M O M S M O N E Y I D
Santai

Cuaca Hujan Sangat Lebat Landa Provinsi Ini sampai 28 November 2024, Siaga!

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - BMKG meramalkan, cuaca hujan sangat lebat bakal melanda provinsi berikut ini sampai 28 November 2024 nanti, siap siaga.

"Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat telah terjadi di beberapa wilayah," kata BMKG di akun Instagramnya, dikutip Senin (25/11).

Misalnya, di Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua, dan Papua Selatan.

Baca Juga: Hujan Turun di Wilayah Ini, Berikut Ramalan Cuaca Besok (24/11) di Jawa Timur

Kondisi ini, BMKG menjelaskan, dipengaruhi fenomena atmosfer, seperti bibit siklon tropis dan aktifnya Gelombang Rossby yang diperkuat faktor lokal.

Termasuk, pelambatan angin berperan dalam peningkatan intensitas curah hujan di beberapa daerah.

"Curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, meliputi wilayah barat hingga timur Indonesia," sebut BMKG.

Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

Baca Juga: Polusi Jakarta Tinggi padahal Sudah Musim Hujan, Ini Penjelasan BMKG

 

BMKG memperkirakan, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang bisa disertai kilat/petir dan angin kencang akan terjadi hingga 28 November di:

  • Aceh
  • Sumatra Utara
  • Sumatra Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Sumatra Selatan
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Bali
  • NTB
  • NTT
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku Utara
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua
  • Papua Selatan

Demikian ramalan cuaca hujan sangat lebat bakal melanda provinsi berikut ini sampai 28 November 2024 dari BMKG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.