M O M S M O N E Y I D
Santai

L’Oréal Indonesia Hadirkan Ruang Aman dan Kesempatan untuk Dorong Kemajuan Perempuan

L’Oréal Indonesia Hadirkan Ruang Aman dan Kesempatan untuk Dorong Kemajuan Perempuan
Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Dalam momentum International Women’s Day 2026, L’Oréal Indonesia menegaskan perannya dalam mendorong kemajuan perempuan dengan ajakan untuk bergerak bersama.

Yakni, dengan menghadirkan rasa aman sebagai fondasi, membuka akses terhadap peluang yang setara, serta memberikan pengakuan atas kontribusi perempuan di berbagai bidang.

Komitmen ini dituangkan melalui program-program sosial korporat dan brand mulai dari L’Oréal Paris StandUp, YSL Beauty Abuse Is Not Love, hingga L’Oréal Beauty For A Better Life yang telah mencapai ratusan ribu penerima manfaat di Indonesia.

Melanie Masriel, Chief of Corporate Affairs, Engagement & Sustainability L’Oréal Indonesia, mengatakan, bukan hanya saat Women’s Day, pihaknya selalu merayakan perempuan lantaran perempuan sangat dekat dengan L’Oréal.

Bukan hanya konsumen, tetapi juga karyawan, inovator, dan talenta masa depan yang membentuk arah perusahaan setiap hari.

“Buat kami International Women’s Day menjadi pengingat dan juga bagaimana bisa sharing lebih banyak dan mengingatkan lebih banyak lagi,” kata Melanie, Kamis (5/3).

Lebih lanjut, Melanie mengutip data World Economic Forum yang mengatakan bahwa dibutuhkan 135 tahun untuk mencapai kesetaraan ekonomi di antara perempuan dan laki-laki. Pasalnya, ada banyak tantangan yang dihadapi oleh perempuan.

Baca Juga: International Womens's Day 2026: Inklusi Digital Perempuan jadi Sorotan Penting

“Bahkan di era modern seperti sekarang ini, tantangan perempuan untuk bisa berkarya, setara itu masih panjang,” ujarnya.

Dia pun mengatakan, L’Oréal berupaya menghadirkan tiga hal yang yakini penting bagi kemajuan perempuan mulai dari rasa aman sebagai fondasi, peluang yang nyata untuk berkembang, serta pengakuan atas kontribusi dan potensi mereka.

Adapun rasa aman disebut sebagai salah satu fondasi untuk kemajuan. Namun, Data CATAHU Komnas Perempuan 2024 mencatat 445.502 kasus Kekerasan Berbasis Gender terhadap Perempuan (KBGtP) di Indonesia sepanjang 2024, meningkat lebih dari 43.000 kasus dibanding tahun sebelumnya.

Mayoritas kasus terjadi di ranah personal dengan 309.516 kasus, disusul ranah publik atau komunitas sebanyak 12.004 kasus. Di tengah perkembangan dunia digital, kekerasan berbasis gender juga semakin marak terjadi di ruang online, memperluas risiko yang dihadapi perempuan dalam kehidupan sehari-hari.

Livia Iskandar, Psikolog, Plt. Direktur Eksekutif Yayasan Pulih, menjelaskan, tingginya angka tersebut bukanlah fenomena yang berdiri sendiri.

Kekerasan berbasis gender berakar pada ketidakadilan berbasis gender, penyalahgunaan relasi kuasa, dan budaya patriarki. Jika diibaratkan pohon, kekerasan yang terlihat hanyalah daun.

“Akar persoalannya ada pada kurangnya edukasi, ketimpangan relasi, dan sistem yang belum sepenuhnya berpihak pada korban. Karena itu, pencegahan harus menyasar akar melalui edukasi, dukungan yang berpihak, dan akses bantuan yang mudah dijangkau,” tegasnya.

Baca Juga: Perempuan Wajib Tahu, 4 Olahraga Ini Bisa Buat Puasa Lebih Fit

Bentuk kekerasan yang dilaporkan pun beragam. Kekerasan seksual menjadi yang paling banyak dilaporkan sebesar 36,43%, diikuti kekerasan psikis 26,94%, fisik 26,78%, dan ekonomi 9,84%.

Angka-angka ini menegaskan bahwa kekerasan bukan isu yang jauh dari kehidupan sehari-hari, dan dapat terjadi di ranah publik maupun personal.

Untuk mencegah kekerasan di ruang publik, L’Oréal Paris menghadirkan program Stand Up Melawan Kekerasan Seksual di Ruang Publik yang bertujuan meningkatkan kesadaran sekaligus membekali masyarakat dengan langkah intervensi yang aman.

