M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Memahami Pengguna Lebih Penting, Banyak Inovasi Gagal Karena Hal Ini

Memahami Pengguna Lebih Penting, Banyak Inovasi Gagal Karena Hal Ini
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Banyak inovasi gagal karena hanya terlihat menarik, tetapi tidak benar-benar dibutuhkan oleh pengguna.

Padahal, Co-Founder Flip Rafi Putra Arriyan mengungkapkan, memahami pain point pengguna jauh lebih penting agar solusi tetap relevan.

“Start small mindset. Dulu kami pikir inovasi berarti menciptakan sesuatu yang belum pernah ada," katanya dalam acara PIDI – DIGDAYA x Hackathon 2026, Selasa (5/5).

Ternyata, dia menekankan, inovasi yang paling sulit adalah memberikan solusi yang tetap relevan terhadap masalah yang terus berubah.

Pengalaman Flip menunjukkan, memahami kebutuhan sehari-hari pengguna menjadi kunci menghadirkan layanan keuangan yang relevan dan efisien.

Baca Juga: QRIS Tap Bayar Tanpa Pindai: Inovasi Baru Transaksi Sekilat Sentuhan di Indonesia

Menurut Rafi, Flip berawal dari satu masalah yang paling sering dialami masyarakat, yakni biaya transfer antarbank.

Flip dimulai dengan memberikan solusi inovatif dari satu masalah finansial yang paling riil, yaitu mengirim uang.

“Namun, seiring kami semakin memahami kebutuhan pengguna, inovasi yang sesungguhnya terjadi ketika kita tetap dekat dengan mereka dan memahami kebutuhan mereka,” tegasnya. 

Dalam forum yang sama, Bank Indonesia (BI) menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menghadapi transformasi digital.

Baca Juga: Dorong Inovasi Sejak Dini, Sampoerna Academy Gelar Rangkaian STEAM 2026

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan, pemanfaatan teknologi seperti AI perlu diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia.

“Ini adalah momentum bagi kita semua untuk berubah, belajar, dan untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk berbagai kepentingan yang bermanfaat,” ujarnya.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Stella Christie mengingatkan, keterampilan seperti berpikir kritis, adaptif, dan kepemimpinan menjadi penting di tengah perubahan cepat.

Mengacu proyeksi global, hingga 2030 akan ada 170 juta pekerjaan baru, namun 92 juta pekerjaan terdampak dan 39% keterampilan inti akan berubah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Asal Buang Baju Bekas, Ini 4 Cara Mengelolanya agar Tak Jadi Sampah

Pakaian tidak terpakai belum tentu harus dibuang. Kenali cara memperpanjang masa pakai, memilah baju layak donasi, dan tips mengelola tekstil.

Masih Mau Minum Tiap Hari? Ini Sisi Gelap Teh Boba buat Tubuh, Ada Risiko Obesitas

Rasa manis dan kenyalnya teh boba memang menggiurkan, tapi kebiasaan meminumnya setiap hari bisa memicu obesitas hingga sembelit.

Stres dan Susah Tidur? Ini 4 Tanda Anda Butuh Suplemen Magnesium

Banyak orang tanpa sadar mengalami defisiensi magnesium. Sebagai panduan, berikut 4 tanda Anda butuh suplemen magnesium ya.

Kesetaraan Gender di Dunia Kerja Tidak Lagi Sebatas Persoalan Representasi Perempuan

Kesetaraan gender di dunia kerja tidak lagi sebatas persoalan representasi perempuan, tapi juga pengembangan SDM, inovasi, hingga saing bisnis.

Cegah Sebelum Telat! Ini 5 Cara Mencegah Pradiabetes Biar Enggak Jadi Diabetes

Ingin tahu cara mencegah pradiabetes agar tidak memburuk? Cukup kurangi gula tambahan, olahraga secara rutin, dan pantau kesehatan Anda.

Awas Usia Muda! Kanker Ovarium Disebabkan oleh 7 Hal Ini Termasuk Riwayat Menstruasi

Jangan abaikan kesehatan organ reproduksi Anda karena kanker ovarium bisa menyerang usia muda. Mulai dari riwayat keluarga hingga menstruasi.

4 Kesalahan Makeup Bold yang Bikin Wajah Terlihat Tua, Pemula Wajib Tahu

Makeup bold sering kali menjadi pilihan favorit. Ini 4 kesalahan makeup bold yang bikin wajah terlihat tua yang wajib Anda hindari.

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.