M O M S M O N E Y I D
AturUang

Ngontrak atau Beli Rumah, 4 Hal Ini Bisa Jadi Pertimbangan

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Generasi milenial dan Z mungkin saat ini sedang bingung mau ngontrak atau beli rumah? Meski semua pada akhirnya ingin punya rumah sendiri. 

Pilihan ini dipersulit dengan kenaikan rata-rata harga rumah yang hampir sama dengan kenaikan rata-rata UMR.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), harga rumah di sepanjang Juli-Agustus 2022 rata-rata naik 1,94% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan rata-rata kenaikan UMR 2023 hanya 2,6%. 

Mungkin Anda salah satunya yang juga bingung dengan kondisi ini. Di saat gaji masih sebatas UMR, apakah lebih baik beli rumah atau ngontrak? 

Baca Juga: Bisa Dicoba Nih! Ini 5 Cara Efektif Mengatasi Perut Kembung

Jika belum bisa beli rumah, apakah wajar jika mengontrak dalam jangka waktu yang panjang? Lalu, kapan ya bisa memiliki rumah sendiri?

Dibanding pertanyaan ini tidak berujung, yuk, oerinci satu per satu mengenai beli rumah atau ngontrak. Hal apa yang perlu disiapkan sebelum memutuskan akan ngontrak atau beli rumah? 

Supaya tidak bingung, Anda harus memperhatikan beberapa hal di bawah ini. Kalau sudah bisa memetakan hal ini, maka Anda akan siap dengan pilihan sewa rumah, kredit rumah, atau beli rumah secara tunai. 

1. Tentukan tujuanmu!

Tentu, Anda harus tahu apa tujuan ngontrak rumah atau beli rumah. Misalnya, ingin tinggal di Kota A untuk masa pensiun, maka sebaiknya Anda membeli rumah di tempat tersebut. Kalau kota tempat tinggal saat ini akan menjadi kota pensiun, maka belilah rumah. 

Namun, kalau Anda tinggal hanya untuk bekerja, sebaiknya Anda mengontrak. Anda bisa mengontrak rumah bersama rekan kerja untuk menghemat pengeluaran. Lalu, sisihkan tabungan untuk membeli atau KPR rumah di kota impian Anda. 

Kalau Anda bertujuan melakukan investasi jangka panjang, maka jangan ragu untuk membeli rumah. Mulai sisihkan uang untuk membeli rumah. Jika sudah, rumah yang menjadi aset bisa Anda sewakan sebelum dipakai. 

Baca Juga: Konsumsi Secara Rutin, 5 Makanan Ini Bisa Menjaga Kesehatan Jantung

2. Pertimbangkan dengan pekerjaan Anda saat ini

Andy Nugroho, Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, menjelaskan, salah satu yang menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan ngontrak atau beli rumah adalah menyesuaikan dengan pekerjaan saat ini atau rencana kerja di masa depan.

"Kalau pekerjaan masih sering berpindah tempat seperti area manager, dan tidak disediakan rumah dinas, maka lebih baik mengontrak," kata Andy, Minggu (22/1).

Kalau kantor menyediakan rumah dinas dan Anda sudah memiliki uang yang cukup, maka bisa membeli rumah. Alternatif berikutnya, kalau sudah memutuskan akan tinggal di satu tempat untuk jangka waktu yang lama, Anda bisa membeli rumah. 

3. Pertimbangkan kondisi keuangan

Andi bilang, porsi ideal seseorang menyisihkan uang untuk membeli rumah adalah 10%-30% dari gaji. Misalkan, Anda ingin memiliki rumah di Sleman, Yogyakarta dan menginginkan rumah dengan dua kamar seharga Rp 365 juta. 

Jika ingin membeli rumah dengan KPR dengan syarat uang muka 15%, maka Anda harus menyiapkan uang Rp 54,75 juta. Kemudian, Anda ingin melakukan KPR selama 25 tahun, maka dalam sebulan harus mengangsur Rp 2,19 juta. 

Nah, Anda harus menghitung apakah gaji bulanan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok lain jika mulai membeli rumah? 

Baca Juga: 10 Wisata Alam di Malang Ini Punya Pesona Indah yang Tersembunyi

Demikian informasi mengenai hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan ngontrak atau beli rumah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.

4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

Eksfoliasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar. Ini 4 mitos tentang eksfoliasi kulit yang perlu Anda ketahui.

Perlu Diterapkan Fitur Penangkal Deepfake dalam Transaksi Keuangan

Vida mulai memperkenalkan beberapa fitur untuk bisa mencegah penipuan berbasis kecerdasaan artifisial (AI).

Program Inkubasi Smesco Bergulir Untuk Dongkrak UMKM Naik Kelas

Program Inkubasi Smesco yang digelar tahun ini juga mengetahkan adaptasi teknologi digital termasuk AI dalam pengembangan UMKM.

Dari AC hingga Kulkas, Midea Bawa Produk Rumah Tangga Berbasis AI

​Midea Electronics Indonesia mengembangkan teknologi AI pada sejumlah perangkat rumah tangga, mulai dari AC, kulkas, hingga mesin cuci.