M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Rekomendasi Pilihan Saham Perbankan di tengah Volatilitas IHSG

Rekomendasi Pilihan Saham Perbankan di tengah Volatilitas IHSG
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan jual investor asing dan pelemahan nilai tukar rupiah menjadi faktor yang perlu dicermati pelaku pasar di tengah ketidakpastian terkait usulan reklasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI. 

Kondisi tersebut juga meningkatkan pentingnya selektivitas investor dalam memilih saham perbankan dengan fundamental pendanaan yang kuat.

Pada Senin (26/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,22%, mengoreksi sebagian kenaikan pekan sebelumnya. Investor asing kembali mencatatkan net sell harian yang meningkat hingga melampaui Rp 2 triliun, sementara rupiah ditutup di atas Rp18.100 per dolar AS. 

Pelemahan kedua aset tersebut mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek investasi dan kerentanan eksternal Indonesia. Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, mengatakan bahwa meskipun pembelian domestik sejauh ini membantu menyerap outflow asing, peningkatan tekanan jual menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan dukungan tersebut.

“Dengan ketidakpastian MSCI yang belum mereda dan tekanan eksternal yang meningkat, kami tetap berhati-hati. Arus dana asing dan stabilitas rupiah akan semakin menentukan kemampuan IHSG mempertahankan pemulihannya,” ujar Rully dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10). 

Di tengah kondisi pasar tersebut, fundamental sektor perbankan turut menjadi perhatian investor. Berdasarkan analisis riset Mirae Asset, pertumbuhan kredit perbankan melambat menjadi 12,7% secara tahunan pada September 2026, dari 13,3% pada Agustus 2026. Perlambatan terutama berasal dari kredit investasi yang terkontraksi 0,2% secara bulanan, antara lain akibat tekanan pada segmen konstruksi.

Baca Juga: IHSG Diproyeksi Lanjut Terkoreksi, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (27/10)

Sementara itu, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) membaik menjadi 8,2% YoY, dengan total dana mencapai Rp 9.896 triliun. Rasio current account and savings account (CASA) meningkat menjadi 64,9%. Namun, kenaikan pendanaan tersebut diikuti peningkatan biaya dana, tercermin dari kenaikan suku bunga deposito di berbagai tenor. Kondisi ini berpotensi menekan margin bunga bersih (NIM) perbankan ke depan.

Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nurkholis Syafruddin, menilai penurunan rasio loan-to-deposit (LDR) perbankan menjadi 91,7% pada September 2026 dari 92,7% pada bulan sebelumnya belum mencerminkan perbaikan likuiditas yang struktural. Di sisi lain, suku bunga deposito tenor satu bulan naik menjadi 5,3%, sedangkan tenor tiga bulan mencapai 5,9%.

“Kami melihat penurunan LDR ini sebagai kelonggaran sementara, bukan perbaikan likuiditas yang struktural. Kenaikan biaya dana juga mengindikasikan potensi tekanan margin ke depan,” jelas Nurkholis. 

Dalam kondisi tersebut, Mirae tetap berpandangan positif terhadap PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), didukung likuiditas yang memadai, basis pendanaan berbiaya rendah yang kuat, serta kemampuan menjaga NIM di tengah kenaikan biaya dana. 

Mirae juga berpandangan positif terhadap PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) yang dinilai berpeluang menangkap pertumbuhan permintaan produk keuangan syariah, dengan bisnis emas sebagai salah satu penopang.

Sebaliknya, Mirae Asset tetap berhati-hati terhadap bank-bank besar Himbara, mengingat ketergantungan yang lebih tinggi pada pendanaan korporasi dan deposito serta potensi penurunan kualitas aset, khususnya dari segmen konstruksi.

Di tengah volatilitas pasar, investor perlu mencermati arus dana asing, stabilitas rupiah, serta kemampuan bank mengelola likuiditas dan biaya pendanaan dalam menentukan strategi investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Hartadinata Naik Terbesar Rp 13.000

Harga buyback emas Hartadinata (HRTA) mencatat kenaikan terbesar, namun Antam masih memegang harga buyback tertinggi.

Solusi CBI Perluas Akses Kredit bagi 137 Juta Calon Debitur Termasuk Pekerja Informal

​Akses penyaluran kredit kepada debitur khususnya mereka pekerja sektor informal kini memungkinkan untuk diperluas lagi.

Data KTP Bisa Disalahgunakan untuk Pinjaman, Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

​OJK mencatat 702.342 laporan penipuan sejak November 2024 hingga September 2026 mencakup penyalahgunaan data KTP hingga pemalsuan dokumen.

Jangan Lupa Bawa Payung, Begini Prakiraan Cuaca Banten Rabu (28/10)

BMKG memperkirakan cuaca di sejumlah wilayah Banten menunjukkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang besok, Rabu (28/10).

Lagi, Harga Emas Dunia Jebol US$ 4.000 di tengah Penguatan Dollar

Jika menembus US$ 3.900, harga emas berisiko melanjutkan penurunan hingga menguji area US$ 3.800 per troi ons.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Rabu (28/10), Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan

BMKG memperkirakan seluruh wilayah DKI Jakarta berpotensi mengalami hujan ringan besok. Jangan lupa membawa payung saat hendak bepergian

Cuaca Sulawesi Selatan Masih Kompak Berpotensi Berawan pada Rabu (28/10)

Seluruh wilayah Sulawesi Selatan diperkirakan kompak dalam kondisi berawan dengan suhu udara yang cukup bersahabat. 

Ramalan Shio Besok Rabu 28 Oktober 2026, Ular Harus Waspada Ambil Keputusan

Simak ramalan shio besok Rabu, 28 Oktober 2026 untuk 12 shio, mulai dari karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan dan peruntungan.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 28 Oktober 2026, Ada Peluang Baru Menanti?

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 28 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan untuk Aries sampai Pisces.

Simak Bagaimana Cara Menikmati Liburan Disney Adventure di Kapal Pesiar

Keluarga Indonesia bisa merencanakan dan memesan liburan kapal pesiar Disney Cruise Line dengan lebih mudah. ​Bagaimana caranya?