MOMSMONEY.ID - Bak mandi berdiri bebas memang terlihat mewah, tetapi biaya dan perawatannya perlu dipertimbangkan. Simak alternatifnya sebelum renovasi.
Bak mandi berdiri bebas sering menjadi pilihan untuk menghadirkan kesan elegan pada kamar mandi modern. Bentuknya yang unik memang menarik, tetapi pemasangannya membutuhkan pertimbangan lebih dari sekadar tampilan. Mulai dari biaya renovasi hingga ruang yang terpakai, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum memilihnya.
Melansir dari Better Homes & Gardens, para desainer menilai bahwa bak mandi besar tidak selalu memberikan manfaat sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.
“Terkadang bak mandi berdiri bebas menjadi solusi yang bagus untuk memperbarui tampilan ruangan, tetapi kekurangannya bisa lebih besar daripada keuntungannya,” ujar Crystal Hackl, pemilik sekaligus desainer utama Eagle & Vine Interiors.
Baca Juga: 9 Tren Kamar Mandi Retro 2026 yang Bikin Rumah Terlihat Lebih Privat
Mengapa bak mandi berdiri bebas tidak selalu sepadan?
Bak mandi berdiri bebas atau freestanding bathtub memang bisa menjadi pusat perhatian di kamar mandi. Namun, bagi sebagian pemilik rumah, fitur ini justru kurang praktis jika tidak digunakan secara rutin.
Ada beberapa alasan yang membuat para desainer menyarankan agar pemilik rumah mempertimbangkan pilihan lain sebelum mengeluarkan biaya renovasi yang besar.
Biaya pemasangan cukup tinggi
Harga bak mandi bukan satu-satunya pengeluaran yang perlu disiapkan. Pemilik rumah juga harus memperhitungkan instalasi pipa, perlengkapan tambahan, biaya pemasangan, hingga kemungkinan perubahan tata letak.
Jika bak mandi hanya digunakan sesekali, pengeluaran tersebut bisa terasa kurang sepadan dengan manfaatnya.
Memakan ruang kamar mandi
Bak mandi berukuran besar dapat membuat kamar mandi terasa lebih sempit, terutama jika luas ruangannya terbatas.
Padahal, area tersebut bisa dimanfaatkan untuk memperluas pancuran, menambah lemari penyimpanan, atau membuat meja wastafel lebih nyaman. Karena itu, penting untuk menyesuaikan ukuran perlengkapan dengan kebutuhan penghuni rumah.
Kurang nyaman untuk penggunaan jangka panjang
Bak mandi dengan sisi tinggi dapat menyulitkan sebagian orang ketika masuk dan keluar, khususnya lansia atau orang dengan keterbatasan mobilitas.
Sebagai alternatif, pancuran dengan ambang rendah atau tanpa pembatas dapat memberikan akses yang lebih mudah. Lantai antiselip dan bangku mandi juga bisa dipertimbangkan untuk meningkatkan keamanan.
Sulit dibersihkan di bagian tertentu
Jarak sempit antara bak mandi dan dinding sering menjadi tempat berkumpulnya debu, rambut, serta sisa produk mandi.
Kondisi ini membuat proses membersihkan kamar mandi terasa lebih merepotkan. Oleh sebab itu, tata letak dan jarak ant perlengkapan perlu diperhatikan sejak awal agar seluruh area mudah dijangkau.
Alternatif bak mandi yang lebih praktis
Jika tetap ingin menghadirkan kamar mandi yang menarik tanpa mengorbankan fungsi, ada beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan.
Pancuran dengan akses mudah
Pancuran tanpa sekat atau dengan ambang rendah cocok untuk kamar mandi yang ingin terasa lebih lapang. Tambahkan pencahayaan yang baik, lantai antiselip, dan penyimpanan praktis agar ruangan semakin nyaman.
Bak mandi ceruk
Bak mandi yang dipasang di antara dinding dapat menghemat ruang dan membuat tata letak lebih rapi. Pilihan ini juga bisa memudahkan pembersihan karena tidak menyisakan banyak celah terbuka.
Baca Juga: Cara Hilangkan Noda Makeup di Meja Kamar Mandi yang Gak Bikin Rusak
Bak mandi semi-mandiri
Model ini menggabungkan tampilan bak mandi berdiri bebas dengan bagian samping atau belakang yang menyatu dengan dek. Hasilnya tetap menarik, tetapi tersedia ruang tambahan untuk meletakkan perlengkapan mandi.
Penyimpanan dan pencahayaan yang optimal
Tidak semua renovasi harus melibatkan perlengkapan mahal. Lemari penyimpanan yang tertata, meja wastafel yang sesuai, dan pencahayaan nyaman justru dapat memberikan manfaat yang terasa setiap hari.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum renovasi
Sebelum menentukan desain kamar mandi, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Evaluasi kebiasaan mandi seluruh penghuni rumah.
- Ukur luas ruangan agar perlengkapan tidak mengganggu pergerakan.
- Hitung seluruh biaya material dan pemasangan.
- Utamakan keamanan serta kemudahan perawatan.
- Pilih desain yang sesuai kebutuhan, bukan sekadar mengikuti tren.
Melalui perencanaan yang tepat, anggaran renovasi dapat digunakan untuk meningkatkan kenyamanan tanpa mengorbankan fungsi utama ruangan.
Apakah bak mandi berdiri bebas masih layak dipilih?
Bak mandi berdiri bebas bukan pilihan yang selalu buruk. Jika ruangan cukup luas dan penghuni memang gemar berendam, perlengkapan ini tetap bisa menjadi bagian menarik dari desain kamar mandi.
Namun, jika bak mandi jarang digunakan, memilih pancuran yang nyaman atau bak mandi ceruk mungkin lebih masuk akal. Keputusan tersebut sebaiknya didasarkan pada kebutuhan sehari-hari, bukan hanya tampilan yang terlihat mewah.
Pada akhirnya, kamar mandi yang ideal bukan sekadar indah dipandang, melainkan juga nyaman digunakan dan mudah dirawat. Mempertimbangkan biaya, luas ruangan, serta kebutuhan jangka panjang, renovasi bisa memberikan manfaat yang lebih terasa bagi seluruh penghuni rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News