M O M S M O N E Y I D
Santai

Penyebab Kulit Kering pada Kucing dan Tips Pengobatan di Rumah

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Tahukah Anda bahwa kucing juga bisa mengalami kulit kering? Ya, kulit kering juga bisa terjadi pada kucing. Untuk itu, Anda perlu mengetahui penyebab kulit kering pada kucing berikut ini.

Penyebab kulit kering pada kucing bisa terjadi karena cuaca dan kondisi lingkungan. 

Kulit kucing Anda memerlukan sejumlah kelembapan untuk menjaga elastisitas dan ketahanannya. Lingkungan dengan kelembapan rendah dapat menyebabkan kulit menjadi kering.

Baca Juga: 6 Bahan Alami untuk Membuat Ramuan Masker Wajah yang Atasi Kulit Kering

Berikut penyebab kulit kering pada kucing:

1. Parasit 

Kondisi yang lebih serius dapat menyebabkan kulit kucing Anda kering, termasuk parasit seperti kutu dan tungau, kurap, alergi, infeksi jamur dan bakteri, perawatan berlebihan (perilaku obsesif-kompulsif), hipertiroidisme, dan diabetes.

Semua kondisi ini akan disertai gejala lain selain kulit kering.

Jika kucing Anda mengalami rasa gatal sedang hingga parah, kulit merah meradang, pustula, kerak, luka terbuka, infeksi telinga kronis, rambut rontok, penurunan berat badan, lesu, peningkatan frekuensi minum dan buang air kecil, atau nafsu makan yang tidak normal.

Inilah saatnya untuk menjadwalkan janji temu dengan dokter hewan Anda.

2. Kebutuhan nutrisi

Kucing Makan Buah
Kucing Makan Buah

Memberi makan dengan pola makan yang berkualitas rendah atau tidak seimbang dapat menyebabkan kekurangan nutrisi yang dapat menyebabkan kulit kering dan masalah kesehatan lainnya.

Jika Anda memberi makan makanan rumahan, konsultasikan dengan ahli gizi hewan untuk memastikan bahwa Anda menyediakan semua yang dibutuhkan kucing Anda.

3. Perawatan

Kegemukan dan radang sendi adalah dua alasan paling umum mengapa kucing tidak merawat dirinya sendiri dengan baik. Kucing yang kelebihan berat badan secara fisik tidak dapat membungkuk untuk menjangkau seluruh tubuhnya, dan kucing yang menderita radang sendi mungkin mengalami rasa sakit saat melakukannya.

Baca Juga: Penggemar Kucing Wajib Nonton 4 Rekomendasi Film Tentang Kucing Berikut Ini

Bahkan, kucing dewasa muda akan berhenti merawat dirinya sendiri jika mereka sakit dan merasa tidak enak badan.

Bantu kucing Anda dengan membantunya merawat dirinya sendiri hingga ia mampu melakukannya sendiri lagi.

Sisir kucing Anda sekali sehari, terutama di area yang sulit dijangkau seperti bagian belakang, perut, dan belakang telinganya.

Mandi sesekali juga mungkin diperlukan untuk membantu menjaga bulu dan kulit kucing Anda tetap dalam kondisi terbaiknya.

Lalu, bagaimana mengatasi kulit kering pada kucing? Nah, berikut ini tips pengobatan di rumah:

- Gunakan pelembap udara untuk meningkatkan kelembapan di rumah Anda.

- Berikan kucing Anda makanan berkualitas tinggi yang direkomendasikan dokter hewan dengan kadar lemak dan protein yang tinggi.

Baca Juga: Cara Menjaga Kucing & Anjing supaya Tidak Terkena Racun

- Tambahkan suplemen asam lemak. Ingatlah bahwa tidak semua suplemen dibuat sama, jadi pilihlah produk yang memiliki Segel Kualitas National Animal Supplement Council atau direkomendasikan oleh dokter hewan Anda.

- Sisir bulu kucing Anda secara teratur untuk membantu mendistribusikan minyak dari kulitnya ke seluruh bulunya dan untuk menghilangkan bulu mati.

- Jika Anda harus memandikan kucing Anda, pastikan untuk menggunakan produk yang aman untuk kucing.

Sampo oatmeal adalah pilihan yang bagus untuk menenangkan kulit kering atau sensitif.

Jika kulit kering kucing Anda berlanjut atau menjadi kronis, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan kucing Anda untuk langkah selanjutnya menuju solusi.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai penyebab kulit kering pada kucing dan tips pengobatannya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.