MOMSMONEY.ID -Tak banyak disadari, inilah sederet tanda tubuh yang kecanduan gula lo. Coba mulai perhatikan, ya.
Gula merupakan salah satu bahan makanan yang paling mudah ditemukan, baik dalam makanan maupun minuman.
Hampir semua makanan dan minuman mengandung gula dalam jumlah yang banyak. Hingga membuat orang menjadi kecanduan dan tidak bisa lepas dari mengonsumsi gula.
Pria dewasa mengonsumsi rata-rata 24 sendok teh gula tambahan per hari, menurut National Cancer Institute yang setara dengan 384 kalori.
“Dampak kelebihan gula terhadap obesitas dan diabetes sudah diketahui dengan baik, namun satu hal yang mungkin mengejutkan banyak pria adalah bagaimana selera mereka terhadap gula dapat berdampak serius pada kesehatan jantung mereka,” kata Dr. Frank Hu, profesor nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health.
Lalu apa saja tanda seseorang mengalami kecanduan gula? Simak tanda dan penjelasannya berikut:
Baca Juga: Bisa Menurunkan Kolesterol, Simak 6 Manfaat Terong Buat Kesehatan di Sini
Tidak bisa berhenti makan
Kebiasaan untuk selalu makan dalam jangka waktu 2-3 jam juga menjadi salah satu tanda tubuh yang telah kecanduan gula. Hal ini merupakan tanda dari tubuh bahwa ada gangguan pada sistem gula darah.
Laman Kay Nutrition menyebutkan, ketika seseorang tidak bisa memberikan jeda lebih dari dua hingga tiga jam untuk makan maka itu merupakan tanda tubuh telah mengalami resistensi pada gula. Sehingga, tubuh tidak dapat melakukan tugasnya untuk mengubah lemak menjadi energi.
Mudah merasa lelah
Tak berenergi juga dapat memicu kondisi lain yang menjadi tanda kecanduan gula yaitu mudah merasa lelah.
Biasanya tanda ini terlihat dari kebiasaan lelah saat bangun pagi, merasa lemas, dan melakukan aktivitas tanpa energi. Akhirnya, rasa lelah tersebut hanya dapat diatasi dengan mengkonsumsi makanan atau minuman manis sebagai pilihannya.
Sering merasa tidak berenergi
Orang yang mengalami kecanduan gula biasanya mengalami tanda seperti mudah merasa tidak berenergi padahal tidak melakukan banyak kegiatan berat.
Laman Nib menjelaskan, kekurangan energi ini biasa terjadi di waktu sore antara pukul 3-4 sore. Saat itu, tingkat energi tanpa disadari menurun dan mulai mencari sesuatu yang manis untuk dimakan.
Baca Juga: 9 Hal yang Terjadi pada Tubuh jika Jarang Olahraga, Apa Saja?
Merasa kembung setelah makan
Penyuka makanan manis yang kerap merasa kembung setelah mengonsumsi makanan patut mengetahui bahwa hal itu bisa diakibatkan karena kecanduan gula.
Kelebihan konsumsi gula akan mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan. Gula yang berlebih tadi dapat mengendap dan dijadikan makanan oleh bakteri di usus yang menyebabkan perut menjadi kembung.
Moody
Jika Anda merasa murung, mudah tersinggung, atau gelisah, stres, bisa jadi Anda mengonsumsi terlalu banyak gula. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan dapat memicu peradangan, memperburuk suasana hati, dan menyebabkan gejala depresi.
Makanan atau camilan tinggi gula tanpa protein dan lemak dengan cepat meningkatkan gula darah, tetapi saat tubuh Anda terburu-buru memproses semuanya, tingkat energi menurun dan membuat Anda merasa lesu hingga mudah tersinggung, jelas Jessica Cording, RD, seorang pelatih kesehatan di New York City pada laman Everyday Health.
Timbul jerawat
Jika Anda sedang berjuang melawan jerawat, ada baiknya untuk mempertimbangkan berapa banyak tambahan gula yang Anda konsumsi.
“Kontrol glikemik, proses menjaga kadar gula darah dalam kisaran yang sehat, tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, berperan penting dalam kesehatan kulit dan jerawat,” kata Cording.
Hal itu disebabkan karena resistensi insulin dikaitkan dengan peningkatan risiko timbulnya jerawat. Mengonsumsi makanan tinggi gula tambahan adalah salah satu faktor risiko munculnya resistensi insulin.
Nah, jangan disepelekan lagi, ya. Itulah tadi beberapa tanda tubuh yang terlalu banyak atau berada pada kondisi kecanduan gula.
Selanjutnya: Mengatur Tujuan Keuangan, Ini Pilihan Instrumen Investasi di Bibit
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News