M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Magalarva Ekspor Pakan Hewan dari Limbah Organik ke AS

Magalarva Ekspor Pakan Hewan dari Limbah Organik ke AS
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Magalarva yang mengolah limbah organik dengan menggunakan Black Soldier Fly (BSF) berhasil melakukan ekspor pakan ternak ke Amerika Serikat (AS).

Perusahaan ini membuktikan komitmennya mengeliminasi sampah makanan dan membangun ekosistem berkelanjutan melalui pakan hewan berbasis serangga. 

Magalarva memulai operasinya dengan kapasitas pengolahan hanya 60 kg sampah per hari, yang kemudian terus bertambah menjadi 6 ton per hari. 

Sejak menerima hibah dari DBS Foundation, kapasitas ini meningkat pesat sebesar 66% menjadi 10 ton per hari, dengan produksi larva mencapai 1-2 ton per hari. 

Pada 2024, Magalarva berhasil menembus pasar internasional dengan mengekspor 14 ton produk pakan ke AS. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa solusi berbasis keberlanjutan tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan.

Didirikan pada 2017 oleh Rendria Labde dan Arunee Sarasetsiri, limbah oragnik yang diolah dengan BSF bisa menghasilkan pakan ternak berkualitas tinggi.

Pengolahan sampah menggunakan BSF menjadi solusi yang berbeda dari banyaknya pengolahan sampah yang berfokus pada sampah non-organik. 

Baca Juga: Hari Peduli Sampah Nasional 2025, Ini Aksi Nestlé Indonesia Mengurangi Sampah

Memasuki tahun ketiga sejak menerima hibah dari DBS Foundation, Magalarva telah menjalin kemitraan dengan 20 organisasi dari berbagai sektor, melampaui target awal 12 mitra.

Beberapa mitra di antaranya adalah Ceres, Sarirasa, Indolakto, Rekosistem, PT Arie Karya Utama (AKU), dan Jangjo, hingga acara bergengsi seperti Food & Hospitality Indonesia dan Kumparan Green Initiative Conference. 

Kemitraan ini memungkinkan Magalarva untuk mengumpulkan lebih banyak limbah makanan dan mengolahnya menggunakan BSF menjadi pakan ternak berkualitas tinggi, sehingga menekan jumlah sampah organik yang berakhir di TPA. 

Untuk meningkatkan efisiensi operasional demi memperluas dampaknya, Magalarva telah membangun dua unit fasilitas pemilahan sampah di Bekasi dan Tangerang Selatan serta menambah jumlah mobil pengangkut. 

Efisiensi ini membuka peluang bagi Magalarva untuk menjangkau lebih banyak pasar dengan rentang harga yang lebih kompetitif. Dengan ini, seiring bertambahnya angka penjualan, semakin banyak pula sampah yang dapat diolah.

Dampak sosial yang diciptakan Magalarva

Di samping mengolah sampah, Magalarva juga memberdayakan masyarakat dengan menciptakan lapangan kerja dan melibatkan tenaga kerja lokal.

Saat ini, Magalarva menyerap 23 perempuan (dengan empat di antaranya pada posisi manajerial), 43 operator pabrik, dan 130 pemulung dalam ekosistem pemilahan sampah. 

Baca Juga: Dukung Pengelolaan Sampah, Beiersdorf Gelar Program Peduli Diri dan Lingkungan

Di samping itu, Magalarva juga menyediakan insentif bagi pemulung yang memilah dan menjual sampah organik, sehingga membantu mereka mendapatkan pendapatan tambahan sekitar 35%. 

Selain di tingkat komunitas, Magalarva juga mendorong perubahan positif di kalangan mitra industri menjadi lebih bijak dalam mengelola limbah makanan.

Salah satunya adalah The Westin Jakarta yang telah memperbarui standard operating procedure (SOP) mereka dengan memilah sampah organik ke dalam drum yang ditukar secara berkala tanpa plastik sekali pakai. 

Inisiatif ini turut membantu mengurangi sampah yang tidak terkelola dan sejalan dengan program keberlanjutan dari pemerintah dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

"Ke depannya, Magalarva akan memperluas upayanya dalam mengolah lebih banyak sampah makanan, serta menjalin kemitraan dengan lebih banyak pelaku industri untuk mempopulerkan solusi pengelolaan sampah yang bertanggungjawab dan mengurangi beban TPA," kata Founder & CEO Magalarva Rendria Labde dalam keterangan tertulis, Kamis (20/3). 

Di saat yang sama, Magalarva juga akan terus memperkuat ekspansi internasional, setelah sukses menjajaki pasar Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ide Ngabuburit Ramadan, Lego Gelar Main Bareng di Bintaro Jaya Xchange

Lego menggelar kegiatan main bareng selama Ramadan di Bintaro Jaya Xchange. Kegiatan ini menjadi salah satu alternatif aktivitas ngabuburit.

Jadwal Buka Puasa Kota Probolinggo Ramadan 7 Maret 2026 dari Kemenag

Cek jadwal buka puasa Kota Probolinggo Ramadan 7 Maret 2026 dari Kemenag berikut ini, yuk!                 

Maret-April, Ini Waktu Liburan Korea Selatan Terbaik dan Berkesan

Ingin menikmati salju atau keindahan sakura di Korea? Cek panduan waktu paling tepat untuk liburan, agar pengalamanmu tak terlupakan.

Jangan Tunda Liburan, Traveling Ternyata Obati Stres

Pikiran stres? Sebuah studi menunjukkan 80% orang merasa lega setelah 2 hari traveling. Temukan rahasia di balik manfaatnya!

Xiaomi 17 Ultra: Desain Baru Mirip Apple, Lengkap dengan Kamera 200 MP

Kamera telefoto 200MP dan zoom 120x Xiaomi 17 Ultra memang memukau. Namun, ada satu hal yang mungkin membuat Anda ragu. Cek di sini!

Promo Paket Bukber A&W: Hemat Makan Ayam Ramai-Ramai Mulai Rp 100 Ribuan

Promo A&W Sharing Meal tawarkan paket bukber mulai Rp 100.000. Dapatkan Aroma Chicken lengkap dan nikmati hematnya sebelum berakhir.

Semangat Hilang? Ini 5 Kebiasaan Ampuh Redakan Gejala Depresi

Stres dan kecemasan memperparah depresi. Mulai rutinitas ini dan temukan 5 cara relaksasi yang bisa membantu Anda merasa lebih baik. Cek di sini!

Promo JSM Alfamart Terbaru Periode 6-8 Maret 2026, Aneka Sirup Diskon Besar!

Promo JSM Alfamart periode 6-8 Maret 2026 tawarkan Diskon hingga 50% untuk biskuit, sirup, dan kurma. Cek daftarnya di sini.

Kenali 8 Tanda Depresi Ini Sebelum Gejala Semakin Parah

Banyak yang tidak menyadari depresi, padahal dampaknya fatal. Jika 5 gejala muncul 2 minggu, segera cek 8 tanda ini!

Sajian Spesial Lebaran: Resep Putri Salju Tanpa Cetakan, Gurih Manisnya Pas

Ingin putri salju seenak buatan toko kue? Temukan cara praktis membuat kue lebaran klasik ini renyah di luar, lembut di dalam, tanpa cetakan.