MOMSMONEY.ID - Penipuan daring semakin canggih dari sebelumnya, terutama dengan meningkatnya penipuan AI yang sangat personal. Penipuan daring adalah tipu daya yang dilakukan melalui internet dengan tujuan memperdaya individu agar memberikan informasi pribadi, keuangan, atau secara langsung mencuri uang korban.
Ivan Belcic, pengamat media sosial dari Avast.com, menjelaskan bahwa phishing merupakan salah satu jenis kejahatan siber yang paling sering dilaporkan. Dalam serangan phishing, penjahat menyamar sebagai entitas tepercaya seperti bank, perusahaan, atau dukungan layanan.
Penipu menggunakan informasi ini untuk mencuri uang, melakukan pencurian identitas atau melakukan aktivitas ilegal lainnya. Serangan phishing umumnya dilakukan melalui email.
Baca Juga: Setelah WhatsApp Plus, Instagram dan Facebook Kini Berbayar, Intip Fiturnya
Namun waspadai juga berbagai jenis penipuan pesan teks dan panggilan telepon.
Tips setelah menjadi korban penipuan daring
Berikut adalah beberapa cara yang harus dilakukan setelah menjadi korban penipuan:
1. Putuskan hubungan dengan penipu
Jika menjadi korban penipuan, langsung blokir alamat email atau profil media sosial dan abaikan upaya lebih lanjut dari mereka jika menghubungi Anda. Selanjutnya, hubungi bank atau penyedia kartu kredit untuk membantu memulihkan dana yang hilang.
2. Bekukan kredit
Segera bekukan kredit untuk mencegah penipu membuka jalur kredit baru atas nama Anda. Selanjutnya jika Anda memberikan informasi pribadi sensitif kepada penipu, bersikaplah proaktif dan ubah kredensial login online.
Langkah ini sangat penting untuk login keuangan seperti aplikasi perbankan atau PayPal. Anda dapat mencegah kerugian tambahan dengan memblokir akses penipu.
3. Laporkan penipuan
Penipuan adalah tindakan kriminal. Laporkan penipuan daring kepada pihak berwenang yang berwenang di wilayah Anda agar orang lain menghindari penipuan yang sama.
4. Carilah bantuan profesional
Menjadi korban penipuan itu menyakitkan, Anda tidak harus menanggung beban itu sendirian. Hubungi profesional terlatih jika Anda mengalami perasaan negatif yang kuat setelah pengalaman tersebut.
Cara melindungi diri dari penipuan daring
Berikut beberapa kiat keamanan siber yang dapat diterapkan untuk membantu melindungi diri dari penipuan daring:
1. Jangan klik tautan yang tidak dikenal
Periksa kembali tautan dalam email dan alamat email itu sendiri untuk membantu Anda menghindari jebakan penipuan phishing.
2. Perbarui kata sandi secara berkala
Gunakan kata sandi yang kuat dan unik untuk membantu memblokir akses tidak sah ke akun online Anda.
3. Gunakan autentikasi multi-faktor
Aktifkan pengaturan keamanan seperti autentikasi dua faktor (2FA) untuk memberikan lapisan keamanan login tambahan di luar sekadar kata sandi.
4. Hindari berbagi informasi berlebihan
Jangan bagikan informasi pribadi atau informasi akun dengan orang asing atau di media sosial. Jika penipu melihat informasi ini secara online, mereka dapat menggunakannya untuk mengambil alih akun Anda.
5. Perbarui pengaturan privasi
Gunakan kontrol privasi media sosial untuk membatasi apa yang dapat dilihat dan diakses orang asing di profil Anda. Misalnya, jangan tampilkan tanggal ulang tahun Anda kepada siapa pun selain keluarga dan teman dekat.
Baca Juga: Dari Facebook hingga X, Begini Cara Media Sosial Menghasilkan Uang untuk Anda
6. Pelajari seluk-beluk penipuan terbaru
Ikuti terus perkembangan tren penipuan dan teknologi baru agar bisa mencegah penipuan daring.
7. Instal aplikasi antivirus
Aplikasi antivirus terbaik dapat membantu memblokir situs web berbahaya dan penipuan. Bahkan dapat membantu mencegah unduhan dan lampiran yang mengandung malware menginfeksi perangkat Anda.
Itulah tips melindungi diri dari penipuan daring maupung tindakan yang harus dilakukan setelah menjadi korban penipuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News