MOMSMONEY.ID - Simak 6 urutan mengecat ruangan yang tepat agar dinding lebih rapi, warna merata, dan hasil pengecatan tahan lama. Berikut ini bisa kamu coba.
Mengecat ruangan sendiri bisa menjadi cara sederhana untuk menyegarkan suasana rumah tanpa renovasi besar. Namun, hasilnya tidak selalu sesuai harapan jika tahapan pengerjaannya dilakukan secara asal.
Dinding bisa terlihat belang, cat mudah mengelupas, atau muncul noda yang sulit diperbaiki. Melansir dari The Spruce, persiapan permukaan hingga waktu pengeringan menjadi bagian penting yang tidak boleh disepelekan.
“Urutan pengecatan yang tepat membantu mengurangi kesalahan dan membuat hasil akhir terlihat lebih rapi,” dikutip dari The Spruce.
Baca Juga: Meski Terlihat Mewah, Ada 4 Kekurangan Bak Mandi Berdiri Berdiri yang Perlu Dilihat
Bersihkan dinding sebelum mengecat
Jangan langsung mengoleskan cat pada dinding yang berdebu atau kotor. Bersihkan permukaannya, kerik cat lama yang mengelupas, lalu amplas bagian yang tidak rata. Jika menggunakan air atau cairan pembersih, tunggu sampai dinding benar-benar kering. Pindahkan furnitur dan tutupi lantai agar tidak terkena cipratan cat.
Gunakan primer sesuai kebutuhan
Primer atau cat dasar membantu cat utama menempel lebih baik dan menyamarkan noda tertentu. Tahap ini penting untuk dinding baru, permukaan hasil perbaikan, atau perubahan warna yang cukup kontras.
Meski begitu, periksa kondisi dinding dan petunjuk produk untuk mengetahui apakah primer terpisah memang diperlukan.
Siapkan kuas dan rol dengan benar
Kuas dan rol yang terlalu banyak menyerap cat bisa meninggalkan tetesan atau membuat lapisan tidak merata. Gunakan baki rol untuk mengurangi kelebihan cat dan pilih alat yang sesuai dengan tekstur dinding. Cara sederhana ini membantu pekerjaan lebih terkendali sekaligus mengurangi pemborosan.
Cat langit-langit terlebih dahulu
Urutan pengecatan juga berpengaruh pada hasil akhir. Kerjakan langit-langit sebelum dinding agar tetesan cat tidak merusak permukaan yang sudah selesai. Setelah itu, lanjutkan ke dinding dan bagian detail seperti sudut serta lis.
Rapikan bagian tepi dinding
Gunakan teknik cutting in, yaitu mengecat bagian sudut dan tepi menggunakan kuas sebelum mengerjakan bidang luas dengan rol. Pilih kuas bersudut agar garis cat lebih mudah dikendalikan.
Jika belum terbiasa, gunakan selotip khusus pengecatan untuk membantu menjaga batas warna tetap rapi.
Baca Juga: 5 Penyebab Ruang Tamu Terlihat Berantakan Meski Bersih dan Cara Mengatasinya
Tunggu cat mengering sebelum melapisi ulang
Jangan terburu-buru menambahkan lapisan kedua. Cat yang belum cukup kering bisa menghasilkan bekas sapuan atau permukaan yang kurang rata.
Waktu pengeringan dipengaruhi jenis cat, suhu, dan kelembapan ruangan. Ikuti petunjuk pada kemasan sebelum melanjutkan ke lapisan berikutnya.
Mengecat ruangan bukan hanya soal memilih warna yang menarik, tetapi juga memahami urutan pengerjaannya. Mulai dari membersihkan dinding, menyiapkan alat, mengecat langit-langit, hingga menunggu cat mengering, setiap tahap punya peran penting.
Melalui persiapan yang tepat dan pengerjaan yang tidak terburu-buru, hasil cat bisa terlihat lebih rapi tanpa harus mengulang banyak pekerjaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News