M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Kisah Sukses Peremajaan Kelapa Sawit oleh Siti Marfuan Petani dari Sumatra Selatan

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Sinar Mas Agribusiness and Food meluncurkan inisiatif Realising Indonesian Smallholder Empowerment (RISE). Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan pendapatan petani. 

Caranya dengan penanaman kembali dengan meningkatkan akses terhadap benih yang berkualitas dan kemudahan pembiayaan. Selain itu, inisiatif ini juga mendorong adopsi praktik pertanian berkelanjutan melalui pelatihan. 

Siti Marfuah petani kelapa sawit di Sumatra Selatan jadi salah satu petani yang merasakan dampak inisiatif Sinar Mas. Begini kisahnya. 

Siti Marfuah memulai karirnya sebagai seorang bidan yang handal. Ia kemudian menjadi seorang penggiat peremajaan kelapa sawit pada tahun 2016 setelah menyaksikan dampak peremajaan terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan perempuan. Selama delapan tahun berikutnya, Siti menjadi pemimpin visioner Koperasi Serba Usaha (KSU) Al-Faiz Mandiri dan telah berhasil menaikkan pendapatan serta mata pencaharian lebih dari 300 petani di Sumatra Selatan.

Siti dan KSU menghadapi tantangan yang luar biasa saat pertama kali menjalankan program ini. Mereka harus meyakinkan petani swadaya di Sumatera Selatan untuk meninggalkan praktik pertanian tradisional dan beralih ke praktik pertanian yang berorientasi pada hasil melalui praktik-praktik pertanian yang baik. 

Mereka juga harus mencari modal dan bantuan teknis untuk mengganti pohon kelapa sawit yang sudah tua dan tidak produktif dengan yang baru. Siti menyadari sejak awal bahwa tantangan-tantangan ini hanya dapat diatasi dengan mengadopsi pendekatan kolaboratif yang didasari oleh tujuan untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Ekspor Kelapa Bulat Marak, Pengamat Minta Pemerintah Segera Membuat Regulasi

Pendekatan kolaboratif yang dicita-citakan oleh Siti membawa KSU ke tahap kemitraan strategis dengan Sinar Mas Agribusiness and Food melalui anak perusahaannya, PT Djuanda Sawit Lestari. 

Di bawah program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), lebih dari Rp150 miliar diinvestasikan untuk mendanai bibit dan pupuk di 1.315 hektar lahan pertanian. Pendanaan ini membantu petani swadaya untuk mengatasi tantangan dalam mengakses pinjaman yang lebih terjangkau melalui lembaga keuangan. 

Didorong oleh keyakinannya akan pemberdayaan perempuan, Siti memastikan bahwa perempuan di komunitasnya mendapatkan sarana untuk mandiri dengan bergabung dalam program ini. Dalam waktu tiga tahun sejak Siti bergabung dengan koperasi, lebih dari 100 perempuan, terutama dari desa sekitar Marga Sakti, Lubuk Pandan, dan Muara Lakitan, telah berpartisipasi aktif dalam program PSR. Partisipasi mereka tidak hanya menghasilkan kemandirian finansial, tetapi juga menumbuhkan semangat dan kebanggaan diri.

“Keputusan untuk beralih dari pekerjaan saya sebelumnya untuk mengelola perkebunan kelapa sawit merupakan keputusan yang saya ambil karena keinginan saya untuk membawa perubahan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Saya melihat potensi program PSR tidak hanya untuk meremajakan perkebunan kami yang sudah menua, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan perempuan setempat untuk mencapai kondisi ekonomi yang lebih baik,” ujar Siti, dalam keterangan tertulis. 

Dampak dari program PSR telah melampaui pemberdayaan individu. Lebih dari 300 petani telah merasakan peningkatan hasil panen sebesar 30%, yang berdampak pada meningkatnya pendapatan mereka secara signifikan. Pendapatan per rumah tangga telah mencapai Rp 3.144.446, dan ini merupakan pendapatan yang kompetitif di Kabupaten Musi Rawas. 

Para petani juga menerima insentif tambahan sebesar Rp 500.000 per hektar untuk insentif lahan pertanian mereka. Stabilitas ekonomi yang baru ini telah memicu gelombang perubahan positif di tingkat masyarakat. Anak-anak kini memiliki akses pendidikan yang lebih baik, sementara keluarga mampu membeli makanan bergizi. Kualitas hidup secara keseluruhan telah meningkat secara nyata.

Meskipun demikian, visi Siti lebih dari sekadar keuntungan jangka pendek. Ia kini memusatkan perhatiannya pada pertumbuhan yang berkelanjutan. Siti telah menerapkan berbagai inisiatif termasuk program pendidikan yang membekali para petani dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menavigasi kompleksitas pertanian modern. 

Sementara itu, inisiatif lain untuk memastikan kesejahteraan jangka panjang yang dilakukannya adalah dengan mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memupuk semangat kewirausahaan dan mendorong pertumbuhan perekonomian setempat.

Jalan menuju masa depan yang sejahtera masih penuh dengan tantangan. Mengubah pola pikir, mengatasi keterbatasan sumber daya, dan mengarahkan kerumitan infrastruktur pedesaan masih menjadi rintangan yang harus diatasi. Menurut Siti upaya peremajaan perkebunan kelapa sawit kami membutuhkan waktu yang cukup lama, dikarenakan adanya masalah dalam kelengkapan dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti dokumen perijinan, kemitraan, dan lain-lain. 

Baca Juga: BNI Bantu Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi Lewat Program JKK

"Kami juga menghadapi prosedur yang menantang untuk melengkapi administrasi keuangan untuk diajukan ke bank. Namun, program PSR yang didukung oleh Sinar Mas Agribusiness and Food telah membantu kami untuk menyelesaikan semua tantangan tersebut. Saya optimis bahwa kami dapat mengatasi tantangan-tantangan ini di masa depan,” kata Siti. 

KSU Al-Faiz Mandiri berdiri hingga saat ini sebagai bukti kerja keras Siti. Koperasi ini telah dikenal luas di Musi Rawas sebagai inspirasi dalam upaya pemberdayaan berkelanjutan di seluruh wilayah Sumatera Selatan, bahkan di seluruh Indonesia. 

Ketika Siti menatap masa depan, cita-citanya jelas: melihat KSU Al-Faiz Mandiri berkembang sebagai contoh terdepan dalam pemberdayaan masyarakat, yang tumbuh subur di atas fondasi praktik-praktik berkelanjutan dan memberi kesempatan yang sama bagi siapapun.

Perjalanan Siti Marfuah yang inspiratif lebih dari sekadar pencapaian individu. Ia mencontohkan dampak transformatif dari kepemimpinan, kolaborasi, dan dedikasi yang mendalam untuk memberdayakan masyarakat. Kepemimpinan dan dedikasinya mendorong masyarakat untuk bekerja sama menuju Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.