M O M S M O N E Y I D
Santai

Penikmat Pedas, Sambal Bakar Indonesia Kini Hadir di Senen Jakarta

Penikmat Pedas, Sambal Bakar Indonesia Kini Hadir di Senen Jakarta
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Sambal Bakar Indonesia membuka gerai baru di Jalan Senen Raya A No. 135–137, Jakarta Pusat, tepat di depan Mall Atrium Senen.

Gerai ini menjadi cabang ke-30 sekaligus pembuka gerai pertama Sambal Bakar Indonesia pada 2026.

Kehadiran gerai di Senen juga menandai masuknya Sambal Bakar Indonesia ke wilayah Jakarta Pusat, kawasan dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

Director of Marketing & Branding Sambal Bakar Indonesia Renaldo Akhira Ruslan menyampaikan, pemilihan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan akses dan aktivitas di sekitarnya.

Baca Juga: Pecinta Pedas Kini Bisa Cicip Sambal Bakar di Alam Sutera

"Kawasan di depan Mall Atrium dipilih karena memiliki akses yang sangat strategis, mudah dijangkau dari berbagai arah, serta dikelilingi oleh perkantoran, area komersial, dan aktivitas masyarakat yang tinggi," ujar Renaldo dalam keterangan resmi Selasa (20/1). 

Gerai Sambal Bakar Indonesia Senen hadir dengan bangunan dua lantai dan area yang lebih luas dibanding sebagian gerai sebelumnya.

Selain area makan utama, tersedia pula ruangan VIP yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.

"Dengan dua lantai dan ruangan VIP, kami ingin gerai ini bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan, mulai dari makan bersama keluarga, agenda kantor, hingga acara privat," katanya.

Baca Juga: 7 Resep Sambal Nusantara Enak dan Simpel, Pedasnya Bikin Selera Makan Naik

Secara umum, Sambal Bakar Indonesia tetap menyasar penikmat makanan Indonesia yang cocok dikonsumsi sehari-hari.

Untuk gerai Senen, pengunjung dari kalangan pegawai kantoran di sekitar kawasan menjadi salah satu segmen yang diharapkan, tanpa mengesampingkan keluarga dan komunitas sekitar.

Di tengah persaingan usaha kuliner, Sambal Bakar Indonesia menyebut konsistensi rasa dan kualitas produk tetap menjadi perhatian utama.

"Kami terus melakukan inovasi menu, menjaga standar operasional yang ketat, serta memperkuat pengalaman makan pelanggan," ujar Renaldo.

Selanjutnya: IHSG Menguji Rekor Tertinggi 9.178, Ini Proyeksinya dari Sinarmas Sekuritas (20/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​