M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Mengenal Strict Parent dan Dampaknya bagi Anak

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Strict parent atau orang tua yang ketat didefinisikan sebagai orang tua yang menempatkan standar dan tuntutan yang tinggi pada anak-anaknya. Strict parent dapat menjadi sosok orang tua yang otoritatif atau otoriter tergantung pada keyakinan disiplin orang tua dan responsivitas terhadap kebutuhan anak.

Kendati demikian, kebanyakan strict parent cenderung otoriter, dingin, tidak responsif, dan sering membuat aturan yang terlalu ketat sekaligus sewenang-wenang.

Lebih jelasnya, berikut tanda-tanda strict parent yang perlu Anda cermati sebagaimana dikutip dari Parenting For Brain.

  1. Memiliki banyak aturan yang ketat dan menuntut
  2. Menuntut anak untuk mematuhi ekspektasi orang tua
  3. Tidak membiarkan anak mempertanyakan otoritas orang tua
  4. Memberikan hukuman yang berat saat anak melanggar aturan apapun
  5. Dingin dan tidak responsif kepada anak
  6. Mengucapkan kata-kata yang memalukan dan kasar kepada anak
  7. Tidak membiarkan anak berpartisipasi dalam pengambilan keputusan
  8. Memiliki harapan tinggi yang tidak realistis terhadap anak
  9. Tidak menoleransi kesalahan anak
  10. Merasa selalu benar

Baca Juga: Ini 5 Makanan untuk Menambah Tinggi Badan Anak Secara Alami

Melansir MomJunction, ada beberapa hal yang membedakan strict parent dengan orang tua normal. Berikut penjelasannya.

Strict parent

Orang tua normal

Memiliki aturan untuk setiap aspek kehidupan anak dan tidak bisa digantikan

Memiliki aturan dan konsekuensi namun tidak kaku

Menghukum anak karena kesalahan kecil dengan maksud menunjukkan perhatian dan kepedulian kepada anak

Membuat anak menyadari kesalahannya dengan cara yang konstruktif

Jarang mengiyakan permintaan anak

Cenderung mengiyakan permintaan anak selagi masuk akal dan tidak membahayakan

Menetapkan aturan yang berkaitan dengan prestasi akademik dan sekolah. Sulit menerima kegagalan anak dalam studi atau kegiatan lainnya

Menetapkan aturan untuk belajar namun tetap memahami kemampuan anak dan tidak menegur kegagalan anak

Tidak membiarkan anak jauh dari rumah untuk waktu yang lama

Memberikan kebebasan kepada anak untuk bermain di luar rumah bersama teman-temannya

Lalu, apakah menjadi strict parent itu bagus?

Jika strict parent menerapkan gaya parenting yang otoritatif, itu bisa meningkatkan performa akademik, kontrol diri, dan kepercayaan diri anak.

Namun, jika strict parent menerapkan gaya parenting yang otoriter, akan ada banyak dampak buruk yang anak dapatkan. Adapun beberapa dampak negatif strict parent bagi anak-anak adalah sebagai berikut:

1. Menurunkan harga diri anak

Strict parent cenderung tidak menghargai pendapat anak-anak mereka. Kemungkinan besar, strict parent juga melecehkan anak saat anak menyuarakan ide atau kekhawatirannya. Sikap orang tua yang demikian tentu bisa membuat anak ragu untuk memutuskan sesuatu dan harga dirinya pun cenderung menurun atau rendah.

2. Tidak dapat berpikir secara mandiri

Anak-anak yang dibesarkan oleh strict parent akan sangat terbiasa menerima nasihat dan instruksi. Sehingga, mereka cenderung tidak mampu berpikir secara mandiri maupun mendengarkan nalurinya untuk membuat keputusan.

3. Cenderung pasif terhadap kehidupan

Strict parent kerap mengendalikan hidup anak-anaknya. Akibatnya, anak akan menjadi pasif terhadap kehidupan mereka sendiri. Pada gilirannya, anak bisa saja menolak untuk mengendalikan hidupnya bahkan setelah mereka dewasa.

