.Temukan semua manfaatnya untuk hidup lebih berkualitas.

9 Khasiat Konsumsi Jus Timun untuk Kesehatan Tubuh

Ketahui beberapa khasiat konsumsi jus timun untuk kesehatan tubuh berikut ini, yuk!                          

7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Bikin Berat Badan Turun

Tahukah bahwa ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa bikin berat badan turun, lho. Kira-kira ada apa saja?

Promo Ramadhan 2026: Bukber Hotel Jogja Nyaman & Hemat di Bawah Rp 150 Ribu

Ramadhan 2026, Anda bisa menikmati bukber nyaman tanpa menguras dompet. 10 hotel Jogja tawarkan iftar di bawah Rp 150.000. Cek detailnya!

Harga Samsung Galaxy A07 Februari: Cek Fitur Unggul & Varian Terbaik Anda!

Mencari HP Rp1 jutaan? Harga Samsung Galaxy A07 Februari 2026 tawarkan performa gaming memukau. Temukan varian terbaik sesuai kebutuhan!  

Standar Kekayaan Kelas Atas pada Usia 69 Tahun dan Makna Aman Secara Finansial

Cek ukuran kekayaan kelas atas di usia 69 tahun ini dan pahami mengapa rasa aman finansial kini lebih penting dari kemewahan.

Rumah Terasa Tidak Nyaman? Ini Penyebab dan Solusi Mengatasinya

Rumah terasa tidak nyaman tanpa alasan jelas? Ini penjelasan dan solusi desain sederhana yang relevan untuk hunian masa kini, cek yuk.