M O M S M O N E Y I D
Bugar

Moms, Ini Perbedaan Protein Hewani dan Nabati yang Perlu Anda Ketahui

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah penjelasan tentang perbedaan protein hewani dan protein nabati yang perlu Anda ketahui agar bisa ikut merasakan khasiatnya.

Protein adalah zat gizi yang penting untuk memperbaiki sel tubuh yang rusak. Apalagi bagi anak, protein adalah nutrisi untuk menunjang tumbuh kembangnya. 

Mungkin Anda sudah tahu jika ada dua sumber protein yang biasanya dikonsumsi, yaitu protein hewani dengan protein nabati. 

Protein nabati seringkali tidak selengkap sumber hewani tetapi bisa menurunkan risiko stroke, penyakit jantung, dan kematian dini yang lebih rendah.  

Protein hewani bisa dibilang adalah komposisi protein lengkap. Itu berarti semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh terbisa pada protein hewani.  

Tubuh mungkin membutuhkan asam amino yang berbeda pada waktu yang berbeda.

Banyak orang percaya bahwa diet harus mencakup sumber protein lengkap, yang mengandung sembilan asam amino esensial. 

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut ini adalah beberapa makanan yang mengandung protein hewani lengkap, seperti: 

Baca Juga: Moms, Inilah 5 Manfaat Tahu untuk Kesehatan yang Sayang Jika Dilewatkan

1. Ikan

2. Berbagai jenis telur

3. Produk susu, seperti keju, susu, dan whey

4. Daging merah dari sapi, banteng, dan rusa

5. Unggas dari sumber seperti ayam, kalkun, dan puyuh

6. Perlu diingat juga bahwa beberapa sumber protein nabati mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan digunakan tubuh. 

Anda juga perlu memastikan untuk membisakan cukup zinc, vitamin B12, protein, kalsium, dan vitamin D. Untuk membisakannya Anda bisa menerapkan pola makan seperti berikut: 

1. Makanlah berbagai makanan nabati yang tinggi protein

2. Minum susu nabati yang mengandung tambahan kalsium dan vitamin D

3. Makan sereal yang diperkaya, biji-bijian, dan kacang-kacangan untuk seng dan zat besi

4. Cobalah ragi nutrisi, sumber vitamin B12 yang sangat baik

5. Makan banyak sayuran berdaun gelap untuk kalsium

Baca Juga: Wajib Tahu Moms, Ini Cara Efektif Menghindari Sugar Crash pada Anak

Berikut ini adalah contoh makanan nabati yang kaya protein: 

1. Biji-bijian

2. Kacang-kacangan

3. Kacang polong

4. Buah-buahan tertentu, seperti alpukat

5. Kedelai

6. Rami

7. Nasi

8. Kacang polong

Meski memiliki keunggulan dan kekurangan, Anda tetap harus mengonsumsi keduanya dalam jumlah yang dianjurkan. Jangan sampai berlebihan ataupun kurang. 

Jika memang Anda bingung membagi porsi makanan sumber protein hewani dengan protein nabati, Anda bisa berkonsultasi dengan ahli gizi.

Itulah penjelasan tentang perbedaan protein hewani dan protein nabati yang perlu Anda ketahui agar bisa ikut merasakan khasiatnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mayoritas Cerah, Berikut Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa (6/10)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memperkirakan hanya Luwu Timur saja yang akan berada dalam kondisi udara kabur.   

4 Jenis Parenting yang Harus Dihindari oleh Orang Tua, Bisa Merusak Mental Anak!

Berikut adalah 4 jenis parenting yang harus dihindari oleh orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan tangguh.

Bukan Alternatif Aman ya! Ini 5 Bahaya Rokok Vape untuk Paru-Paru hingga Jantung

Alih-alih menjadi jalan keluar, kenali apa saja zat kimia berbahaya di dalam vape. Waspadai bahaya vape demi menjaga kesehatan jangka panjang.  

Mengatur Keuangan di Tengah Biaya Hidup Naik, Ini 5 Tonggak yang Diperlukan

Mengatur keuangan tak cukup soal gaji. Simak cara bangun dana darurat, mengendalikan utang, dan menambah aset secara bertahap.  

Jangan Dibuang ya! Ini Beragam Manfaat dan Kandungan Kulit Kentang untuk Kesehatan

Sering dibuang begitu saja, ternyata kandungan kulit kentang kaya akan serat, vitamin, dan mineral penting. Simak manfaat lengkapnya di sini!  

Diet Golongan Darah AB: Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi & Harus Dihindari, Apa Saja?

Ketahui jenis daging, susu, sayur, hingga buah yang tepat untuk diet golongan darah AB. Jaga keseimbangan tubuh Anda mulai sekarang ya.  

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.