M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Moody's Pangkas Outlook Indonesia Menjadi Negatif, Apa Dampaknya ke Dalam Negeri?

Moody's Pangkas Outlook Indonesia Menjadi Negatif, Apa Dampaknya ke Dalam Negeri?
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Lembaga pemeringkat internasional Moody's memangkas outlook atau prospek peringkat kredit Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil pada Kamis (5/2). Namun, untuk utang jangka panjang Indonesia saat ini, Moody's masih mempertahankan rating investment grade Baa2, atau layak investasi. 

Ada beberapa hal yang menjadi alasan Moody's menurunkan outlook Indonesia. Antara lain, penurunan kepastian kebijakan lantaran arah kebijakan Pemerintah Indonesia semakin sulit diprediksi. Jika berlanjut, kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi Indonesia bisa berkurang. 

Moody's menyoroti belanja pemerintah dalam berbagai program sosial, sementara penerimaan negara masih lemah, sehingga berpotensi menekan ruang fiskal ke depan. 

Tak terkecuali pembentukan Danantara ikut disorot lantaran ada ketidakjelasan mengenai tata kelola, pendanaan dan prioritas investasi. Moody's juga melihat tekanan besar terhadap BUMN, serta komunikasi yang kurang efektif. 

Namun, Moody's masih cukup yakin laju ekonomi Indonesia di kisaran 5%. Pengelolaan fiskal juga masih relatif pruden. 

Moody's akan mengembalikan outlook Indonesia menjadi stabil jika sudah ada konsistensi dan kejelasan akan berbagai kebijakan. 

Bagaimana dampaknya?

Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas melihat, langkah Moody's ini membawa implikasi kepada outlook makro ekonomi dan investasi di Indonesia. 

Antara lain, risiko penurunan rating meningkat jika tata kelola dan stabilitas kebijakan tidak membaik. Selain itu, potensi tekanan lanjutan pada arus modal asing dan valuasi aset domestik. 

Sebagai dampaknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak negatif pada perdagangan 6 Februari 2026. 

Sementara itu, Head of Fixed Income BNI Sekuritas Amir Dalimunthe dalam riset paginya menilai, perubahan outlook tidak serta-merta berujung pada penurunan peringkat. 

Pada fase awal pandemi covid-19, S&P merevisi outlook peringkat utang Indonesia menjadi negatif pada April 2020 dan mempertahankannya dalam periode yang cukup panjang sebelum mengembalikannya ke stabil pada tahun 2022, tanpa disertai penurunan peringkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Berpotensi Lanjut Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (11/9)

IHSG diproyeksikan melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat (11/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Payudara Bengkak Saat PMS, Atasi dengan 5 Cara Mudah Ini

Sering dialami banyak perempuan, temukan cara mudah mengatasi payudara bengkak saat PMS di artikel ini.​

Layar 2,5K Tecno Megapad 2 Bikin Ketagihan, Daya 8.200 mAh Awet hingga 17 jam

Baterai 8.200 mAh Tecno Megapad 2 sanggup bertahan hingga lebih dari 17 jam. Simak alasan mengapa perangkat ini cocok untuk produktivitas. 

Film Horor Penuh Jump Scare Bikin Tegang dan Kaget, Berani Nonton?

Dijamin bikin kaget penontonnya, beberapa film horor ini dikenal banyak memiliki elemen jump scare, loh.​

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (11/9) Berbalik Naik Jadi Segini

Harga emas Pegadaian hari ini Galeri24 naik Rp 14.000, sementara UBS naik Rp 15.000 pada perdagangan Jumat (11/9).

Ini Dampak Kebijakan RAM Google di 2027 untuk Pengembang dan Pengguna

Google menetapkan ambang batas penggunaan RAM ketat mulai 2027. Simak sanksi tegas bagi aplikasi yang nekat melanggar aturan.

Laptop Advan Air Neo Punya Bodi Tipis, Asus Vivobook Pro 14 Refresh Rate 90Hz

Advan Air Neo membawa bodi tipis 0,99 kg. Cari tahu juga spesifikasi lengkap Asus Vivobook Pro 14 untuk pertimbangan laptop harian Anda.

Stop Minum Manis! Gula Darah Diam-diam Naik, Cek Alternatif Minuman yang Aman

Kebiasaan minum manis seperti soda biasa menyumbang hingga 40 gram karbohidrat per kaleng. Ketahui dampaknya pada kestabilan glukosa.

Promo JSM Superindo 11-13 September 2026, Beras Merah-Ayam Broiler Harga Spesial

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 11-13 September 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

Kebiasaan Ini Diam-diam Picu Risiko Penyakit Jantung & Kolesterol Meningkat

Kebiasaan kurang gerak dan rebahan berjam-jam terbukti menurunkan kadar kolesterol HDL. Ketahui durasi aktivitas fisik harian yang wajib dipenuhi.