Di ranah personal, YSL Beauty bekerjasama dengan Yayasan Pulih menghadirkan program global Abuse Is Not Love untuk meningkatkan kesadaran mengenai kekerasan dalam hubungan berpasangan.

Di saat yang sama, bentuk kekerasan yang paling sering terjadi justru kerap tidak disadari. Agata Paskarista, Psikolog, menjelaskan, kekerasan psikis sering luput disadari karena tidak meninggalkan luka fisik.

Kekerasan psikis bisa dibungkus sebagai perhatian, kontrol, atau candaan, padahal dampaknya sangat serius, kasus child grooming dan juga manipulasi menunjukkan bagaimana kekerasan psikis berdampak jangka panjang bagi kehidupan korban.

“Edukasi tentang tanda kekerasan menjadi kunci agar kekerasan dapat dikenali lebih dini,” kata Agata.

Baca Juga: Begini Cara Mendorong Perempuan Muda Berani Masuk Dunia Teknologi

Untuk memberi akses dan kesempatan bagi perempuan untuk melangkah pun, L’Oréal Indonesia menghadirkan dukungan komprehensif melalui berbagai inisiatif yang dirancang untuk memperkuat kemandirian dan keberlanjutan karier perempuan. 

Melalui Beauty for a Better Life, L’Oréal menyediakan pelatihan tata rambut dan tata rias bersertifikat secara gratis bagi perempuan dengan keterbatasan sosial ekonomi. Sejak 2014 hingga 2023, program ini telah membantu 3.749 perempuan memperoleh keterampilan dan akses kerja sehingga lebih mandiri secara ekonomi.

Bagi perempuan yang ingin kembali bekerja setelah career break, Career Reconnect Program menghadirkan jalur returnship pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk membantu mereka membangun kembali kepercayaan diri profesional dan terhubung kembali dengan dunia kerja.

Sementara itu, melalui Hairducation, L’Oréal bermitra dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat kualitas pendidikan SMK jurusan Tata Kecantikan Rambut.

Hingga kini, 88 guru dari 46 SMKN telah dilatih dan lebih dari 4.200 lulusan siap memasuki industri tata rambut Indonesia, menjadi jembatan antara pendidikan dan dunia kerja.

Selain membuka akses, L’Oréal juga percaya bahwa pengakuan atas kontribusi perempuan memegang peran penting dalam memperkuat rasa percaya diri dan keberlanjutan dampak. Ketika perempuan merasa dilihat dan dihargai, mereka lebih berani mengambil ruang dan memimpin perubahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perhatikan Kualitas Produk Sebagai Upaya Ekspansi Usaha

Pembekalan usaha masih diperlukan untuk bisa meningkatan kualitas produk yang dibuat oleh pelaku UMKM.

Kurangi Sampah Plastik dari Rumah, Manfaatkan Fasilitas Daur Ulang Ini

​SoSoft dan Rekosistem menambah fasilitas pengumpulan sampah anorganik melalui SoSoft X Rekosistem Waste Station di gerai Alfamart Kebayoran Lama

24 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (1/11)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Minggu 1 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Sulawesi Selatan Mayoritas Berawan Minggu (31/10), Ini Prakiraan Cuaca Lengkapnya

Prakiraan cuaca besok di Sulawesi Selatan berawan dan cerah berawan. Tidak ada satupun yang diramalkan akan turun hujan.

Ramalan Shio Besok Minggu 1 November 2026: Anjing Jadi Shio Paling Hoki Banget

Simak ramalan shio Minggu 1 November 2026 berikut ini. Cek peruntungan 12 shio mulai dari karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan.

Ramalan Zodiak Besok Minggu 1 November 2026, Hindari Kesalahpahaman Relasi

Cek ramalan zodiak besok Minggu 1 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan hingga kesehatan. Simak prediksinya di sini.

Cek Lagi Harga Pangan di Hari Terakhir Bulan Oktober ini Moms

Berikut disajikan harga-harga pangan yang dirilis dari PIHPS Bank Indonesia untuk hari Sabtu, 31 Oktober 2026.

Jadwal Hylo Open 2026: 3 Wakil Indonesia Bertanding Menuju Partai Final

Jadwal Hylo Open 2026 babak semifinal, Sabtu (31/10), sebanyak 3 wakil Indonesia berlaga menuju partai puncak.

Crocs Grand Indonesia Tampil dengan Konsep Toko Interaktif, Ada Promo Menarik

Crocs Grand Indonesia tampil beda, dengan toko yang mengajak pengunjug untuk bisa lebih interaktif. Ada promo juga, lo. 

Masuk Pasar Indonesia, TrueLAB Tawarkan Produk Perawatan Rambut ala Korea Ini

Tren Korean haircare kian menarik perhatian, True.LAB asal Korea masuk ke pasar Indonesia dengan menawarkan produk perawatan rambut ini​.