M O M S M O N E Y I D
Bugar

Moms Wajib Tahu! Ini Cara Merawat Kulit Bayi yang Baru Lahir dengan Tepat

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa cara merawat kulit bayi yang baru lahir dengan tepat, agar tidak sampai lecet atau luka.

Bayi yang baru lahir memiliki kondisi kulit yang sangat halus dan lembut. Oleh sebab itu, merawatnya juga tidak bisa asal-asalan.  

Hal ini membuat kulit bayi baru lahir tidak bisa sembarang bersentuhan dengan bahan kimia, produk perawatan, pewarna pakaian, wewangian, deterjen, dan bahkan air untuk mandi. 

Kulit bayi yang baru lahir mudah mengering, lecet, muncul ruam, atau iritasi. Maka dari itu, harus berhati-hati saat mengaplikasikan senyawa kimia tersebut ke kulitnya. 

Dikutip dari Kids Health, inilah beberapa cara merawat kulit bayi yang baru lahir dengan tepat agar tidak sampai lecet atau luka, antara lain: 

Baca Juga: Moms Wajib Tahu, Ini 5 Masalah Kulit pada Bayi yang Sering Terjadi

1. Menggunakan bedak bayi secukupnya

Cara merawat kulit bayi yang baru lahir dengan tepat pertama dengan menggunakan bedak bayi secukupnya. 

Bedak bayi terbentuk dari partikel halus sehingga mudah terhirup. Karena itu, Anda disarankan menggunakan bedak secara tipis.

Selain itu, gunakanlah bila benar-benar diperlukan, misalnya, ketika terdapat biang keringat pada kulit bayi. 

2. Gunakan detergen khusus bayi

Cara merawat kulit bayi yang baru lahir dengan tepat kedua adalah menggunakan detergen khusus bayi untuk mencuci pakaian.  

Segala bentuk kain yang terpapar kulit bayi juga harus dicuci dengan detergen khusus bayi, misalnya, handuk, seprai, dan selimut.

Selain itu, cuci secara terpisah baju bayi dari kain-kain lainnya untuk mengantisipasi alergi atau hal lainnya.

3. Cegah ruam popok

Cara merawat kulit bayi selanjutnya dengan mencegah terjadinya ruam popok. Ruam popok sangat wajar terjadi pada bayi. 

Untuk mencegahnya, seringlah mengganti popoknya ketika sudah basah atau kotor.

Anda juga perlu memastikan kulit bayi Anda sudah benar-benar kering sebelum memakaikan popok. 

Baca Juga: Moms Wajib Tahu! Kenali Gejala Scabies pada Bayi

4. Jangan terlalu sering memandikannya

Cara merawat kulit bayi yang baru lahir dengan tepat keempat adalah jangan terlalu sering memandikannya. 

Pada bayi yang baru lahir, tubuh bayi bisa dibilang tidak terlalu kotor. Jadi, tidak perlu memandikannya terlalu sering. 

Jika Anda terlalu sering memandikannya lebih dari tiga kali dalam seminggu, maka bisa menghilangkan kadar minyak alami pada tubuhnya.  

5. Lindungi dari sengatan matahari langsung

Cara merawat kulit bayi yang baru lahir dengan tepat kelima adalah melindungi dari sengatan matahari langsung.  

Jika terpaksa harus membawanya keluar rumah dan terpapar matahari, Anda bisa mengoleskan tabir surya khusus bayi terlebih dahulu ke kulitnya yang tidak terbalut pakaian. 

Gunakanlah tabir surya SPF 15 yang mengandung titanium dioxide atau zinc oxide. Anda bisa mengoleskan tiap dua jam atau tiap kali dia mulai berkeringat. 

Jangan ragu untuk berkonsultasi pada ahlinya apabila memang dalam perjalanan merawat kulit bayi muncul keluhan, seperti ruam, kulit bersisik, dan mudah iritasi. 

Itulah beberapa cara merawat kulit bayi yang baru lahir dengan tepat, biar tidak sampai lecet atau luka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Pekerjaan Online yang Sangat Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Berikut adalah 4 jenis pekerjaan online yang sangat cocok untuk ibu rumah tangga karena menawarkan peluang pendapatan yang menjanjikan.

6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal

Tren dekorasi ruang tamu 2027 mengarah pada warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, penyimpanan rapi, dan sentuhan seni unik ya.  

Dari Belajar Nail Art, MUA Tuli Ini Berhasil Raup Pendapatan Rp13 Juta

Nail Art Jadi Ladang Penghasilan, MUA Tuli Binaan Bakti BCA Catat Pendapatan Rp 13 Juta               

Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini

Dana darurat perlu cukup untuk keadaan tak terduga, tetapi menyimpan terlalu banyak uang tunai juga punya risiko. Berikut cara mengelolanya.

Kaya Nutrisi dan Bebas Lemak, Simak 4 Manfaat Kentang Kukus untuk Menu Harian Diet

Mengandalkan kentang kukus dalam pola makan harian saat diet membantu mengontrol gula darah serta menjaga kesehatan usus.  

Jangan Dianggap Sepele ya, Ini 5 Gejala Kanker Rahim yang Wajib Dideteksi Sejak Dini

Kenali gejala kanker rahim sejak dini, dari keputihan tidak normal hingga nyeri panggul. Deteksi awal penting untuk mencegah risiko berbahaya.

4 Elemen Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Menyebar Keranjang Investasi

Strategi diversifikasi investasi atau menyebar keranjang investasi diperlukan supaya meminimalisir risiko.

6 Tren Desain Rumah Cantik yang Ternyata Bikin Repot Saat Dibersihkan

Ini 6 tren desain rumah terlihat cantik, tetapi bisa buat rumah Anda lebih sulit dirawat. Kenali materialnya sebelum pakai tren interior terbaru.

5 Kebiasaan Hemat Baby Boomer Amerika Saat Mengatur Uang yang Bisa Ditiru

Ini 5 kebiasaan hemat baby boomer yang sederhana bisa membantu mengurangi pengeluaran dan menjaga keuangan rumah tangga.

Tiga Prinsip Yang Bisa Dilakukan Memulai Usaha di Bangku Kuliah

Kementerian UMKM menyodorkan tiga prinsip bagi mahasiswa dengan melihat persoalan di lingkungan sekitar.