M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Minum Kopi di Pagi Hari Sebelum Konsumsi Apapun, Bisa Berbahaya lo!

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Kebiasaan minum kopi di pagi hari sebelum konsumsi apapun bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh, begini penjelasan lengkapnya!

Apabila Anda seseorang yang secara otomatis akan minum kopi saat terbangun, Anda tidak sendiri. Namun sayangnya ini bukan langkah yang bijaksana untuk meningkatkan energi. 

Baca Juga: Ini Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi Delayed Grief

Melansir Mirror, meski asupan kafein di pagi hari tampak penting bagi banyak orang untuk memulai hari, seorang ahli telah memperingatkan bahwa kafein mungkin tidak benar-benar memberikan dorongan energi. 

Ketika Anda bangun, kadar hormon stres kortisol Anda berada pada puncaknya, yaitu hormon yang meningkatkan kewaspadaan dan fokus, serta mengatur metabolisme dan respons sistem kekebalan tubuh Anda.

“Peningkatan kadar kortisol dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda dan jika kadarnya sudah mencapai puncak saat bangun tidur, meminum kopi setelah mata terbuka dapat menimbulkan kerugian dan bahkan membuat Anda kebal terhadap kafein dalam jangka waktu lama,” ungkap dr Deborah Lee.

Setelah Anda bangun tidur sebaiknya konsumsi minum air putih sebelum minum kopi. Terutama karena tubuh Anda tidak membutuhkan kafein saat bangun tidur, tubuh membutuhkan hidrasi. 

Baca Juga: Cara Ganti Kartu ATM BCA yang Kadaluarsa tanpa ke Bank!

Anda sebaiknya menunda secangkir kopi pertama agar bisa memulai hari dengan lebih segar. 

Menurutnya, sebaiknya menunggu setidaknya 45 menit setelah bangun tidur sebelum menikmati kopi untuk memaksimalkan peningkatan energi. Ini adalah saa hormon kortisol mulai turun. 

Dia juga menyarankan bahwa waktu ideal untuk minum kopi pertama di hari itu adalah tengah hingga sore hari. Ini adalah saat energi alami tubuh mulai berkurang. Namun jangan terlalu sore karena bisa memengaruhi tidur Anda. 

Jadi bagi Anda yang bangun pukul 7 pagi maka bisa minum kopi di pukul 10 hingga 12 siang untuk mendapatkan manfaat yang maksimal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.