M O M S M O N E Y I D
Santai

Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Berkelanjutan di Singapura, Bisa Ditiru

Kolaborasi Ekosistem Kendaraan Listrik Berkelanjutan di Singapura, Bisa Ditiru
Reporter: Andy Dwijayanto  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - NTT DATA Singapore (NTT DATA), inovator global dalam layanan IT dan bisnis, telah mengumumkan kemitraan strategis dengan penyedia ekosistem kendaraan listrik (EV) yaitu EV-Electric Charging Pte Ltd. (EVe), anak perusahaan Land Transport Authority (LTA). 

NTT DATA akan menyediakan Platform Data inovatif yang akan memperkuat misi EVe untuk mendirikan jaringan nasional Titik Pengisian Kendaraan Listrik (Electric Vehicle Charging Points/EVCP) di Singapura dan meningkatkan infrastruktur listrik pendukungnya.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pengisian daya kendaraan listrik tanpa hambatan dan menghasilkan wawasan yang dapat dimanfaatkan untuk lanskap kendaraan listrik yang tengah berkembang pesat.  NTT DATA hadir sebagai mitra yang ideal, memenangi tender melalui proposal dan rekam jejak kesuksesan di bidang kendaraan listrik secara global.

Baca Juga: Adira Finance Bakal Lanjutkan Program Subsidi Kendaraan Listrik di 2024

Noriyuki Kaya, Chief Digital Assets Officer NTT DATA, Inc menyebut pihaknya sangat senang dapat berkolaborasi dengan EV-Electric Charging Pte. Ltd. (EVe) dalam rangka menyediakan jaringan pengisian kendaraan listrik skala nasional yang didukung oleh E-Mobility Data Platform yang terdepan di industri ini. 

"Sebagai mitra yang mendorong transformasi lanskap kendaraan listrik yang berkembang pesat di Singapura dan secara global, Next Mobility Business Suite dari NTT DATA Group menyediakan kemampuan penggabungan data dan analitik tingkat lanjut untuk mengurangi ketidakefisienan operasional, meningkatkan pengalaman pengguna dengan wawasan yang berfokus pada pendapatan, dan pada akhirnya berkontribusi pada Misi Keberlanjutan Terpadu kami," katanya dalam siaran pers, Jumat (3/11/2023)

EVe akan memasang pengisi daya kendaraan listrik di hampir 2.000 tempat parkir Housing and Development Board (HDB) di Singapura pada tahun 2025. Menyadari pentingnya wawasan berbasis data untuk mengoptimalkan jaringan pengisian daya kendaraan listrik, EVe telah memilih E-Mobility Data Platform, sebuah komponen penting dari NTT DATA Next Mobility Business Suite (NXT2). 

Platform ini akan mengumpulkan informasi dari EV Charging Operator (EVCO), menganalisis data, dan menghasilkan wawasan yang berfokus pada pendapatan.

Baca Juga: Volta Sediakan Motor Listrik Sebagai Armada Operasional AstraZeneca Indonesia

Sai Sekar, Head of Global Industry NTT DATA Corporation menambahkan keterlibatan ini penting bagi NTT DATA Group karena ini adalah contoh nyata bagaimana kami dapat menggabungkan kemampuan NTT DATA termasuk kemampuan industri yang mendalam dan pengalaman dari Eropa, wilayah regional & keahlian pengiriman untuk EV-Electric Charging Pte. Ltd. 

"Hal ini akan dipercepat dalam beberapa bulan mendatang, untuk meningkatkan inovasi & digitalisasi di kawasan Asia Pasifik," ujarnya.

Kemitraan ini memungkinkan EVe untuk memanfaatkan solusi inovatif tersebut dalam meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan pengalaman pengguna, dan berkontribusi pada upaya keberlanjutan.

Derek Tan, CEO EVe menuturkan pihaknya sangat senang dapat bekerja sama dengan NTT Data untuk melaksanakan proyek pionir ini. EVe bertujuan untuk mengoptimalkan perjalanan semua pengendara kendaraan listrik, terutama warga HDB. 

"Dengan proyek ini, EVe dapat memanfaatkan wawasan data real-time di 2.000 tempat parkir HDB, memudahkan kami untuk meningkatkan pengalaman pengguna, dan membuat pengisian daya listrik yang dapat diakses di mana saja, serta tersedia setiap hari, setiap saat," katanya.

Beberapa tujuan utama dari E-Mobility Data Platform mencakup:

1. Agregasi Data: Mengumpulkan data pemanfaatan pengisian daya kendaraan listrik secara real-time, termasuk pola penggunaan, ketersediaan tempat pengisian daya, dan konsumsi daya, sehingga memungkinkan pemantauan dan pengelolaan jaringan yang efektif.

2. Peningkatan Pengalaman Pengguna: desain UX/UI yang intuitif dan mulus untuk navigasi yang lebih mudah dan meningkatkan kepuasan pengguna.

3. Wawasan Keberlanjutan: Dengan menyediakan data tentang konsumsi energi dan pengurangan emisi, platform ini mengukur dan mengomunikasikan dampak lingkungan EVe, yang selaras dengan tujuan keberlanjutan.

4. Skalabilitas: Dirancang untuk mengakomodasi jaringan EVe yang terus berkembang dengan mulus, platform ini tetap efektif saat perusahaan terus menambah infrastruktur pengisian daya.

