M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Sesak Napas Akibat Stres

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID -  Stres dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh, termasuk menimbulkan sesak napas sekalipun Anda tidak menderita gangguan pernapasan. 

Sesak napas dan gejala lain yang Anda alami pun akan berangsur membaik begitu pemicu stres menghilang.

Sesak napas akibat stres juga bisa berbahaya jika dialami oleh orang yang menderita penyakit pernapasan, terutama asma, bronkitis, emfisema, dan penyakit paru obstruktif kronis.

Stres dan sesak napas yang menyertainya memang tidak bisa dicegah, tapi Anda dapat mencoba meredakannya dengan teknik relaksasi sederhana. 

Ketika stres mulai melanda, carilah tempat yang tenang untuk membuat diri Anda lebih rileks. Kemudian, ikuti langkah-langkah sebagai berikut untuk mengatasinya.

Baca Juga: Jangan Remehkan, Kebiasaan Ini Membuat Berat Badan Anda Cepat Naik

1. Kencangkan otot-otot tubuh Anda, lalu biarkan rileks kembali.

2. Bayangkan otot-otot Anda mengendur secara perlahan dan tubuh Anda mulai terasa berat.

3. Kosongkan pikiran Anda dari semua pikiran.

4. Biarkan tubuh Anda semakin rileks.

5. Cobalah merasakan ketenangan di sekitar Anda.

Baca Juga: Catat! Penderita Hipertensi Lebih Baik Tidak Mengonsumsi 5 Makanan Ini

Begitu waktu relaksasi hampir usai, kembalikan lagi kesadaran Anda dengan menggerakkan kedua tangan dan kaki. Regangkan tubuh Anda, lalu kembalilah bergerak seperti biasa.

Sesak napas saat stres dipicu oleh pengaruh hormon kortisol dan adrenalin dalam tubuh Anda. Ini merupakan kondisi normal yang akan membaik dengan sendirinya. Anda pun tidak perlu merasa cemas selama sesak napas hanya terjadi sesekali. 

Namun, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter apabila sesak napas berlangsung terus-menerus atau memperparah gejala penyakit pernapasan yang Anda derita. 

Pemeriksaan lebih lanjut akan membantu Anda menemukan penanganan yang tepat.

Selanjutnya: Yuk, Kenali Hormon Bahagia di Tubuh dan Cara Meningkatkannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca BMKG Besok (2/11) di Jakarta Hujan Ringan di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (2/11) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore dan malam hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/11), Hujan Lebat Turun di 19 Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 2 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Peran Perempuan di Dunia Kerja Perlu Diperkuat, Ini Alasannya

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berkisar 54%, lebih rendah dibandingkan rata-rata global sebesar 63%.​

Final Hylo Open 2026: Jojo Misi Pertahankan Gelar, Tiwi/Fadia Bidik Gelar Perdana

Jadwal Hylo Open 2026 babak final Minggu (1/11), dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri berlaga menatap gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 2 November 2026, Sabar Hadapi Persoalan Pribadi

Simak ramalan zodiak besok, Senin 2 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek peruntunganmu di sini.

HP Infinix Hot 70 Pro Siap Libas POCO M8x Berkat Skor AnTuTu 756 Ribu

Skor Geekbench Infinix Hot 70 Pro tembus 2.863 poin di tes multi-core. Lihat analisis lengkap performa dan ketahanan daya saat gaming.

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.