M O M S M O N E Y I D
Bugar

Moms Wajib Tahu! 5 Penyakit yang Rentan Terjadi pada Bayi di Tahun Pertama

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa penyakit yang rentan terjadi pada bayi di tahun pertama yang perlu diketahui Moms.

Penyakit pada bayi terjadi akibat daya tahan tubuh dan organnya belum sempurna. Penyakit ini bisa menyerang semua bagian tubuh pada bayi. 

Selama setahun pertama, orang tua akan banyak belajar tentang cara si kecil berkomunikasi.

Dengan memahami perbedaan tangisan, orang tua akan memahami saat bayi sakit atau sehat.  

Untuk meningkatkan kewaspadaan Anda, yuk ketahui penyakit-penyakit yang rentan terjadi pada bayi baru lahir.   

Dirangkum dari webiste Mother and Baby dan Healthline, inilah beberapa penyakit yang renan terjadi pada bayi di tahun pertama, antara lain:  

Baca Juga: Obat Amlodipine untuk Hipertensi, Ini Manfaat dan Aturan Minumnya

1. Selesma atau pilek

Penyakit yang rentan terjadi pada bayi di tahun pertama adalah salesma dan pilek. 

Infeksi virus dituding sebagai penyebab utama pilek sebagai penyakit pada bayi yang membuat selaput hidung dan saluran pernapasan memproduksi lendir. 

Bayi akan mengalami demam sebagai salah satu gejalanya. Kadang sulit bernapas, batuk, napas tersengal-sengal, dan pola makan atau tidur terganggu. 

2. Ruam popok

Ruam popok atau diaper rash adalah kondisi kulit bayi di area pemakaian popok yang terlihat memerah, panas, gatal, dan bengkak. 

Beberapa penyebab ruam popok adalah jarang mengganti popok hingga mengiritasi kulit, popok terlalu ketat, dan adanya infeksi bakteri dan jamur.   

3. Penyakit kuning

Sakit kuning biasanya akan membuat kulit dan mata Si Kecil menjadi kuning. 

Penyakit ini sebetulnya tak berbahaya, namun Anda tetap perlu bahaya bila hal ini terjadi dalam waktu yang lama.  

Penyebab penyakit kuning adalah meningkatnya zat bilirubin, yakni pigmen kuning yang dihasilkan oleh pemecahan hemoglobin di hati, dalam darah. 

Dimana Kondisi tersebut bisa disebabkan karena kurangnya asupan ASI, gangguan fungsi hati, atau kekurangan enzim G6PD.  

4. Sulit buang air besar

Setelah bayi mengonsumsi makanan padat, penyakit bayi yang umum terjadi adalah sulit buang air besar.

Feses yang keras akan terasa sakit saat ingin dikeluarkan. Akibatnya, bayi jadi enggan toilet training. 

Jika bayi tidak BAB, maka tinja akan semakin keras karena air diserap oleh dinding usus.  

Kesulitan BAB ini dapat disebabkan nyeri karena tinja keras, kurang cairan, dan trauma, misalnya di toilet ada kecoa yang membuat mereka takut. 

Baca Juga: Menurunkan Berat Badan, Ini 5 Manfaat Rutin Mengonsumsi Minyak Ikan bagi Kesehatan

5. Muntah

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), gumoh merupakan keluarnya sebagian susu saat atau setelah bayi menyusu. 

Gumoh normal terjadi sampai bayi berusia 1 tahun. Volume susu yang mengalir keluar dari mulut bervariasi, umumnya 1-2 sendok makan.  

Penyakit pada bayi umumnya ditemukan pada bayi baru lahir hingga usia 3 bulan.

Penyakit ini umumnya terjadi akibat perkembangan organ maupun daya tahan tubuh yang belum sempurna. 

Jika Anda melihat bayi mengalami tanda-tanda penyakit seperti di atas, konsultasi lebih lanjut ke dokter anak agar segera mendapatkan penanganan yang tepat. 

Itulah beberapa penyakit yang rentan terjadi pada bayi di tahun pertama yang perlu diketahui Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.