M O M S M O N E Y I D
Santai

Masuk Puncak Musim Hujan, Cuaca Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini hingga 9 Desember

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Selama pekan ini, BMKG memprediksikan sejumlah fenomena atmosfer bisa meningkatkan potensi cuaca hujan sangat lebat di Indonesia, terutama karena beberapa wilayah tengah memasuki puncak musim hujan. 

Sirkulasi siklonik di Laut Natuna dan Samudra Hindia barat daya Banten memicu pengangkatan massa udara, memperbesar peluang pembentukan awan hujan dengan intensitas tinggi dan berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.

Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby, Kelvin, dan Low Frequency juga memperkuat dinamika atmosfer, mendukung hujan lebat dengan durasi dan intensitas lebih tinggi. Terutama, di wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. 

"Risiko banjir, genangan air, tanah longsor, serta banjir lahar di daerah aliran sungai yang berada di sekitar gunung berapi aktif pun berpotensi meningkat," sebut BMK di akun Instagram-nya, dikutip Rabu (4/12).

BMKG memantau ada sejumlah fenomena atmosfer yang bisa memengaruhi pola cuaca di Indonesia selama sepekan ke depan. 

Baca Juga: Langkah Mencegah DBD kala Musim Hujan Tiba

Fenomena ini berkontribusi pada peningkatan pembentukan awan hujan di berbagai wilayah. Berikut adalah dinamika atmosfer yang perlu diperhatikan:

Pertama, Dipole Mode Negatif: berlangsung konsisten, fenomena ini meningkatkan pasokan uap air yang memperkuat curah hujan di wilayah barat Indonesia.

Kedua, Madden-Julian Oscillation (MJO): berada di fase 4 yang aktif di wilayah barat Indonesia, mendukung pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. 

Gangguan fenomena MJO secara spasial terpantau aktif di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur bagian barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara bagian utara.

Ketiga, Gelombang Rossby dan Kelvin: meningkatkan peluang pembentukan awan hujan signifikan di wilayah barat dan timur Indonesia, seperti Sumatra bagian tengah hingga selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan Pulau Papua.

Kombinasi dari fenomena-fenomena ini akan meningkatkan curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, meliputi wilayah dari barat hingga timur Indonesia. 

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi risiko hidrometeorologi dan terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG.

Baca Juga: Seblak dan 6 Makanan Hangat Ini Cocok Dimakan saat Hujan

BMKG memperkirakan, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang bisa disertai kilat/petir dan angin kencang akan terjadi hingga 9 Desember 2024.

Potensi hujan sedang-lebat

  • Aceh
  • Sumatra Utara
  • Sumatra Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Timur
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat Daya
  • Papua Barat
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua
  • Papua Selatan

Baca Juga: Polusi Jakarta Tinggi padahal Sudah Musim Hujan, Ini Penjelasan BMKG

Potensi hujan lebat-sangat lebat

  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat Daya
  • Papua Barat
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua
  • Papua Selatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.