Baca Juga: Kebijakan Sanksi Tilang Emisi Tidak Langsung Mendongkrak Penjualan Mobil Baru

Sebagai bagian dari kolaborasi ini, NXT E-Mobility Data Platform (NXT-EDP) milik NTT DATA akan meningkatkan kemampuan kecerdasan bisnis, analisis data, dan penyimpanan data. Langkah strategis ini sejalan dengan komitmen NTT DATA untuk mempelajari teknologi-teknologi mutakhir dan berkolaborasi dengan klien dalam proyek-proyek penelitian dan pengembangan bersama.

Krishnappan Ramanathan, Managing Director, NTT DATA Singapore menambahkan NTT DATA Singapore sangat bangga dengan pencapaian bersejarah ini, dan pengalaman kami yang luas dalam mengelola proyek mobil listrik yang kompleks di seluruh dunia telah sesuai dengan kebutuhan EVe. 

"Keahlian kami dalam analisis data memungkinkan kami untuk merancang solusi khusus yang tidak hanya memberikan nilai langsung, tetapi juga menawarkan skalabilitas dan kemampuan yang teruji," ungkapnya. 

Hal ini selaras dengan visi EVe untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang dinamis dan berkelanjutan, serta kami sangat menantikan kolaborasi dan kemitraan dalam dalam mewujudkan adopsi kendaraan listrik secara nasional di Singapura.

Plt. Sekretaris Jenderal Kemenperin, Putu Juli Ardika menyebut Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk turut mempercepat pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik di tanah air. Oleh karenanya, pada tahun 2030 industri otomotif di dalam negeri ditargetkan dapat memproduksi sepeda motor listrik roda dua dan tiga sebanyak 9 juta unit, serta mobil listrik dan bis listrik sebanyak 600 ribu unit, sehinggadiharapkan dapat berkontribusi terhadap pengurangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebesar 21,65 juta barel atau setarapengurangan emisi CO2 sebanyak 7,9 juta ton secara total.

“Perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia semakin tumbuh, dengan kapasitas yang jauh melampaui perkembangan pasar. Hal ini juga didorong dari berbagai kebijakan strategis dari pemerintah, termasuk memberikan kepastian usaha, penyusunan roadmap, dan pengoptimalan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)," katanya.

Nah, dalam hal percepatan pengembangan ekosistem maka kolaborasi antar stakeholder diperlukan. Seperti kolaborasi penyediaan baterai, SPKLU hingga aplikasi dan eksosistem pendukung lainnya.

Baca Juga: Chandra Asri (TPIA) & Inalum Kerjasama Pasokan dan Investasi Ekosistem EV

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dompet Aman! Promo Solaria Tebar Harga Hemat Nasi Goreng Spesial di ShopeeFood

Ingin makan enak tapi dompet aman? Nasi Goreng Solaria Spesial cuma Rp 29.000 di ShopeeFood. Cek jadwal promo agar tak ketinggalan!

HP Murah dengan NFC di Bawah 2 Juta: Spesifikasi Gahar & Daya Jumbo Siap Dibeli

Mencari HP murah dengan NFC tapi budget terbatas? Simak daftar 5 pilihan di bawah Rp 2 juta. Cek spesifikasi lengkapnya agar tak salah pilih.

Kejutan Promo HokBen HUT ke-358 Samarinda: Makan Enak Diskon Spesial, Cek Lokasi!

Warga Samarinda, nikmati diskon HokBen Rp 16.200 untuk Simple Set Teriyaki. Hanya 3 hari di dua lokasi pilihan. Jangan sampai ketinggalan!

Rugi Kalau Lewat! Deretan Tontonan Indonesia Netflix 2026 Wajib Nonton

Penggemar tontonan Indonesia wajib tahu! Netflix rilis daftar film dan serial terbaru yang siap tayang di 2026. Catat judulnya sekarang!

Kolaborasi Jadi Kunci, Ini Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari ini Kamis (22/1)

Simak ramalan 12 zodiak keuangan dan karier hari ini Kamis 22 Januari 2026, peluang kerja dan strategi profesional mulai terbuka.

Naik Gila-gilaan, Cek Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Kamis (22/1)

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Kamis (22/1/2026) naik gila-gilaan. Emas Galeri 24 jadi Rp 2.854.000, emas UBS Rp 2.918.000.

Kejutan Gajian: Nikmati Promo Wingstop Paket 10 Ayam Goreng, Harga Terjun Bebas!

Momen gajian makin spesial! Nikmati 10 ayam Wingstop (Crunchy Wings & Boneless) hanya Rp54.000-an. Buruan serbu promonya!

Istilah AU Korea: Kisah Idola K-Pop Jadi Orang Biasa, Kenapa Populer?

Kisah idola K-Pop hidup normal? Itu AU lo. Pahami mengapa cerita ini jadi fenomena dan digandrungi remaja hingga dewasa.

Kejutan iPhone 14 Pro: Teknologi Ini Bikin Penjualan Melejit Drastis

Penjualan iPhone 14 Pro melesat dibanding seri Pro sebelumnya. Dynamic Island dan kamera 48MP jadi kunci utama yang bikin pengguna terpukau.

Jadwal Daihatsu Indonesia Masters 2026, 16 Wakil Indonesia Berjuang ke Perempat Final

Jadwal Daihatsu Indonesia Masters 2026 Babak 16 Besar Kamis (22/1), 16 wakil Indonesia berjuang menuju perempat final, tiga tiket sudah di tangan.