M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Mengandung Antioksidan, Ini 6 Kelebihan Daun Pisang yang Jarang Diketahui

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Sering menggunakan plastik atau styrofoam sebagai bahan pembungkus makanan? Mulai sekarang beralihlah ke daun pisang. Ini karena daun pisang memiliki banyak kelebihan.

Apa saja kelebihan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan?

Kebanyakan orang Indonesia hanya mengetahui bahwa kelebihan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan hanya dimanfaatkan untuk diambil aromanya saja.

Namun lebih dari itu, daun pisang memiliki segudang manfaat dan kelebihan lainnya yang jarang diketahui.

Simak artikel berikut ini yang membahas kelebihan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan yang dilansir dari laman Bola Deli dan Patom, selengkapnya:

Baca Juga: Waspadai Gempa di Cianjur & Jember, Ini 8 Cara Menyelamatkan Diri dari Gempa Bumi

Aroma lebih wangi

Hampir kebanyakan makanan tradisional Indonesia dibungkus menggunakan daun pisang. Kelebihan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan tentu karena aromanya yang wangi dan kuat.

Apabila makanan panas dibungkus ke dalam daun pisang, maka lapisan lilin yang terdapat pada daun pisang tersebut akan meleleh dan melepaskan aroma dan rasa yang unik ke dalam makanan.

Baca Juga: 6 Tas Chanel Paling Ikonik Sepanjang Masa, Makin Mirip dengan Jennie Blackpink!

Hemat biaya

Daun pisang dinilai lebih hemat biaya dibandingkan harus membeli wadah atau pembungkus makanan lainnya seperti styrofoam. Inilah yang menjadi kelebihan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan.

Selain itu, apabila Anda memiliki kebun pisang, anda bisa langsung mengambil daun pisang tersebut dari kebun langsung sehingga dapat menekan biaya pengeluaran.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Ini 6 Cara Menyelamatkan Diri dari Letusan Gunung Berapi

Antioksidan

Kelebihan Daun Pisang sebagai Bahan Pembungkus Makanan
Kelebihan Daun Pisang sebagai Bahan Pembungkus Makanan

Terdapat senyawa nabati yang terkandung di dalam daun pisang, namanya adalah polifenol. Polifenol ini merupakan senyawa nabati yang memiliki sifat antioksidan.

Membungkus berbagai makanan dalam daun pisang memungkinkan polifenol yang bersifat antioksidan terserap pada makanan, sehingga membantu membuat makanan Anda jadi sehat dan penuh antioksidan yang dapat menangkal penyakit.

Inilah yang menjadi kelebihan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan yang jarang diketahui.

Baca Juga: Bikin Kembali Ceria, Ini 6 Minuman Mood Booster untuk Atasi Stres dan Perasaan Sedih

Organik & ramah lingkungan

Salah satu kelebihan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan adalah bahannya yang organik. Karena daun pisang dihasilkan dari pohon pisang, daun pisang tergolong ke dalam jenis bahan pembungkus makanan yang mudah diuraikan di tanah.

Dengan seringnya para penjual makanan memanfaatkan daun pisang sebagai pembungkus makanan, maka akan membantu bumi jadi lebih sehat karena tak harus menampung plastik yang sulit diuraikan.

Bebas bahan kimia

Kelebihan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan tentunya karena bahannya yang alami. Bahan alami ini bebas dari aneka bahan kimia berbahaya yang terdapat pada Styrofoam ataupun plastik ketika sedang membungkus makanan panas.

Baca Juga: Waspadai Gejalanya, Ini 5 Tanda Aneh pada Tubuh Saat Kekurangan Zat Besi

Punya aneka fungsi

Daun pisang tergolong ke dalam daun yang multi fungsi. Sebagai bahan pembungkus makanan, daun pisang tak hanya biasa dipakai sebagai pembungkus makanan tradisional saja, tapi juga biasa dipakai sebagai bahan pembungkus nasi dan aneka lauk pauk.

Kelebihan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan juga difungsikan sebagai pembungkus makanan semi kuah atau makanan yang memiliki kuah sedikit karena di dalamnya terdapat lapisan lilin yang bersifat anti air.

Itulah beberapa kelebihan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan. Mulai sekarang, mari beralih dari pembungkus makanan seperti styrofoam dan plastik ke daun pisang yang lebih ramah lingkungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rekomendasi Pilihan Saham Perbankan di tengah Volatilitas IHSG

​Tekanan jual oleh investor asing dan pelemahan rupiah perlu investor cermati. Berikut pilihan saham di sektor perbankan yang menarik.

Terinspirasi MV BCL, Ini Rute Terpesona Ancol dari Pantai hingga Dufan

Dari video musik lagu BCL terbaru, muncul Rute Terpesona di Ancol Taman Impian, yang jadi lokasi pembuatan musik video tersebut.

RedDoorz Andalkan AI demi Kenyamanan Tamu

Deteksi hingga tangani keluhan bisa RedDoorz lakukan lebih cepat dengan memanfaatkan teknologi AI. ​

Survei Lalamove: 50,5% UMKM Optimistis Menatap 2027, Ini Tantangannya

Survei Lalamove terhadap 300 pelaku UMKM menunjukkan sebanyak 50,5% responden memiliki pandangan positif terhadap prospek bisnis di 2027.

Menata Keuangan Masa Depan, Jangan Abaikan Proteksi Sejak Dini

Proteksi dapat membantu menjaga keuangan keluarga saat risiko kesehatan atau kehilangan penghasilan terjadi.

Besok Cuma Date Dividen Interim Puradelta Lestari (DMAS), Yield Hampir 14%

Besok, kesempatan terakhir beli saham Puradelta Lestari (DMAS) di pasar reguler, jika ingin mendapatkan hak dividen.  

Sido Muncul Bagikan Dividen Interim, Tawarkan Yield 3%

Dengan harga saham SIDO Rp 332 per saham, yield dividen mencapai sekitar 3%. Simak jadwal cum date di sini!

Cari Gadget di Makassar, Digiplus Buka Dua Gerai di Luar Mal dan Tawarkan Promo

​Masyarakat Makassar kini punya alternatif tempat belanja gadget di luar mal, dengan pembukaan gerai Digiplus Bulusaraung dan Digiplus Boulevard.​

Bukan Cuma Gaji, Ini yang Membuat Karyawan Merasa Terikat dengan Perusahaan

​Laporan Marsh menunjukkan, kejelasan masa depan perusahaan dan peluang karier menjadi pendorong keterikatan karyawan di Indonesia.

Setelah Jakarta, Fitbar x ALD1 Sambangi Penggemar K-Pop di Bandung dan Yogyakarta

​Setelah berlangsung di Jakarta, Fitbar x ALD1 akan berlanjut ke Bandung dan Yogyakarta dengan berbagai aktivitas interaktif bertema K-Pop.