M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Mau Dividen Dari Tolak Angin dan Enervon-C? Yuk, Masih Sempat Beli Sahamnya

Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Dua produsen suplemen kesehatan akan membagikan dividen. Investor masih sempat beli sahamnya sebelum tanggal cum date yang jatuh sebentar lagi.  

Sekadar informasi, tanggal cum date adalah tanggal terakhir pembelian saham agar investor berhak mendapatkan dividen. Jika ingin mendapatkan dividen, maka perlu membeli sebelum atau paling lambat di tanggal cum date tersebut. 

Sehari perdagangan setelah itu, akan masuk ex date. Pembelian saham di tanggal ini tidak lagi dicatat sebagai penerima dividen. Di tanggal ex date, investor sudah bisa menjual saham tanpa mempengaruhi kesempatannya mendapat dividen. Wajar, jika tanggal ex date, sejumlah saham turun karena terkena aksi jual dividend hunter

Investor baru akan mendapatkan dividen ini ke rekening saham masing-masing pada tanggal pembayaran dividen. 

Yuk, simak dua perusahaan ini beserta tanggal cum date dan pembagian dividennya. 

DVLA
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) berencana membagikan dividen sebesar Rp 43 per saham. Jika harga pada Senin pagi Rp 1.810, maka yield dividen yang akan dibagikan sebesar 2,3%. 

Cum dividen DVLA jatuh pada 31 Oktober 2024. Ex date pada 1 November 2024. Sedangkan pembayaran dividen pada 21 November mendatang. 

DVLA merupakan produsen suplemen dan obat yang banyak dikenal masyarakat. Produknya antara lain Enervon-C, Natur-E, Decolgen, Herbablend, dan Diatabs. 

 

SIDO
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) berencana membagikan dividen Rp 18 per saham. Jika dibandingkan dengan harga Senin pagi Rp 615 per saham, maka yield dividen sekitar 2,9%. 

Cum dividen SIDO jatuh pada 4 November 2024. Ex date pada 5 November. Investor akan menerima pencairan dividen pada 20 November 2024. 

Produk Sido Muncul ternama di Tanah Air. Beberapa produknya antara lain Tolak Angin, Kuku Bima, Alang Sari, dan Esemag. 

 

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham Sido Muncul (SIDO) yang Bakal Ditopang Penjualan Tolak Angin

Nah, itu dia dua pilihan dividen yang bisa dipertimbangkan investor. Namun, sebelum membeli saham, investor perlu mempertimbangkan fundamental saham tersebut. Karena setiap keputusan ada di tangan investor masing-masing. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​