M O M S M O N E Y I D
Bugar

Moms Catat! Kenali Penyebab dan Pencegahan Penyakit Ebola Berikut Ini

Moms Catat! Kenali Penyebab dan Pencegahan Penyakit Ebola Berikut Ini
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa penyebab dan pencegahan penyakit ebola yang perlu Anda ketahui.

Ebola adalah penyakit akibat infeksi virus mematikan, yang bisa menyebabkan demam, diare, serta perdarahan di dalam tubuh penderitanya. 

Virus Ebola juga dapat menular melalui kontak dengan benda yang telah terkontaminasi oleh cairan tubuh penderita, seperti pakaian, seprai, perban, dan jarum suntik. 

Ebola tidak ditularkan melalui udara, atau melalui gigitan nyamuk, jadi tidak perlu menjauhi penderita Ebola

Penderita Ebola juga tidak dapat menularkan virus ke orang lain hingga gejala penyakit muncul, dikutip dari Healthline.

Baca Juga: Waspadai! Ini Alasan DBD Sangat Berbahaya dan Bisa Berakibat Fatal pada Anak

Penyakit ini disebabkan oleh virus Ebola yang awalnya ditemukan pada hewan, seperti monyet, simpanse, dan primata lainnya. 

Virus Ebola disebarkan melalui kontak langsung darah atau cairan tubuh pengidap seperti urine, tinja, air liur, serta air mani, dengan hidung, mata, mulut, atau luka terbuka pada orang sehat.  

Gejala awal Ebola adalah demam, sakit kepala, menggigil, nyeri otot dan sendi, serta tubuh terasa lemah.

Gejala awal ini muncul dalam 2-21 hari setelah kontak dengan penderita.

Dilansir dari Healthline, seiring waktu, gejala yang dirasakan akan semakin parah, meliputi:  

Baca Juga: Apa Itu Capsaicin? Kenali Senyawa pada Cabai yang Bermanfaat untuk Tubuh

1. Muncul ruam kulit.  

2. Mata merah.  

3. Sakit tenggorokan.  

4. Nyeri dada.  

5. Sakit maag.  

6. Mual dan muntah.  

7. Diare, bisa disertai darah.  

8. Berat badan turun drastis.  

9. Keluar darah melalui mulut, hidung, mata, atau telinga.  

Jika Anda atau anggota keluarga Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera kunjungi rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan.  

Penyebaran penyakit ebola masih dapat dicegah. Namun, vaksin untuk mencegah infeksi virus ini memang belum tersedia di Indonesia.  

Selain melalui vaksin, cara pencegahan masih bisa dilakukan dengan mengurangi hal-hal yang meningkatkan risiko terjadinya infeksi seperti:  

Baca Juga: Moms, Kenali 5 Penyebab Sakit Perut Melilit agar Bisa Mengatasinya dengan Tepat

1. Mencuci tangan menggunakan sabun atau pembersih beralkohol dan air mengalir setelah beraktivitas.  

2. Mengurangi kontak atau gigitan hewan liar seperti kelelawar, monyet, dan jenis perimata lainnya.  

3. Menghindari konsumsi daging atau darah hewan liar.  

4. Menghindari kontak dengan orang yang bergejala seperti demam tinggi atau orang yang terinfeksi.  

5. Tidak berganti-ganti pasangan seksual dang menggunakan kondom selama melakukan hubungan seksual.  

6. Menggunakan alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan, pelindung mata, dan pakaian pelindung bagi dokter, perawat, atau keluarga yang merawat pasien yang terinfeksi.  

7. Menghindari kontak dengan jasad pasien.  

Berikut adalah penjelasan tentang gejala, penyebab dan pencegahan penyakit Ebola yang bisa Anda ketahui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?