4. Malas bereksperimen

Mengingat strict parent sulit menerima kegagalan, anak pun akan menjadi takut gagal atau takut membuat kesalahan. Pada akhirnya, anak akan mengutamakan untuk bermain aman dan menahan dirinya untuk mencoba sesuatu yang baru.

Baca Juga: Begini Tips Mengajarkan Manajemen Waktu kepada Anak, Yuk Simak!

5. Memiliki mental yang kaku

Kekakuan dari strict parent bisa memengaruhi cara pandang anak dalam melihat kehidupan. Anak cenderung melihat dunia secara hitam putih dan kesulitan untuk menerima perbedaan atau berbagai karakter orang.

6. Stres

Anak-anak dari strict parent akan lebih rentan terhadap stres karena mereka harus selalu berhati-hati di hadapan orang tuanya. Anak pun merasa perlu benar-benar sadar akan apa yang mereka bicarakan, lakukan, dan pikirkan.

7. Gemar menyembunyikan emosi

Seiring waktu, anak yang dibesarkan oleh strict parent cenderung gemar menyembunyikan perasaan dan emosi mereka karena bagi mereka mengungkapkan perasaan merupakan hal yang tidak dapat diterima.

Moms, dikarenakan menjadi strict parent lebih banyak menyimpan dampak negatif daripada positif, alangkah baiknya Anda menerapkan taktik parenting yang seimbang (tidak terlalu ketat dan tidak terlalu lunak). Sebaiknya, lebih berfokuslah pada pengembangan komunikasi dan ikatan yang baik dengan anak-anak Anda sehingga mereka dapat mendekati Anda untuk berbagi masalah atau meminta bantuan tanpa ragu-ragu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perdalam Iman Paskah Lewat 4 Film Kristiani Kisah Sengsara Yesus

Rekomendasi 4 film Paskah ini akan membawa Anda merasakan haru dan pengorbanan Yesus Kristus. Klik untuk daftar lengkapnya.

Jadwal Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026, Langkah Garuda Pertahankan Gelar

Berikut ini jadwal Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026, lengkap dengan lawan, jam tanding, dan peluang lolos fase gugur.​

Tren Tirai Lemari Dapur 2026 Bisa Bikin Dapur Rapi, Estetik, dan Lebih Hidup

Yuk, simak tren tirai lemari dapur yang bikin tampilan rapi, estetik, dan praktis tanpa harus selalu menata isi kabinet.​

Realme P4 Lite: Baterai 6300 mAh, Tawarkan Daya Tahan Ekstrem hingga 6 Tahun

Realme P4 Lite hadir dengan sistem pendingin VC 5.300+ mm² untuk performa maksimal. Lihat bagaimana fitur ini mengubah pengalaman gaming Anda.

Promo Wingstop April: Nikmati Ayam Lezat Hanya Rp 24 Ribuan, Hemat Maksimal

Bingung cari makan siang praktis dan ramah kantong? Wingstop punya solusinya. Dapatkan paket ayam komplit hanya Rp 24 ribuan.

Kesehatan Miss V Terancam, Cek 6 Makanan Pemicu Keputihan Ini

Kesehatan area intim perempuan sangat dipengaruhi asupan harian. Ketahui 6 makanan penyebab keputihan berikut ini.

Promo HokBen HUT ke-41 dengan GrabGood, GoFood, & ShopeeFood Diskon Spesial

Makan enak di HokBen lebih hemat. HUT ke-41 hadirkan promo spesial di GoFood, GrabFood, ShopeeFood. Temukan menu favoritmu dengan harga terbaik!

Anak Kecanduan Gadget? Ini 6 Solusi Ampuh yang Wajib Orang Tua Coba Terapkan

Membimbing anak di era digital memang menantang. Kini ada 6 cara efektif agar si kecil tak lagi kecanduan gadget dan tumbuh cerdas.

4 Manfaat Bawang Putih untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Ada beberapa manfaat bawang putih untuk menjaga kesehatan tubuh yang luar biasa. Cek di sini selengkapnya!  

Rahasia Upgrade Eksterior Rumah Tradisional Jadi Lebih Modern dan Estetik

Cek inspirasi berikut untuk upgrade eksterior rumah tradisional jadi lebih modern, estetik, dan nyaman tanpa renovasi besar.​