M O M S M O N E Y I D
Bugar

Moms Wajib Tahu, Ini Gejala Awal Penyakit Kawasaki yang Rentan Terjadi pada Anak

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa gejala awal penyakit kawasaki yang rentan terjadi pada anak dan perlu diwaspadai oleh orang tua.

Penyakit Kawasaki adalah penyakit peradangan pada pembuluh darah yang bisa berkembang menjadi penyakit jantung. 

Penyakit kawasaki ini awalnya menyerang mulut, kulit, dan kelenjar getah bening.

Hingga saat ini, penyebab anak rentan terserang penyakit kawasaki masih belum bisa diketahui. 

Akan tetapi, teori dari para pakar menyatakan bahwa masalah kesehatan ini muncul karena adanya infeksi virus maupun bakteri yang sudah lebih dulu terjadi.  

Dirangkum dari Healthline, gejala penyakit Kawasaki muncul dalam tiga tahap dan berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan. Berikut penjelasannya: 

Baca Juga: Inilah Fakta Penting tentang Vaksin Cacar Monyet yang Perlu Anda Tahu

1. Tahap pertama

Tahap pertama terjadi pada minggu ke-1 sampai minggu ke-2. Pada tahap ini, gejala yang muncul adalah: 

- Demam yang berlangsung selama lebih dari 3 hari

- Bibir dan lidah kering, kemerahan, serta pecah-pecah

- Ruam kemerahan muncul di hampir seluruh bagian tubuh

- Telapak tangan dan kaki membengkak, serta memerah

- Mata memerah, tanpa disertai keluarnya cairan

- Muncul benjolan di leher akibat pembengkakan kelenjar getah bening

2. Tahap kedua

Gejala pada tahap kedua muncul pada minggu ke-2 sampai minggu ke-4. Gejala pada tahap kedua yaitu: 

- Diare

- Muntah

- Sakit perut

- Sakit kepala

- Tubuh terasa lelah

- Nyeri dan pembengkakan pada sendi

- Kulit di jari tangan dan kaki terkelupas

- Kulit dan bagian putih mata tampak menguning

- Terbisa nanah dalam urine

Baca Juga: Hati-Hati Moms! Ini 5 Penyakit yang Rentan Terjadi pada Anak

3. Tahap ketiga

Tahap ketiga terjadi pada minggu ke-4 sampai minggu ke-6, ditandai dengan mulai meredanya gejala. Meskipun demikian, kondisi anak masih lemas dan mudah lelah. 

Butuh waktu setidaknya 8 minggu sampai kondisi kembali normal. Karena penyebabnya belum pasti, maka tidak ada cara untuk mencegah penyakit tersebut. 

Akan tetapi, pemeriksaan rutin pada penderita penyakit Kawasaki penting dilakukan untuk mencegah komplikasi yang bisa timbul. 

Pemeriksaan rutin dilakukan hingga 6-8 minggu setelah timbulnya gejala pada anak yang menderita penyakit Kawasaki.

Selanjutnya, disarankan untuk kembali menjalani pemeriksaan 6 bulan setelah kontrol terakhir. 

Itulah beberapa gejala awal penyakit kawasaki yang rentan terjadi pada anak dan perlu diwaspadai oleh orang tua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!