M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Moms Wajib Tahu, 8 Tips Mengasuh Anak Perfeksionis!

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Perfeksionisme pada anak-anak bukan perihal keinginan untuk menjadi sempurna. Sebaliknya, karakter perfeksionis pada anak lebih mengarah ke penghindaran konsekuensi dari kegagalan atau kesalahan mereka.

Adapun pikiran tentang kegagalan tersebut dapat sangat memengaruhi kehidupan anak dan bahkan bisa menyebabkan kecemasan dan stres.

Perfeksionisme pada anak dapat terbentuk dan berkembang karena beberapa faktor berikut ini:

  • Faktor biologis
  • Orang tua yang juga perfeksionis
  • Tekanan akademik
  • Ekspektasi orang tua yang terlalu tinggi
  • Pengaruh media
  • Keinginan untuk menyenangkan orang lain
  • Harga diri yang rendah
  • Trauma

Baca Juga: 6 Cara Sederhana untuk Meningkatkan Tinggi Badan Anak

Dilansir dari FirstCry Parenting, ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan bahwa seorang anak memiliki karakter perfeksionis. Berikut ini tanda-tandanya:

  • Sangat sensitif terhadap kritik
  • Percaya bahwa pekerjaan mereka tidak sesuai standar
  • Kesulitan untuk menyelesaikan tugas
  • Cenderung menunda-nunda untuk menghindari stres atau tugas yang sulit
  • Sangat kritis pada diri sendiri dan mudah malu
  • Kritis terhadap orang lain di sekitar mereka
  • Kesulitan untuk memprioritaskan tugas-tugas mereka
  • Memiliki tingkat toleransi yang sangat rendah ketika melakukan kesalahan
  • Memiliki kecemasan ekstrem terkait dengan kegagalan
  • Memiliki harapan yang sangat tinggi untuk diri sendiri tetapi kepercayaan dirinya rendah
  • Terhambat secara sosial dan terputus secara emosional
  • Sering sakit kepala tatkala penampilannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh diri sendiri atau orang lain

Nah, Moms. Jika tanda-tanda di atas ada pada anak Anda, kemungkinan besar mereka adalah sosok yang perfeksionis. Sebagai referensi untuk mengasuh anak perfeksionis Anda dengan tepat, berikut 8 tips dilansir dari Verywell Family.

1. Bantu anak mengembangkan self-esteem yang sehat

Doronglah anak Anda yang perfeksionis untuk terlibat dalam kegiatan yang bisa membantu mereka merasa lebih baik tentang dirinya sendiri, alih-alih berfokus pada apa yang mereka capai.

Ajaklah anak perfeksionis Anda untuk menjadi sukarelawan, mempelajari hal-hal baru, dan aktif dalam upaya artistik guna membantunya mengembangkan self-esteem atau harga diri yang lebih sehat.

2. Bantu anak mengidentifikasi apa yang bisa dan tidak bisa mereka kendalikan

Apakah anak perfeksionis Anda ingin menjadi yang terbaik di setiap ujian sekolah? Apapun keinginan anak, jelaskan bahwa mereka tidak dapat mengendalikan banyak keadaan yang memengaruhi kesuksesannya.

Tanamkanlah dalam diri anak Anda yang perfeksionis bahwa mereka hanya bisa mengendalikan usaha mereka sendiri dan bukan hasil dari apa yang telah mereka usahakan.

3. Ajarkan model self-talk yang sehat

Anak perfeksionis cenderung mengkritik dirinya sendiri. Untuk melawan kebiasaan tersebut, Anda perlu mengajarkan mereka untuk bersikap welas asih kepada diri sendiri dengan mempraktikkan self-talk yang sehat.

Contohkan secara langsung di hadapan anak tentang bagaimana Anda melakukan self-talk yang positif dengan diri Anda guna menunjukkan kepada mereka bahwa Anda pun memperlakukan diri dengan baik, bahkan ketika melakukan kesalahan.

Misalnya, katakanlah hal-hal seperti “Makan malam menjadi gosong karena saya lupa mematikan kompor. Oke, saya akan mencari sesuatu yang lain untuk kita makan malam ini”.

4. Pantau ekspektasi Anda

Pastikan Anda tidak menekan anak perfeksionis Anda untuk menjadi sosok yang sempurna. Sebaiknya, ciptakanlah ekspektasi yang tinggi namun masih tetap masuk akal.

Dari waktu ke waktu, pantau juga ekspektasi Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak berharap terlalu banyak pada anak.

5. Puji upaya anak, alih-alih hasil

Hindari memuji anak perfeksionis Anda karena mereka mendapatkan nilai 100. Sebaliknya, pujilah anak karena mereka sudah belajar dengan giat. Puji juga anak Anda ketika mereka memperlakukan orang lain dengan baik.

Jelaskan kepada anak bahwa pencapaian bukanlah satu-satunya hal yang penting dalam hidup mereka.

6. Bantu anak menetapkan tujuan yang realistis

Bicaralah dengan anak perfeksionis Anda tentang tujuan yang ingin mereka capai.

Jika tujuan anak tersebut membutuhkan kesempurnaan, bicarakan tentang bahaya menetapkan tujuan yang tinggi dan tidak realistis sekaligus bantulah mereka untuk menetapkan tujuan yang lebih realistis.

7. Bagikan kisah kegagalan Anda

Jelaskan kepada anak bahwa Anda bukanlah sosok yang sempurna. Beri tahu anak tentang saat-saat di mana Anda tidak mendapatkan pekerjaan atau gagal dalam ujian.

Kemudian, jangan lupa untuk menjelaskan kepada anak tentang bagaimana cara Anda dalam mengatasi atau bangkit dari setiap kegagalan yang pernah Anda alami di masa lalu.

8. Ajarkan anak keterampilan koping yang positif

Ajarkan anak perfeksionis Anda tentang cara menghadapi kekecewaan, penolakan, dan kesalahan dengan cara yang sehat.

Beberapa contoh keterampilan koping yang positif untuk membantu anak mengatasi perasaan mereka di antaranya berbicara dengan teman, menulis jurnal, atau menggambar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.

4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

Eksfoliasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar. Ini 4 mitos tentang eksfoliasi kulit yang perlu Anda ketahui.