MOMSMONEY.ID - TACO perusahaan material interior memperkenalkan instalasi dari material HPL yang lebih ramah lingkungan.
TACO terus mendorong penerapan desain berkelanjutan di industri interior dengan mengajak para desainer dan arsitek untuk melihat material tidak hanya berdasarkan fungsi dan estetika, tetapi juga dari siklus hidupnya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang mendorong pemanfaatan material secara lebih bertanggung jawab, salah satunya melalui kolaborasi bersama Studio Banda dalam menghadirkan instalasi “Modulus Laminata” di Bali.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya TACO untuk memperluas pemahaman mengenai desain sirkular sekaligus menunjukkan bahwa sisa material dapat memiliki potensi baru ketika dipertemukan dengan kreativitas dan pendekatan desain yang tepat.
Modulus Laminata: Sisa Produksi Menjadi Karya Fungsional
Bersama Studio Banda, TACO menghadirkan “Modulus Laminata”, sebuah instalasi yang mengeksplorasi potensi material HPL yang sebelumnya dianggap sebagai limbah menjadi elemen desain yang fungsional dan bernilai estetika. Instalasi ini menunjukkan bagaimana pendekatan desain sirkular mampu memperpanjang siklus hidup material sekaligus menghadirkan kemungkinan baru bagi industri interior.
“Komitmen TACO terhadap prinsip zero waste merupakan bagian dari upaya kami untuk mengelola material secara lebih bertanggung jawab di sepanjang proses bisnis. Melalui kolaborasi dengan Studio Banda dan para pelaku industri kreatif Indonesia, kami ingin menunjukkan bahwa material sisa tidak harus berhenti sebagai limbah, tetapi dapat kembali diolah menjadi karya yang memiliki fungsi dan nilai baru. Kami berharap Modulus Laminata dapat menjadi salah satu contoh bagaimana kolaborasi lintas industri dapat mendorong penerapan desain sirkular sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi kreativitas dan inovasi di Indonesia,” ujar Anastasia Tirtabudi, Chief Marketing Officer TACO, dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8).
Cokorda Suryanata, Founder Studio Banda, menambahkan kolaborasi ini menunjukkan bahwa keterbatasan material justru dapat menjadi titik awal lahirnya kreativitas. Bersama TACO."Kami mengeksplorasi bagaimana material HPL yang sebelumnya dipandang sebagai sisa produksi dapat diolah kembali menjadi objek yang memiliki fungsi sekaligus nilai artistik. Kami berharap Modulus Laminata dapat mendorong lebih banyak desainer untuk melihat desain sirkular sebagai pendekatan yang relevan bagi masa depan industri,” kata Suryanata.
Baca Juga: Desain Kabinet Dapur Warna Kayu Hangat akan Populer Pada 2027
Melalui TACO Social Club Bali, TACO menghadirkan ruang edukasi dan kolaborasi bagi desainer dan arsitek. Bersama Studio Banda, kegiatan ini diisi dengan talk show mengenai proses kreatif dan eksplorasi material di balik “Modulus Laminata”, serta workshop yang mengajak peserta mengolah sisa HPL menjadi kreasi lampu. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana material sisa dapat kembali memiliki fungsi dan nilai melalui pendekatan desain sirkular.
Upaya tersebut juga didukung oleh keberadaan TACO Material Studio Bali, yang telah menjadi bagian dari ekosistem TACO di Bali sebagai ruang inspirasi dan solusi material bagi desainer serta arsitek. Berlokasi di Sunset Road, fasilitas ini menyediakan akses terhadap beragam solusi material TACO, sekaligus menjadi ruang bagi para profesional untuk berdiskusi, mengeksplorasi aplikasi produk secara langsung, serta memperoleh sampel material untuk mendukung proses perancangan. Kehadiran TACO Material Studio Bali memperkuat peran TACO dalam mendukung kebutuhan dan perkembangan komunitas desain di Bali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News