MOMSMONEY.ID - Jakarta, September 2026 – Kulit bayi yang terasa kering, kasar, atau terlihat mengelupas menjadi salah satu kondisi yang cukup sering membuat orang tua khawatir. Terlebih, kulit bayi dikenal memiliki tekstur yang lembut sehingga perubahan kecil pada kondisi kulitnya pun mudah terlihat.
Kulit kering pada bayi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi lingkungan, kebiasaan mandi, hingga produk perawatan kulit yang digunakan sehari-hari. Karena itu, menjaga kelembapan kulit tidak hanya dilakukan ketika kulit bayi sudah terlihat kering, tetapi sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas perawatan sehari-hari. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menggunakan pelembap atau body lotion bayi setelah mandi untuk membantu menjaga kelembapan kulit.
Mengapa Kulit Bayi Lebih Mudah Kering?
Menurut penelitian, kulit bayi dan anak 30% cenderung lebih tipis jika dibandingkan dengan kulit orang dewasa dan masih belum optimal mengunci kadar air (Stamatas GN, et al. 2010). Lapisan pelindung kulit (skin barrier) nya pun masih berkembang, sehingga kulit anak dan bayi lebih rentan mengalami kekeringan dan iritasi. Jika kulit kering pada bayi dibiarkan terus-menerus akan menyebabkan iritasi dan rasa tidak nyaman, untuk itu penting bagi para orang tua memperhatikan kelembapan kulit si Kecil.
5 Kebiasaan yang Bisa Membuat Kulit Bayi Semakin Kering
Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari dapat memengaruhi kelembapan kulit bayi. Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan orang tua.
1. Memandikan Bayi Terlalu Lama
Mandi memang penting untuk menjaga kebersihan tubuh bayi. Namun, waktu mandi yang terlalu lama, terutama dengan air yang terlalu panas, dapat membuat minyak alami pada kulit berkurang. Gunakan air dengan suhu yang nyaman dan hindari memandikan bayi terlalu lama.
2. Menggosok Kulit Terlalu Keras
Kulit bayi membutuhkan perlakuan yang lembut. Saat mengeringkan tubuh setelah mandi, sebaiknya hindari menggosok kulit dengan handuk secara keras. Cukup keringkan dengan cara menepuk-nepuk kulit secara perlahan hingga air terserap.
3. Tidak Menggunakan Pelembap Setelah Mandi
Setelah mandi, kulit bayi dapat terasa bersih tetapi juga berpotensi kehilangan sebagian kelembapan alaminya. Karena itu, penggunaan pelembap dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit. Body lotion bayi dapat diaplikasikan setelah mandi ketika kulit sudah dikeringkan dengan lembut. Kebiasaan ini membantu memberikan kelembapan pada kulit sekaligus membuat kulit terasa lebih lembut. Penting juga untuk memilih body lotion yang punya kandungan ceramide dan hyaluronan, yang betul-betul efektif untuk menjaga kelembapan kulit.
4. Mengabaikan Kondisi Cuaca dan Ruangan
Perubahan suhu dan kelembapan udara juga dapat memengaruhi kondisi kulit bayi. Ketika cuaca panas, bayi dapat lebih banyak berkeringat. Sebaliknya, ruangan ber-AC dalam waktu lama dapat membuat udara menjadi lebih kering. Orang tua dapat menyesuaikan pakaian bayi dengan kondisi cuaca serta memastikan bayi mendapatkan asupan cairan yang sesuai dengan usianya.
5. Asal Memilih Produk Perawatan Kulit
Tidak semua produk perawatan kulit cocok untuk bayi. Orang tua sebaiknya memilih produk yang memang diformulasikan untuk kulit bayi dan memperhatikan informasi mengenai bahan serta pengujian produk. Jika bayi memiliki kulit yang sangat sensitif atau sering mengalami masalah kulit, konsultasi dengan dokter dapat membantu orang tua menentukan perawatan yang sesuai.
Bagaimana Cara Mengatasi Kulit Kering pada Bayi?
Ketika menemukan kulit bayi mulai kering, orang tua dapat melakukan beberapa langkah sederhana untuk membantu menjaga kelembapannya.
Pertama, evaluasi kembali rutinitas mandi. Gunakan air dengan suhu yang nyaman, batasi durasi mandi, dan pilih produk pembersih yang lembut.
Kedua, segera aplikasikan pelembap setelah mandi. Penggunaan body lotion bayi secara rutin dapat membantu menjaga kulit tetap lembap dan terasa nyaman.
Ketiga, perhatikan pakaian yang digunakan bayi. Pilih bahan yang lembut dan nyaman serta hindari pakaian yang terlalu ketat sehingga dapat meningkatkan gesekan pada kulit.
Terakhir, perhatikan perubahan kondisi kulit. Jika kulit semakin merah, pecah-pecah, mengalami luka, muncul cairan, atau bayi terlihat sangat tidak nyaman, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Body Lotion Bayi Bisa Jadi Bagian dari Rutinitas Harian
Penggunaan body lotion tidak harus menunggu sampai kulit bayi terlihat kering. Pelembap dapat digunakan sebagai bagian dari perawatan harian untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah memilih body lotion yang memang diformulasikan untuk bayi dan anak. Formula yang lembut serta informasi mengenai pengujian keamanan dapat menjadi pertimbangan orang tua sebelum memilih produk.
GENTLY Baby Hydra Soft Body Lotion dapat digunakan sebagai salah satu pilihan untuk melengkapi rutinitas perawatan kulit bayi dan anak. Penggunaannya setelah mandi dapat membantu memberikan kelembapan sekaligus menjaga kulit si Kecil tetap terasa lembut dan nyaman. Sudah dilengkapi dengan kandungan 5x Ceramide dan 13x Hyaluronan, sehingga efektif menjaga kelembapan kulit si Kecil sepanjang hari.
Bagi orang tua, penggunaan lotion juga dapat menjadi momen sederhana untuk memberikan sentuhan lembut kepada bayi. Selain membantu merawat kulit, rutinitas tersebut dapat menjadi bagian dari bonding antara orang tua dan anak.
Kulit Lembap Dimulai dari Kebiasaan Sederhana
Kulit kering pada bayi tidak selalu berarti ada masalah serius. Namun, kondisi tersebut tetap perlu diperhatikan agar kulit si kecil tetap nyaman dan terawat. Menjaga kelembapan kulit dapat dimulai dari kebiasaan sederhana: mandi dengan cara yang tepat, memilih produk yang sesuai, menghindari gesekan berlebihan, serta menggunakan body lotion bayi secara rutin setelah mandi.
Dengan memahami penyebab kulit bayi kering dan memperhatikan rutinitas perawatannya, orang tua dapat membantu menjaga kulit si kecil tetap lembut dan lembap setiap hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News